alexametrics
31.3 C
Kudus
Monday, May 16, 2022

35 Orang Antre Adopsi Temuan Bayi di Pati, Tapi Ada Syaratnya

PATI – Sebanyak 35 orang mengantre untuk mengadopsi penemuan bayi di Kecamatan Cluwak. Proses adopsi menunggu penyidikan pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Cluwak dan membaiknya kesehatan bayi tersebut.

Saat ini bayi tersebut berada di Puskesmas Cluwak. Untuk memonitor kondisinya. Sementara itu, Polsek Cluwak tengah melakukan penyelidikan siapa orang tuanya.

”Menunggu hasil penyelidikan. Nanti kami, Forkopimcam, dan Dinas Sosial (Dinsos) Pati mengadakan rapat. Bagaimana nasib bayi tersebut,” kata Kasi Humas Polsek Cluwak, Bripka Danang S.


35 orang yang mendaftar untuk adopsi itu tidak hanya warga sekitar saja. Dari data yang diperoleh pihaknya, ada dari warga sekitar Cluwak yang mengajukan diri untuk mengadopsi. ”Tidak hanya dari Pati saja. Luar kota juga ada. Di antaranya, Jepara dan Purwodadi,” paparnya.

Kemudian, bagaimana 35 orang itu akan dipilah untuk adopsi? Adakah persyaratan khusus untuk mengadopsi? Menanggapi ini, Kepala Dinsos Pati Muhtar menuturkan, nantinya akan dipilih untuk pengadopsi. Syaratnya tentu sudah ada. Dari pusat (Kemensos) sudah ada patokannya.

Baca Juga :  Hadapi Porprov Jateng, Atlet Biliar Pati Latihan Sepekan Full

Di antaranya syarat itu, statusnya sudah menikah, usia pernikahan minimal lima tahun, umur paling rendah 30 tahun dan maksimal 55 tahun, dan membuat surat pernyataan.

”Nanti bersama Polsek akan menjaring pengajuan adopsi itu. Tresing awal sudah. Nanti akan dipilah. Mana yang terbaik buat anak. Banyak pertimbangan ini. Ranah adopsi ini sudah menjadi keweangan kami,” terangnya.

Dia mengaku, saat ditemukan bayi tersebut, pihaknya sudah merapat ke lokasi temuan. Lalu mengkoordinasikan keselamatan bayi ke Puskesmas setempat.

”Tahapan berikutnya setelah proses medis selesai akan menjamin terpenuhinya hak-hak anak. Misalnya, pendidikan dan masa depan anak itu. Saat ini baru langkah awal. Masih tahapan keselamatan bayi sembari menunggu penyidikan Polsek,” imbuhnya. (him)






Reporter: Andre Faidhil Falah

PATI – Sebanyak 35 orang mengantre untuk mengadopsi penemuan bayi di Kecamatan Cluwak. Proses adopsi menunggu penyidikan pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Cluwak dan membaiknya kesehatan bayi tersebut.

Saat ini bayi tersebut berada di Puskesmas Cluwak. Untuk memonitor kondisinya. Sementara itu, Polsek Cluwak tengah melakukan penyelidikan siapa orang tuanya.

”Menunggu hasil penyelidikan. Nanti kami, Forkopimcam, dan Dinas Sosial (Dinsos) Pati mengadakan rapat. Bagaimana nasib bayi tersebut,” kata Kasi Humas Polsek Cluwak, Bripka Danang S.

35 orang yang mendaftar untuk adopsi itu tidak hanya warga sekitar saja. Dari data yang diperoleh pihaknya, ada dari warga sekitar Cluwak yang mengajukan diri untuk mengadopsi. ”Tidak hanya dari Pati saja. Luar kota juga ada. Di antaranya, Jepara dan Purwodadi,” paparnya.

Kemudian, bagaimana 35 orang itu akan dipilah untuk adopsi? Adakah persyaratan khusus untuk mengadopsi? Menanggapi ini, Kepala Dinsos Pati Muhtar menuturkan, nantinya akan dipilih untuk pengadopsi. Syaratnya tentu sudah ada. Dari pusat (Kemensos) sudah ada patokannya.

Baca Juga :  Puluhan Ribu Kartu Kesehatan Dinonaktifkan, Dinsos Minta Warga Cek Ulang

Di antaranya syarat itu, statusnya sudah menikah, usia pernikahan minimal lima tahun, umur paling rendah 30 tahun dan maksimal 55 tahun, dan membuat surat pernyataan.

”Nanti bersama Polsek akan menjaring pengajuan adopsi itu. Tresing awal sudah. Nanti akan dipilah. Mana yang terbaik buat anak. Banyak pertimbangan ini. Ranah adopsi ini sudah menjadi keweangan kami,” terangnya.

Dia mengaku, saat ditemukan bayi tersebut, pihaknya sudah merapat ke lokasi temuan. Lalu mengkoordinasikan keselamatan bayi ke Puskesmas setempat.

”Tahapan berikutnya setelah proses medis selesai akan menjamin terpenuhinya hak-hak anak. Misalnya, pendidikan dan masa depan anak itu. Saat ini baru langkah awal. Masih tahapan keselamatan bayi sembari menunggu penyidikan Polsek,” imbuhnya. (him)






Reporter: Andre Faidhil Falah

Most Read

Artikel Terbaru

/