alexametrics
30.8 C
Kudus
Sunday, May 29, 2022

Polres Pati Bagi Bantuan Tunai kepada Masyarakat

PATI – Sebanyak 194 Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) dikerahkan Polres Pati untuk menyalurkan bantuan tunai sebesar Rp 600 ribu per orang. Bantuan tersebut dikhususnya untuk pedagang kaki lima, warung, dan nelayan (BT-PKLWN) di Pati pada akhir pekan lalu. Bantuan ini diserahkan secara bertahap.

Bantuan tunai tersebut dari pemerintah pusat yang disalurkan oleh Polres Pati. Sasarannya, 19.500 orang yang belum menerima bantuan produktif usaha mikro (BPUM).

Jumlah anggaran dari pemerintah tahap satu ini sebanyak Rp 1,2 M. Per orang mendapat bantuan Rp 600 ribu.


Untuk menyalurkan bantuan tunai ini, para Bhabinkamtibmas langsung mendatangi penerima dari rumah ke rumah (door to door). ”Penerima bantuan berdasarkan data yang ada dan terverifikasi stakeholder terkait. Untuk menyalurkan bantuan anggota kami langsung datang ke tempat penerima. Mereka melakukan dokumentasi di sana, mendatakan dan mengisi form, serta melaporkannya. Soalnya, input-outputnya tersistem secara online,” kata Kapolres Pati AKBP Christian Tobing.

Baca Juga :  Lantai Lintasan Atletik Stadion Joyokusumo Pati Mulai Dipasang

Pada Sabtu (19/3), Polres Pati menyalurkan bantuan tahap pertama. Total yang menerima bantuan sebanyak 2.000 sasaran. ”Sementara ini kami bagikan 2.000 orang di tahap satu ini. Masyarakat bisa terima langsung bantuan itu. Selanjutnya pemberian bantuan akan diselesaikan secara bertahap,” kata Kapolres usai memimpin Apel Bersama Penyaluran BT-PKLWN di halaman mapolres setempat pada Sabtu (19/3).

Dia mengatakan, apel ini dilakukan untuk mempersiapkan tim penyalur bantuan. Selain itu, mengecek dan menginventarisasi ulang data penerima bantuan. ”Kami juga memberikan arahan pada tim penyalur bantuan. Tim itu seluruh anggota Polres Pati dan Bhabinkamtibmas. Hal ini untuk mengefektifkan dan mempercepat penyaluran sampai tangan penerima. Juga memastikan bahwa para penerima betul-betul orang yang membutuhkan, katanya. (adr/him)






Reporter: Andre Faidhil Falah

PATI – Sebanyak 194 Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) dikerahkan Polres Pati untuk menyalurkan bantuan tunai sebesar Rp 600 ribu per orang. Bantuan tersebut dikhususnya untuk pedagang kaki lima, warung, dan nelayan (BT-PKLWN) di Pati pada akhir pekan lalu. Bantuan ini diserahkan secara bertahap.

Bantuan tunai tersebut dari pemerintah pusat yang disalurkan oleh Polres Pati. Sasarannya, 19.500 orang yang belum menerima bantuan produktif usaha mikro (BPUM).

Jumlah anggaran dari pemerintah tahap satu ini sebanyak Rp 1,2 M. Per orang mendapat bantuan Rp 600 ribu.

Untuk menyalurkan bantuan tunai ini, para Bhabinkamtibmas langsung mendatangi penerima dari rumah ke rumah (door to door). ”Penerima bantuan berdasarkan data yang ada dan terverifikasi stakeholder terkait. Untuk menyalurkan bantuan anggota kami langsung datang ke tempat penerima. Mereka melakukan dokumentasi di sana, mendatakan dan mengisi form, serta melaporkannya. Soalnya, input-outputnya tersistem secara online,” kata Kapolres Pati AKBP Christian Tobing.

Baca Juga :  Lantai Lintasan Atletik Stadion Joyokusumo Pati Mulai Dipasang

Pada Sabtu (19/3), Polres Pati menyalurkan bantuan tahap pertama. Total yang menerima bantuan sebanyak 2.000 sasaran. ”Sementara ini kami bagikan 2.000 orang di tahap satu ini. Masyarakat bisa terima langsung bantuan itu. Selanjutnya pemberian bantuan akan diselesaikan secara bertahap,” kata Kapolres usai memimpin Apel Bersama Penyaluran BT-PKLWN di halaman mapolres setempat pada Sabtu (19/3).

Dia mengatakan, apel ini dilakukan untuk mempersiapkan tim penyalur bantuan. Selain itu, mengecek dan menginventarisasi ulang data penerima bantuan. ”Kami juga memberikan arahan pada tim penyalur bantuan. Tim itu seluruh anggota Polres Pati dan Bhabinkamtibmas. Hal ini untuk mengefektifkan dan mempercepat penyaluran sampai tangan penerima. Juga memastikan bahwa para penerima betul-betul orang yang membutuhkan, katanya. (adr/him)






Reporter: Andre Faidhil Falah

Most Read

Artikel Terbaru

/