alexametrics
23.5 C
Kudus
Thursday, July 7, 2022

Rindu Jenar Asmaranti, Siswi MTsN 1 Pati Langganan Juara Internasional

PATI – Rindu Jenar Asmaranti, siswi MTsN 1 Pati berhasil menyabet Bronze Medal dalam ajang International English Competition For Students pada Sabtu (12/2). Kompetisi yang diselenggarakan oleh TEENEAGLE-London 2022 ini digelar secara daring.

Sebelumnya, Rindu Jenar Asmaranti telah memperoleh tiga medali tingkat internasional, yaitu Silver Medal dalam International Science and Invention Fair (ISIF) 2021, Gold Medal dalam International Innovation, Invention, and Competition (I3C) 2021, dan Bronze Medal dalam Asean Innovation Science Environmental and Entrepreneur Fair (AISEEF) 2022.

Para pemenang diumumkan pada Minggu, 20 Februari 2022 melalui Zoom Meeting dan Youtube pihak penyelenggara. Dalam kompetisi kali ini, siswa MTsN 1 Pati bersaing dengan 30 negara lain, meliputi Albania, Angola, Austria, Azerbaijan, Bosnia and Herzegovina, Brazil, Bulgaria, Cambodia, Egypt, Ghana, Iraq, Kazakhstan, Kenya, Kyrgyzstan, Lao People’s Democratic Republic, Macau, Malaysia, Mozambique, Nigeria, North Macedonia, Pakistan, Romania, Russia, South Africa, Tajikistan, Tanzania, Turkey, Ukraine, Vietnam, dan United Kingdom.


Sesaat setelah pengumuman lomba, Rindu mengucap rasa syukur atas perolehan bronze medal dalam ajang International English Competition For Students. “Alhamdulillah. Ucapan syukur pada Allah selalu saya panjatkan atas hasil yang saya dapatkan dalam kompetisi ini,” ucapnya.

Ia menyebutkan bahwa dalam kompetisi ini dirinya menyelesaikan  Knowledge Quiz dengan kategori Eagles Category Grades 9: Students from countries where English is not their first language. ”Kategori ini dikhususkan bagi siswa dari negara di mana Bahasa Inggris bukan sebagai bahasa utama mereka,” imbuhnya.

Pada kesempatan ini Rindu juga mengucapkan terima kasih kepada pihak MTsN 1 Pati dan guru pembimbingnya. ”Saya mengucapkan terima kasih kepada MTsN 1 Pati karena telah memfasilitasi saya dalam mengikuti lomba bahasa Inggris tingkat internasional ini. Terima kasih juga untuk Mr. Didin selaku mentor pribadi yang telah mengarahkan saya,” pungkasnya.

Baca Juga :  1.073 Aset Pemkab Pati Belum Bersertifikat

Guru Pembimbing, Muhyidin Setyo Utomo menjelaskan, teeneagle merupakan sebuah kompetisi yang melatih 4 skills, yakni speaking, listening, reading, and writing. “Semoga dengan prestasi yang diraih dapat menambah semangat belajar berbahasa Inggris dan prestasinya di tingkat internasional,” harap Muhyidin.

Ali Musyafak, Kepala MTsN 1 Pati menyatakan, setiap siswa mempunyai potensi yang berbeda-beda dan tugas guru hanya membimbing serta mengarahkan potensi tersebut. ”Jika kita mampu membimbingnya ke arah yang benar maka akan muncul siswa yang brilliant di bidangnya masing masing,” tuturnya.

Lebih lanjut, Syafak memberikan apresiasi kepada Rindu Jenar Asmaranti atas perolehan prestasi keempatnya di tingkat internasional. ”Selamat Mbak Rindu, setelah kamu persembahkan medali di tingkat Asia, kini kamu kembali mempersembahkan prestasi terbaikmu di bidang bahasa Inggris tingkat internasional. Teruslah asah dan pupuk kemampuanmu dengan didasari akhlakul karimah agar kelak menjadi anak yang cerdas, berkarakter, unggul, dan mendunia,” paparnya.

Ia juga berpesan kepada para guru pembimbing agar tidak lelah berjuang membersamai para siswa mewujudkan MTsN 1 Pati menjadi madrasah yang uswatun hasanah dan istiqomah. “Kepada para guru pembimbing, jangan lelah untuk jariyah membimbing siswa. Semoga bernilai ibadah dan akhirnya dapat menghantarkan MTsN 1 Pati menjadi madrasah yang uswatun hasanah dan istiqomah,” pesannya.






Reporter: Andre Faidhil Falah

PATI – Rindu Jenar Asmaranti, siswi MTsN 1 Pati berhasil menyabet Bronze Medal dalam ajang International English Competition For Students pada Sabtu (12/2). Kompetisi yang diselenggarakan oleh TEENEAGLE-London 2022 ini digelar secara daring.

Sebelumnya, Rindu Jenar Asmaranti telah memperoleh tiga medali tingkat internasional, yaitu Silver Medal dalam International Science and Invention Fair (ISIF) 2021, Gold Medal dalam International Innovation, Invention, and Competition (I3C) 2021, dan Bronze Medal dalam Asean Innovation Science Environmental and Entrepreneur Fair (AISEEF) 2022.

Para pemenang diumumkan pada Minggu, 20 Februari 2022 melalui Zoom Meeting dan Youtube pihak penyelenggara. Dalam kompetisi kali ini, siswa MTsN 1 Pati bersaing dengan 30 negara lain, meliputi Albania, Angola, Austria, Azerbaijan, Bosnia and Herzegovina, Brazil, Bulgaria, Cambodia, Egypt, Ghana, Iraq, Kazakhstan, Kenya, Kyrgyzstan, Lao People’s Democratic Republic, Macau, Malaysia, Mozambique, Nigeria, North Macedonia, Pakistan, Romania, Russia, South Africa, Tajikistan, Tanzania, Turkey, Ukraine, Vietnam, dan United Kingdom.

Sesaat setelah pengumuman lomba, Rindu mengucap rasa syukur atas perolehan bronze medal dalam ajang International English Competition For Students. “Alhamdulillah. Ucapan syukur pada Allah selalu saya panjatkan atas hasil yang saya dapatkan dalam kompetisi ini,” ucapnya.

Ia menyebutkan bahwa dalam kompetisi ini dirinya menyelesaikan  Knowledge Quiz dengan kategori Eagles Category Grades 9: Students from countries where English is not their first language. ”Kategori ini dikhususkan bagi siswa dari negara di mana Bahasa Inggris bukan sebagai bahasa utama mereka,” imbuhnya.

Pada kesempatan ini Rindu juga mengucapkan terima kasih kepada pihak MTsN 1 Pati dan guru pembimbingnya. ”Saya mengucapkan terima kasih kepada MTsN 1 Pati karena telah memfasilitasi saya dalam mengikuti lomba bahasa Inggris tingkat internasional ini. Terima kasih juga untuk Mr. Didin selaku mentor pribadi yang telah mengarahkan saya,” pungkasnya.

Baca Juga :  Pegunungan Kendeng Gundul, Penghijauan Dijanjikan Tahun Depan

Guru Pembimbing, Muhyidin Setyo Utomo menjelaskan, teeneagle merupakan sebuah kompetisi yang melatih 4 skills, yakni speaking, listening, reading, and writing. “Semoga dengan prestasi yang diraih dapat menambah semangat belajar berbahasa Inggris dan prestasinya di tingkat internasional,” harap Muhyidin.

Ali Musyafak, Kepala MTsN 1 Pati menyatakan, setiap siswa mempunyai potensi yang berbeda-beda dan tugas guru hanya membimbing serta mengarahkan potensi tersebut. ”Jika kita mampu membimbingnya ke arah yang benar maka akan muncul siswa yang brilliant di bidangnya masing masing,” tuturnya.

Lebih lanjut, Syafak memberikan apresiasi kepada Rindu Jenar Asmaranti atas perolehan prestasi keempatnya di tingkat internasional. ”Selamat Mbak Rindu, setelah kamu persembahkan medali di tingkat Asia, kini kamu kembali mempersembahkan prestasi terbaikmu di bidang bahasa Inggris tingkat internasional. Teruslah asah dan pupuk kemampuanmu dengan didasari akhlakul karimah agar kelak menjadi anak yang cerdas, berkarakter, unggul, dan mendunia,” paparnya.

Ia juga berpesan kepada para guru pembimbing agar tidak lelah berjuang membersamai para siswa mewujudkan MTsN 1 Pati menjadi madrasah yang uswatun hasanah dan istiqomah. “Kepada para guru pembimbing, jangan lelah untuk jariyah membimbing siswa. Semoga bernilai ibadah dan akhirnya dapat menghantarkan MTsN 1 Pati menjadi madrasah yang uswatun hasanah dan istiqomah,” pesannya.






Reporter: Andre Faidhil Falah

Most Read

Artikel Terbaru

/