alexametrics
28.6 C
Kudus
Tuesday, August 2, 2022

Pekerja Migran Pati Mudik Wajib Karantina

PATI – Kepulangan pekerja migran Indonesia (PMI) menjadi perhatian tersendiri. Sebab, adanya ancaman varian baru Covid-19 omicron. Para pekerja migran yang pulang, sebelum sampai kampung halaman harus karantina terlebih dahulu sesuai aturan protokol kesehatan (prokes).

”Yang kita waspadai sekarang pekerja migran indonesia (PMI) yang pulang dari luar negeri. Ini akan jadi perhatian kami di tengah maraknya potensi Covid-19 varian baru. Terutama puskesmas nanti yang akan memantau,” jelas Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan Kesehatan pada Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Pati Joko Santoso.

Pihaknya berharap, PMI ketika pulang harus benar-benar karantina. Baik dia positif atau negatif hasil tes swabnya.


Waspada Omicron, Wisatawan Luar Kudus Tak Boleh Masuk

Baca Juga :  Alif Silfia Luthfiyah, Alumni MTsN 1 Pati Juara 3 Aksi Indosiar 2022

Untuk diketahui, saat ini kasus Covid-19 di Pati memang sudah mereda. Meski saat ini masih ada beberapa kasus. Namun, karena jumlah pasiennya sedikit, penanganannya lebih mudah dan dapat dikendalikan.

Joko Santoso menambahkan, pihaknya juga berharap agar masyarakat juga selalu waspada dan tidak larut dalam euforia libur akhir tahun nanti. Jangan sampai kelengahan liburan memicu ledakan kasus lagi.

Untuk itu, pihaknya juga berharap agar semua pihak dapat bersinergi dalam mempercepat penuntasan vaksinasi di Pati. Sejauh ini secara keseluruhan baru mencapai 65 persen. Hal ini bertujuan sebagai salah satu upaya antisipasi lonjakan kasus Covid-19 saat libur Natal dan tahun baru nantinya. (aua/lin)

 






Reporter: Achmad Ulil Albab

PATI – Kepulangan pekerja migran Indonesia (PMI) menjadi perhatian tersendiri. Sebab, adanya ancaman varian baru Covid-19 omicron. Para pekerja migran yang pulang, sebelum sampai kampung halaman harus karantina terlebih dahulu sesuai aturan protokol kesehatan (prokes).

”Yang kita waspadai sekarang pekerja migran indonesia (PMI) yang pulang dari luar negeri. Ini akan jadi perhatian kami di tengah maraknya potensi Covid-19 varian baru. Terutama puskesmas nanti yang akan memantau,” jelas Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan Kesehatan pada Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Pati Joko Santoso.

Pihaknya berharap, PMI ketika pulang harus benar-benar karantina. Baik dia positif atau negatif hasil tes swabnya.

Waspada Omicron, Wisatawan Luar Kudus Tak Boleh Masuk

Baca Juga :  Puluhan ASN Pemkab Pati Dapat Penghargaan Masa Pengabdian

Untuk diketahui, saat ini kasus Covid-19 di Pati memang sudah mereda. Meski saat ini masih ada beberapa kasus. Namun, karena jumlah pasiennya sedikit, penanganannya lebih mudah dan dapat dikendalikan.

Joko Santoso menambahkan, pihaknya juga berharap agar masyarakat juga selalu waspada dan tidak larut dalam euforia libur akhir tahun nanti. Jangan sampai kelengahan liburan memicu ledakan kasus lagi.

Untuk itu, pihaknya juga berharap agar semua pihak dapat bersinergi dalam mempercepat penuntasan vaksinasi di Pati. Sejauh ini secara keseluruhan baru mencapai 65 persen. Hal ini bertujuan sebagai salah satu upaya antisipasi lonjakan kasus Covid-19 saat libur Natal dan tahun baru nantinya. (aua/lin)

 






Reporter: Achmad Ulil Albab

Most Read

Artikel Terbaru

/