alexametrics
23.7 C
Kudus
Sunday, July 3, 2022

NU Pati: Pesantren Punya Kontribusi Besar Sejak Kemerdekaan

PATI – Ketua DPC PKB Pati, Bambang Susilo, menyebut lahirnya Perpres tersebut perlu disyukuri karena pihaknya merasa itu merupakan hasil perjuangan Fraksi PKB di DPR RI.

“Lahirnya Perpres ini sendiri merupakan tindak lanjut dari Undang-Undang tentang Pesantren yang telah disahkan. Kami sangat bersyukur, perjuangan Fraksi PKB di DPR RI membuahkan hasil. Kami di bawah patut mensyukuri,” kata pria yang juga Ketua Komisi A DPRD Pati ini.

Bambang Susilo menambahkan, dalam Perpres tersebut ada klausul pasal yang menyatakan bahwa pemerintah daerah membantu pesantren.


“Artinya itu sifatnya wajib membantu. Kalau kata ‘dapat’ itu bisa tidak, bisa iya. Tapi ini wajib. Kami di Fraksi PKB DPRD akan mengawal agar pemerintah untuk selalu mengalokasikan dana bantuan, baik melalui hibah atau item anggaran lain,” jelasnya.

Baca Juga :  Bahas Perda Pesantren, DPRD Rembang Gandeng UIN Walisongo Semarang

Untuk teknisnya, Bambang menyebut bahwa pihaknya masih menunggu dikeluarkannya peraturan menteri yang menindaklanjuti Perpres ini.

Ketua PCNU Pati, Kiai Yusuf Hasyim menambahkan, lahirnya Perpres ini dimaknai sebagai bentuk kepedulian pemerintah pada pesantren.

“Dan menurut saya itu memang kewajiban pemerintah untuk memberi bantuan. Karena pesantren tidak bisa dipungkiri kontribusinya sejak sebelum kemerdakaan sampai saat ini cukup besar dalam mewarnai perjalanan bangsa ini,” jelasnya.

Lebih lanjut pihaknya berharap, kalangan pesantren tidak perlu diributkan dengan persoalan administrasi yang terlalu berbelit.

“Mumpung belum ada peraturan menteri, pemerintah bisa menyerap aspirasi dari kalangan pesantren, bagaimana agar perpres dan permen ini mudah dan memberi manfaat sebesar-besarnya untuk kemajuan pesantren,” pungkasnya. (him)






Reporter: Achmad Ulil Albab

PATI – Ketua DPC PKB Pati, Bambang Susilo, menyebut lahirnya Perpres tersebut perlu disyukuri karena pihaknya merasa itu merupakan hasil perjuangan Fraksi PKB di DPR RI.

“Lahirnya Perpres ini sendiri merupakan tindak lanjut dari Undang-Undang tentang Pesantren yang telah disahkan. Kami sangat bersyukur, perjuangan Fraksi PKB di DPR RI membuahkan hasil. Kami di bawah patut mensyukuri,” kata pria yang juga Ketua Komisi A DPRD Pati ini.

Bambang Susilo menambahkan, dalam Perpres tersebut ada klausul pasal yang menyatakan bahwa pemerintah daerah membantu pesantren.

“Artinya itu sifatnya wajib membantu. Kalau kata ‘dapat’ itu bisa tidak, bisa iya. Tapi ini wajib. Kami di Fraksi PKB DPRD akan mengawal agar pemerintah untuk selalu mengalokasikan dana bantuan, baik melalui hibah atau item anggaran lain,” jelasnya.

Baca Juga :  NU Pati Usul Bongkar Karaoke dan Prostitusi selain LI, Begini Jawaban Bupati

Untuk teknisnya, Bambang menyebut bahwa pihaknya masih menunggu dikeluarkannya peraturan menteri yang menindaklanjuti Perpres ini.

Ketua PCNU Pati, Kiai Yusuf Hasyim menambahkan, lahirnya Perpres ini dimaknai sebagai bentuk kepedulian pemerintah pada pesantren.

“Dan menurut saya itu memang kewajiban pemerintah untuk memberi bantuan. Karena pesantren tidak bisa dipungkiri kontribusinya sejak sebelum kemerdakaan sampai saat ini cukup besar dalam mewarnai perjalanan bangsa ini,” jelasnya.

Lebih lanjut pihaknya berharap, kalangan pesantren tidak perlu diributkan dengan persoalan administrasi yang terlalu berbelit.

“Mumpung belum ada peraturan menteri, pemerintah bisa menyerap aspirasi dari kalangan pesantren, bagaimana agar perpres dan permen ini mudah dan memberi manfaat sebesar-besarnya untuk kemajuan pesantren,” pungkasnya. (him)






Reporter: Achmad Ulil Albab

Most Read

Artikel Terbaru

/