alexametrics
31.1 C
Kudus
Tuesday, July 5, 2022

Meski Sering Dirazia Aparat, Pengusaha Karaoke di Pati Tak Pernah Jera

PATI – Aparat gabungan terus mengintensifkan razia hiburan malam, dalam rangka PPKM di masa pandemi covid-19. Namun berulang kali dirazia dan diamankan petugas para pengelola dan pengunjung karaoke tidak pernah jera.

Mulai Kamis hingga Sabtu akhir pekan kemarin, petugas melakukan razia di berbagai tempat. Total ada 9 tempat karaoke dirazia petugas. Pada Kamis (17/9) dini hari, petugas menggelandang 102 orang yang terdiri dari pengelola, PK, dan pengunjung. Sedangkan pada Sabtu (18/9) dini hari petugas mengamankan 43 orang.

Mereka yang terjaring razia diangkut ke markas Satsabhara Polres Pati. Kapolres Pati AKBP Christian Tobing melalui Kasi Humas Polres Pati Iptu Sukarno mengungkapkan, mereka juga disanksi denda sesuai peraturan yang berlaku. Pengelola karaoke didenda Rp 1 juta, sementara pengunjung dan pemandu karaoke didenda Rp 100 ribu.


“Semua masyarakat agar dapat memahami kondisi yang ada saat ini. Baik aparat maupun Pemerintah Kabupaten Pati mengatur kebijakan sedemikian rupa agar penyebaran covid-19 tidak meluas,” jelasnya.

Baca Juga :  Imbas Perselisihan Tanah dengan Desa, Kepala SD Dukuhseti 2 Pati Terancam Dimutasi

Setelah dilakukan tes swab, 2 dari 43 orang diketahui positif covid-19. Mereka langsung dibawa ke RSUD Soewondo Pati untuk diisolasi. Sebelumnya dalam razia Kamis (17/9) dini hari ada enam orang yang hasil swabnya positif mereka juga langsung diangkut untuk isolasi.

Pihaknya pun menegaskan, aparat penegak hukum dan gugus tugas penanganan covid-19 bukan sekadar label. Karena itu masyarakat harus menyadari arti keberadaan mereka dengan cara mematuhi aturan terkait pencegahan covid-19.

“Kami akan terus melakukan pemeriksaan lebih lanjut pada mereka yang terjaring razia. Dan kami imbau agar kedepan tidak mengulangi hal serupa,” paparnya.

Selain dalam rangka PPKM, razia hiburan malam karaoke ini juga untuk menertibkan tempat-tempat karaoke ilegal yang lebih mengarah ke prostitusi.

Adapun sejumlah tempat karaoke yang disasar dalam razia Sabtu dini hari lalu  meliputi Karaoke Natalia, Karaoke Mdk, Karaoke Mars dan Karaoke Mutiara. (him)






Reporter: Achmad Ulil Albab

PATI – Aparat gabungan terus mengintensifkan razia hiburan malam, dalam rangka PPKM di masa pandemi covid-19. Namun berulang kali dirazia dan diamankan petugas para pengelola dan pengunjung karaoke tidak pernah jera.

Mulai Kamis hingga Sabtu akhir pekan kemarin, petugas melakukan razia di berbagai tempat. Total ada 9 tempat karaoke dirazia petugas. Pada Kamis (17/9) dini hari, petugas menggelandang 102 orang yang terdiri dari pengelola, PK, dan pengunjung. Sedangkan pada Sabtu (18/9) dini hari petugas mengamankan 43 orang.

Mereka yang terjaring razia diangkut ke markas Satsabhara Polres Pati. Kapolres Pati AKBP Christian Tobing melalui Kasi Humas Polres Pati Iptu Sukarno mengungkapkan, mereka juga disanksi denda sesuai peraturan yang berlaku. Pengelola karaoke didenda Rp 1 juta, sementara pengunjung dan pemandu karaoke didenda Rp 100 ribu.

“Semua masyarakat agar dapat memahami kondisi yang ada saat ini. Baik aparat maupun Pemerintah Kabupaten Pati mengatur kebijakan sedemikian rupa agar penyebaran covid-19 tidak meluas,” jelasnya.

Baca Juga :  Kades Bulumanis Lor Pati Diduga Selewengkan Dana Desa Senilai Rp 478 Juta

Setelah dilakukan tes swab, 2 dari 43 orang diketahui positif covid-19. Mereka langsung dibawa ke RSUD Soewondo Pati untuk diisolasi. Sebelumnya dalam razia Kamis (17/9) dini hari ada enam orang yang hasil swabnya positif mereka juga langsung diangkut untuk isolasi.

Pihaknya pun menegaskan, aparat penegak hukum dan gugus tugas penanganan covid-19 bukan sekadar label. Karena itu masyarakat harus menyadari arti keberadaan mereka dengan cara mematuhi aturan terkait pencegahan covid-19.

“Kami akan terus melakukan pemeriksaan lebih lanjut pada mereka yang terjaring razia. Dan kami imbau agar kedepan tidak mengulangi hal serupa,” paparnya.

Selain dalam rangka PPKM, razia hiburan malam karaoke ini juga untuk menertibkan tempat-tempat karaoke ilegal yang lebih mengarah ke prostitusi.

Adapun sejumlah tempat karaoke yang disasar dalam razia Sabtu dini hari lalu  meliputi Karaoke Natalia, Karaoke Mdk, Karaoke Mars dan Karaoke Mutiara. (him)






Reporter: Achmad Ulil Albab

Most Read

Artikel Terbaru

/