alexametrics
25.4 C
Kudus
Friday, May 20, 2022

Dahlan Iskan Bakal Bakar Semangat Santri-prenuer

PATI – Menteri BUMN periode 2011-2014 Dahlan Iskan rencananya hadir di Pati besok. Kedatangannya untuk memberikan kuliah umum tentang santri prenuer di Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati.

Kuliah umum itu, bakal diikuti 150 mahasiswa baru IPMAFA. ”Acaranya memotivasi mahasiswa baru. Acaranya dimulai pukul 08.00. Sedangkan Pak Dahlan naik panggung pukul 10.00,” terang Habiburrohman Aksa, ketua panitia acara kuliah umum di IPMAFA Pati.

”Acara mulai pukul 08.00. Nanti Pak Dahlan pukul 10.00 mulai mengisi. Kemudian pukul 11.00 beliau Zoom Meeting dengan alumni UI (Universitas Indonesia). Kami berikan ruangan untuk beliau,” lanjutnya.


Nantinya kuliah umum tersebut, digelar di aula IPMAFA. Ada dua aula yang disediakan, karena pandemi Covid-19 yang memaksa untuk memberikan jarak antarpeserta kuliah. ”Kapasitas aula 90 orang. Nanti akan diberi jarak. Kalau tak ada jarak ya bisa 100 lebih. Ini kan pandemi jadi diberikan jarak. Jadi, kami tambah aula satu lagi. Ini juga bisa lihat di Youtube IPMAFA,” katanya.

Kenapa dipilih Dahlan Iskan? Karena dulu beliau santri. Menurutnya, ini pilihan yang tepat. ”Tak banyak yang tahu soal Pak Dahlan ini santri. Sebagian besar tahunya ya pengusaha. Tahunya menteri,” jelasnya.

Acaranya itu untuk memotivasi mahasiswa baru. Setiap tahun tema kuliah umumnya berubah-ubah. Kali ini temanya santri prenuer. ”Karena zaman 5.0 kami mau memberikan edukasi terhadap mahasiswa baru. Bagaimana tantangan santri tak dipandang cuma bisa mengaji. Tapi ke depan bisa berirausaha. Ini tantangan yang harus kami hadapi,” kata laki-laki yang kerap disapa Habib itu.

Baca Juga :  Dikritik Dewan soal Menjamurnya Toko Modern, Pemkab: Sudah Taat Aturan

Kemudian bagaiamana antusiasme mahasiswa setelah mendengar nama Dahlan Iskan? Menjawab itu, Habib mengaku, antusiasme mahasiswa baru mungkin masih menerka-nerka. Siapa sih Dahlan Iskan itu.

”Soalnya ini mahasiswa kelahiran 2001. Mungkin kalau menteri sekarang lebih populer. Nanti akan ditampilkan profil atau CV beliau (Dahlan Iskan, Red). Pernah menjadi jurnalis, pendiri Jawa Pos, hingga pernah menjadi menteri,” terangnya.

Dia menuturkan, menjadi pengusaha tentu harus mempunyai skill tersendiri. Lulusan IPMAFA tak mungkin semua menjadi pengusaha. Namun, setidaknya menanamkan bagaimana setelah lulus dan bagaimana perkembangan santri menjadi pengusaha.

”Di sini (IPMAFA, Red) tentu ada pelatihan menjadi pengusaha. Itu tergantung jurusannya. Emang dari awal, tujuannya menjawab tantangan zaman. Di era saat ini, bisa menjadi pengusaha dan wirausaha. Jadi santri tak hanya pandai mengaji. Itu pemikiran kuno. Saat ini bagaimana santri juga bisa menjadi pengusaha. Seperti halnya Pak Dahlan Iskan,” imbuhnya. (lin)






Reporter: Andre Faidhil Falah

PATI – Menteri BUMN periode 2011-2014 Dahlan Iskan rencananya hadir di Pati besok. Kedatangannya untuk memberikan kuliah umum tentang santri prenuer di Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati.

Kuliah umum itu, bakal diikuti 150 mahasiswa baru IPMAFA. ”Acaranya memotivasi mahasiswa baru. Acaranya dimulai pukul 08.00. Sedangkan Pak Dahlan naik panggung pukul 10.00,” terang Habiburrohman Aksa, ketua panitia acara kuliah umum di IPMAFA Pati.

”Acara mulai pukul 08.00. Nanti Pak Dahlan pukul 10.00 mulai mengisi. Kemudian pukul 11.00 beliau Zoom Meeting dengan alumni UI (Universitas Indonesia). Kami berikan ruangan untuk beliau,” lanjutnya.

Nantinya kuliah umum tersebut, digelar di aula IPMAFA. Ada dua aula yang disediakan, karena pandemi Covid-19 yang memaksa untuk memberikan jarak antarpeserta kuliah. ”Kapasitas aula 90 orang. Nanti akan diberi jarak. Kalau tak ada jarak ya bisa 100 lebih. Ini kan pandemi jadi diberikan jarak. Jadi, kami tambah aula satu lagi. Ini juga bisa lihat di Youtube IPMAFA,” katanya.

Kenapa dipilih Dahlan Iskan? Karena dulu beliau santri. Menurutnya, ini pilihan yang tepat. ”Tak banyak yang tahu soal Pak Dahlan ini santri. Sebagian besar tahunya ya pengusaha. Tahunya menteri,” jelasnya.

Acaranya itu untuk memotivasi mahasiswa baru. Setiap tahun tema kuliah umumnya berubah-ubah. Kali ini temanya santri prenuer. ”Karena zaman 5.0 kami mau memberikan edukasi terhadap mahasiswa baru. Bagaimana tantangan santri tak dipandang cuma bisa mengaji. Tapi ke depan bisa berirausaha. Ini tantangan yang harus kami hadapi,” kata laki-laki yang kerap disapa Habib itu.

Baca Juga :  Tatap 10 Besar Liga 3 Jateng, Persipa Pati Perkuat Pertahanan

Kemudian bagaiamana antusiasme mahasiswa setelah mendengar nama Dahlan Iskan? Menjawab itu, Habib mengaku, antusiasme mahasiswa baru mungkin masih menerka-nerka. Siapa sih Dahlan Iskan itu.

”Soalnya ini mahasiswa kelahiran 2001. Mungkin kalau menteri sekarang lebih populer. Nanti akan ditampilkan profil atau CV beliau (Dahlan Iskan, Red). Pernah menjadi jurnalis, pendiri Jawa Pos, hingga pernah menjadi menteri,” terangnya.

Dia menuturkan, menjadi pengusaha tentu harus mempunyai skill tersendiri. Lulusan IPMAFA tak mungkin semua menjadi pengusaha. Namun, setidaknya menanamkan bagaimana setelah lulus dan bagaimana perkembangan santri menjadi pengusaha.

”Di sini (IPMAFA, Red) tentu ada pelatihan menjadi pengusaha. Itu tergantung jurusannya. Emang dari awal, tujuannya menjawab tantangan zaman. Di era saat ini, bisa menjadi pengusaha dan wirausaha. Jadi santri tak hanya pandai mengaji. Itu pemikiran kuno. Saat ini bagaimana santri juga bisa menjadi pengusaha. Seperti halnya Pak Dahlan Iskan,” imbuhnya. (lin)






Reporter: Andre Faidhil Falah

Most Read

Artikel Terbaru

/