alexametrics
24.2 C
Kudus
Saturday, May 21, 2022

Seni Ketoprak Jadi Nominasi Landmark Kabupaten Pati

PATI – Seni budaya ketoprak masuk dalam salah satu rencana kabupaten atau kota kreatif. Selain ketoprak, bandeng dan kopi menjadi rumusan dalam menuju kabupaten kreatif ini. Rencananya, akan mengerucut menjadi satu fokus ekonomi kreatif pada akhir tahun ini.

Kabupaten kreatif sendiri ibarat ciri khas atau julukan dari tiap kabupaten. Misalnya, Kabupaten Banjarnegara itu Dawet Ayu, Pekalongan khasnya batik, dan Magelang ada kerajinan batu. Adapun kabupaten kreatif ini merupakan program Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

”Mirip seperti landmark kabupaten kreatif itu. Pati ini ada tiga rumusan. Yaitu, bandeng, kopi, dan ketoprak. Nanti menunggu hasil uji petik dari Kemenparekraf,” jelas Kabid Pemasaran Pariwisata pada Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pati Ida Istiani.


Kabupaten Pati ini ada kisaran 17 subsektor yang mengikuti. Di antaranya, kuliner, kriya, DKV, Fotografi, ada vidiografi, perfilman, dan ada penerbitan. ”Melalui seleksi rapat dengan provinsi asesor dari kementrian tiga yang ditetapkan. Nanti akan dikerucutkan. Fokus satu sektor. Saat ini masih dibahas ketiga sektor itu (bandeng, ketoprak, dan kopi, Red),” paparnya.

Baca Juga :  Kapolda Luthfi Sidak Pospam di Pati, Pastikan Lalin Aman

Namun demikian, rencana kabupaten kreatif ini condong ke arah ketoprak. Alasannya, ketoprak menjadi keunikan tersendiri.

”Bocoran sedikit ya. Sepertinya lebih berat ke ketoprak arahnya. Soalnya, batik, kopi, maupun bandeng ini dimana-mana ada. Harapannya kalau bilang ketoprak itu ya tahunya Pati. Bilangnya Pati. Ketoprak menjadi keunikan sendiri yang tidak dimiliki kabupaten lain,” ucapnya.

Di sisi lain, dari 35 kabupaten/kota se-Jateng sudah 14 yang menjadi kabupaten kreatif. Semuanya (14 kabupten, Red) sudah teruji Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Artinya sudah masuk ke jaringan ICCN (Indonesia Creatif Cities Network).

Pihaknya berharap pada tahun ini bisa dilakukan uji petik oleh Kemenparekraf. Sehingga Kabupaten Pati dapat menjadi Kabupaten Kota Kreatif di Jawa Tengah pada 2021. Dan hal tersebut sebagai penghargaan luar biasa bagi para pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten Pati.

”Tahun ini Pemprov jateng mengusulkan tiga kabupaten yang mana termasuk Pati. Semoga saja kita bisa menyongsong nama kabupaten kreatif pada akhir tahun ini,” harapnya.

PATI – Seni budaya ketoprak masuk dalam salah satu rencana kabupaten atau kota kreatif. Selain ketoprak, bandeng dan kopi menjadi rumusan dalam menuju kabupaten kreatif ini. Rencananya, akan mengerucut menjadi satu fokus ekonomi kreatif pada akhir tahun ini.

Kabupaten kreatif sendiri ibarat ciri khas atau julukan dari tiap kabupaten. Misalnya, Kabupaten Banjarnegara itu Dawet Ayu, Pekalongan khasnya batik, dan Magelang ada kerajinan batu. Adapun kabupaten kreatif ini merupakan program Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

”Mirip seperti landmark kabupaten kreatif itu. Pati ini ada tiga rumusan. Yaitu, bandeng, kopi, dan ketoprak. Nanti menunggu hasil uji petik dari Kemenparekraf,” jelas Kabid Pemasaran Pariwisata pada Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pati Ida Istiani.

Kabupaten Pati ini ada kisaran 17 subsektor yang mengikuti. Di antaranya, kuliner, kriya, DKV, Fotografi, ada vidiografi, perfilman, dan ada penerbitan. ”Melalui seleksi rapat dengan provinsi asesor dari kementrian tiga yang ditetapkan. Nanti akan dikerucutkan. Fokus satu sektor. Saat ini masih dibahas ketiga sektor itu (bandeng, ketoprak, dan kopi, Red),” paparnya.

Baca Juga :  Polres Pati Terima Penghargaan Zona Integritas WBK 2021

Namun demikian, rencana kabupaten kreatif ini condong ke arah ketoprak. Alasannya, ketoprak menjadi keunikan tersendiri.

”Bocoran sedikit ya. Sepertinya lebih berat ke ketoprak arahnya. Soalnya, batik, kopi, maupun bandeng ini dimana-mana ada. Harapannya kalau bilang ketoprak itu ya tahunya Pati. Bilangnya Pati. Ketoprak menjadi keunikan sendiri yang tidak dimiliki kabupaten lain,” ucapnya.

Di sisi lain, dari 35 kabupaten/kota se-Jateng sudah 14 yang menjadi kabupaten kreatif. Semuanya (14 kabupten, Red) sudah teruji Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Artinya sudah masuk ke jaringan ICCN (Indonesia Creatif Cities Network).

Pihaknya berharap pada tahun ini bisa dilakukan uji petik oleh Kemenparekraf. Sehingga Kabupaten Pati dapat menjadi Kabupaten Kota Kreatif di Jawa Tengah pada 2021. Dan hal tersebut sebagai penghargaan luar biasa bagi para pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten Pati.

”Tahun ini Pemprov jateng mengusulkan tiga kabupaten yang mana termasuk Pati. Semoga saja kita bisa menyongsong nama kabupaten kreatif pada akhir tahun ini,” harapnya.

Most Read

Artikel Terbaru

/