alexametrics
25.2 C
Kudus
Monday, May 23, 2022

Kabar Duka, Ulama Kharismatik NU Pati Kiai Ali Munfaat Berpulang

PATI – Kabar duka menyelimuti keluarga besar organisasi kemasyarakatan (Ormas) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Pati. Ulama kharismatik Kiai Ali Munfaat periode 2013-2019, itu berpulang pada Senin (15/11) dini hari.

Jenazah beliau diberangkatkan dari rumah duka yang berada di RT 8 RW 1, Desa Sarirejo, Pati. Jenazah akan disemayamkan di Makam Desa Tawangrejo pukul 10.00 WIB kemarin.

Ketua PCNU Yusuf Hasim menyampaikan, beliau (KH Ali Munfaat, red) sempat dirujuk di rumah sakit pada Sabtu, 13 November lalu.


Dalam kenangan bersama KH Ali Munfaat, Kiai Yusuf Hasim kembali mengenangnya sebagai sosok teladan, serta baik bagi kader-kader NU Pati. kepribadian KH Ali Munfaat baginya merupakan senior di NU yang humble dengan semua lapisan masyarakat.

“Beliau itu sangat merakyat, itu yang begitu melekat di benak saya. Perlakuannya terhadap siapapun tidak dibeda-bedakan,” kenangnya.

Sedangkan Bupati Pati Haryanto juga membagi kenangan bersama KH Ali Munfaat. Orang nomor satu di Pati itu menggambarkan sosok KH Ali Munfaat sebagai pribadi yang ringan tangan dan rajin.

Baca Juga :  Kecamatan Ngeluh Layanan Dinkes Pati Sulit Dihubungi, Mengapa?

“Kenangan saya banyak. Beliau orang yang baik, sregep, entengan, peduli dan lain-lain. Pokonya baik, ” ujarnya.

Sementara itu, Bambang Susilo, Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pun turut merasakan kehilangan sosok kepergian KH Ali Munfaat. Katanya, kepergiannya yang mendadak cukup mengejutkan dirinya. Dia mengenang beliau sebagai pribadi yang dekat dengan siapapun. Baik masyarakat maupun dari kalangan partai politik.

“Sebagai  ketua DPC PKB turut berbela sungkawa atas meninggalnya beliau. Karena beliau salah satu tokoh ketua PCNU, kami merasa kehilangan. Beliau dekat dengan masyarakat serta partai partai politik juga terjalin hubungan yang baik. Kedepannya kepemimpinan beliau dapat sebagai contoh,” pungkasnya. (him)






Reporter: Andre Faidhil Falah

PATI – Kabar duka menyelimuti keluarga besar organisasi kemasyarakatan (Ormas) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Pati. Ulama kharismatik Kiai Ali Munfaat periode 2013-2019, itu berpulang pada Senin (15/11) dini hari.

Jenazah beliau diberangkatkan dari rumah duka yang berada di RT 8 RW 1, Desa Sarirejo, Pati. Jenazah akan disemayamkan di Makam Desa Tawangrejo pukul 10.00 WIB kemarin.

Ketua PCNU Yusuf Hasim menyampaikan, beliau (KH Ali Munfaat, red) sempat dirujuk di rumah sakit pada Sabtu, 13 November lalu.

Dalam kenangan bersama KH Ali Munfaat, Kiai Yusuf Hasim kembali mengenangnya sebagai sosok teladan, serta baik bagi kader-kader NU Pati. kepribadian KH Ali Munfaat baginya merupakan senior di NU yang humble dengan semua lapisan masyarakat.

“Beliau itu sangat merakyat, itu yang begitu melekat di benak saya. Perlakuannya terhadap siapapun tidak dibeda-bedakan,” kenangnya.

Sedangkan Bupati Pati Haryanto juga membagi kenangan bersama KH Ali Munfaat. Orang nomor satu di Pati itu menggambarkan sosok KH Ali Munfaat sebagai pribadi yang ringan tangan dan rajin.

Baca Juga :  Nataru, Bupati Berharap Kalangan Industri Waspada Gelombang 3 Covid-19

“Kenangan saya banyak. Beliau orang yang baik, sregep, entengan, peduli dan lain-lain. Pokonya baik, ” ujarnya.

Sementara itu, Bambang Susilo, Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pun turut merasakan kehilangan sosok kepergian KH Ali Munfaat. Katanya, kepergiannya yang mendadak cukup mengejutkan dirinya. Dia mengenang beliau sebagai pribadi yang dekat dengan siapapun. Baik masyarakat maupun dari kalangan partai politik.

“Sebagai  ketua DPC PKB turut berbela sungkawa atas meninggalnya beliau. Karena beliau salah satu tokoh ketua PCNU, kami merasa kehilangan. Beliau dekat dengan masyarakat serta partai partai politik juga terjalin hubungan yang baik. Kedepannya kepemimpinan beliau dapat sebagai contoh,” pungkasnya. (him)






Reporter: Andre Faidhil Falah

Most Read

Artikel Terbaru

/