alexametrics
31.1 C
Kudus
Friday, May 27, 2022

Formasi 570 Perangkat Desa Di Pati Kosong, Begini Penjelasan Bupati

PATI – Sebanyak 570 formasi perangkat desa di Kabupaten Pati kosong. Rencananya, pengisian formasi tersebut diagendakan tahun depan.

Ini berdasarkan hasil inventarisasi data perangkat desa sampai Juli 2021. Kondisi ini membuat banyak kepala desa (Kades) mengajukan permohonan pengisian perangkat.

Bupati Pati Haryanto menambahkan, soalnya keberadaan perangkat desa merupakan kebutuhan dalam upaya meningkatkan penyelenggaraan pemerintah desa yang optimal. Kades ini perlu didukung oleh perangkat desa yang memadai dan kompeten. Namun, Pati belum menyelengarakan pengisian perangkat desa pada tahun ini lantaran adanya Pilkades.


”Berdasarkan pertimbangan tersebut, pemerintah daerah dipandang perlu untuk memfasilitasi pengisian perangkat desa. Pelaksanaannya direncanakan pada 2022,” tambahnya.

Haryanto pun diminta dewan untuk menunda pengisian perangkat desa. Harapannya, pemerintah daerah untuk terlebih dahulu mendisiplinkan kinerja para perangkat desa yang saat ini aktif menjabat.

Baca Juga :  Satpas 1436 Polres Pati Ramah Bagi Pemohon SIM Difabel

Sebab, dari hasil inspeksi mendadak (Sidak), DPRD Pati masih menjumpai banyak perangkat desa yang melakukan pelanggaran disiplin. ”Kami telah berupaya mendisiplinkan aparatur pemerintah desa. Baik kepala desa maupun perangkatnya,” tanggapnya.

Upaya mendisiplinkan perangkat desa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati pun telah menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) Pati nomor 56 tahun 2001 tentang Disiplin Kerja dan Etika Aparatur Pemerintah Desa di Lingkungan Pemkab Pati. Substansi Perbup tersebut mengatur beberapa ketentuan.

Di antaranya, hari dan jam kerja aparatur pemerintahan desa sama seperti ASN di lingkungan Pemkab Pati, kehadiran aparatur pemerintah desa dilakukan dengan penerapan presensi elektronik melalui identifikasi wajah, dan terdapat sanksi administratif berupa hukuman disiplin bagi aparatur pemerintah desa yang melanggar kewajiban, larangan, dan etika.






Reporter: Andre Faidhil Falah

PATI – Sebanyak 570 formasi perangkat desa di Kabupaten Pati kosong. Rencananya, pengisian formasi tersebut diagendakan tahun depan.

Ini berdasarkan hasil inventarisasi data perangkat desa sampai Juli 2021. Kondisi ini membuat banyak kepala desa (Kades) mengajukan permohonan pengisian perangkat.

Bupati Pati Haryanto menambahkan, soalnya keberadaan perangkat desa merupakan kebutuhan dalam upaya meningkatkan penyelenggaraan pemerintah desa yang optimal. Kades ini perlu didukung oleh perangkat desa yang memadai dan kompeten. Namun, Pati belum menyelengarakan pengisian perangkat desa pada tahun ini lantaran adanya Pilkades.

”Berdasarkan pertimbangan tersebut, pemerintah daerah dipandang perlu untuk memfasilitasi pengisian perangkat desa. Pelaksanaannya direncanakan pada 2022,” tambahnya.

Haryanto pun diminta dewan untuk menunda pengisian perangkat desa. Harapannya, pemerintah daerah untuk terlebih dahulu mendisiplinkan kinerja para perangkat desa yang saat ini aktif menjabat.

Baca Juga :  Siswa Pati Raih Dua Medali Internasional

Sebab, dari hasil inspeksi mendadak (Sidak), DPRD Pati masih menjumpai banyak perangkat desa yang melakukan pelanggaran disiplin. ”Kami telah berupaya mendisiplinkan aparatur pemerintah desa. Baik kepala desa maupun perangkatnya,” tanggapnya.

Upaya mendisiplinkan perangkat desa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati pun telah menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) Pati nomor 56 tahun 2001 tentang Disiplin Kerja dan Etika Aparatur Pemerintah Desa di Lingkungan Pemkab Pati. Substansi Perbup tersebut mengatur beberapa ketentuan.

Di antaranya, hari dan jam kerja aparatur pemerintahan desa sama seperti ASN di lingkungan Pemkab Pati, kehadiran aparatur pemerintah desa dilakukan dengan penerapan presensi elektronik melalui identifikasi wajah, dan terdapat sanksi administratif berupa hukuman disiplin bagi aparatur pemerintah desa yang melanggar kewajiban, larangan, dan etika.






Reporter: Andre Faidhil Falah

Most Read

Artikel Terbaru

/