alexametrics
28.1 C
Kudus
Friday, July 22, 2022

Tuntut Kenaikan Tunjangan, Ribuan Anggota BPD di Pati Geruduk Kantor Bupati

PATI – Anggota badan permusyawaratan desa (BPD) sejumlah 1.850 orang menggeruduk kantor Bupati Pati, Kamis (16/6). Mereka meminta keadilan tunjangan. Sebab, setahun hanya mendapat Rp 1,75 juta.

Para anggota BPD itu tampak mengangkat lembaran di sebelah Selatan Setda setempat. ”Sirahku mumet. Sirahmu pie? Setahun Rp 1.750.000. BPD ora ono ajine”. Tulisan di kertas salah satu pendemo itu.

Anggota BPD yang terdiri dari 21 kecamatan ini mendesak Pemkab Pati untuk menaikkan tunjangan mereka. Mengingat, dibandingkan dengan daerah lain Pati kalah jauh.


”Kudus itu tunjangannya Rp 1 juta. Kemudian di Rembang Rp 400 ribu. Itu per bulan. Sedangkan Pati ini setahun hanya Rp 1 jutaan. Ibaratnya, kami dikebiri. Pati terkecil,” terang salah satu BPD Pujiantoro.

Baca Juga :  Banjir Bandang Akibat Tanggul Jebol di Pati, Puluhan Rumah Rusak

Selain itu, pihaknya meminta tunjangan itu diterima perbulan. Selama ini, pihaknya setahun sekali baru menerima tunjangan.

”Setidaknya per bulan bisa mendapat tunjangan seperti daerah lain. Misalnya, ketua Rp 1 juta, kalau anggota Rp 800 ribu. Itu baru 40-50 persen dari tunjangan yang diterima perangkat desa sekitar Rp 2 juta,” paparnya. (adr/war)






Reporter: Andre Faidhil Falah

PATI – Anggota badan permusyawaratan desa (BPD) sejumlah 1.850 orang menggeruduk kantor Bupati Pati, Kamis (16/6). Mereka meminta keadilan tunjangan. Sebab, setahun hanya mendapat Rp 1,75 juta.

Para anggota BPD itu tampak mengangkat lembaran di sebelah Selatan Setda setempat. ”Sirahku mumet. Sirahmu pie? Setahun Rp 1.750.000. BPD ora ono ajine”. Tulisan di kertas salah satu pendemo itu.

Anggota BPD yang terdiri dari 21 kecamatan ini mendesak Pemkab Pati untuk menaikkan tunjangan mereka. Mengingat, dibandingkan dengan daerah lain Pati kalah jauh.

”Kudus itu tunjangannya Rp 1 juta. Kemudian di Rembang Rp 400 ribu. Itu per bulan. Sedangkan Pati ini setahun hanya Rp 1 jutaan. Ibaratnya, kami dikebiri. Pati terkecil,” terang salah satu BPD Pujiantoro.

Baca Juga :  Banjir Bandang Akibat Tanggul Jebol di Pati, Puluhan Rumah Rusak

Selain itu, pihaknya meminta tunjangan itu diterima perbulan. Selama ini, pihaknya setahun sekali baru menerima tunjangan.

”Setidaknya per bulan bisa mendapat tunjangan seperti daerah lain. Misalnya, ketua Rp 1 juta, kalau anggota Rp 800 ribu. Itu baru 40-50 persen dari tunjangan yang diterima perangkat desa sekitar Rp 2 juta,” paparnya. (adr/war)






Reporter: Andre Faidhil Falah

Most Read

Artikel Terbaru

/