alexametrics
23.6 C
Kudus
Sunday, July 31, 2022

Razia Kos-Kosan, Satpol PP Pati Temukan Surat Nikah Siri

KUDUS – Operasi pada kos-kosan hingga prostitusi di Pati ditemukan surat nikah siri. Surat peryataan tersebut ditemukan pada salah satu pasangan tak resmi di kos area Juwana.

Dalam surat pernyataan itu tertera warga Todanan, Blora berinisial NS. Kemudian pasangannya, warga Cimalaka, Sumedang berinisial SA. Mereka berdua tinggal di salah satu kos-kosan di wilayah Juwana.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Pati Sugiyono mengatakan, awal tahun hingga saat ini pihaknya telah melakukan sembilan penegakan hukum. Itu mulai dari Pati kota hingga menyasar luar Kota Mina Tani.


”Salah satunya kami menemukan adanya surat peryataan nikah siri itu. Ini hasil razia kos-kosan yang belum lama ini kami tindak,” ujarnya saat ditemui kemarin.

Giono mengaku, kali pertama ini pihaknya menemukan adanya surat nikah siri itu. Tak dijumpai di razia hotel atau kos-kosan lain hingga saat ini.

Baca Juga :  Jelang Lawan PSIP Pemalang di Semifinal, Persipa Pulihkan Kebugaran

”Baru kali ini menemukan surat pernyataan nikah siri. Aneh sekali. Ada cap dari RT setempat,” ucapnya.

Menurutnya, surat pernyataan tersebut tak sah. Sehingga, pihaknya tetap menindak pasangan tak resmi itu. ”Tetap kami tindak pelakunya. Soalnya, tak sah surat peryataan itu,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Pati Ali Arifin menambahkan, temuan surat peryataan nikah siri itu tidak ada. Artinya, tidak sah di mata negara.

”Adanya surat nikah yang resmi dari kantor urusan agama (KUA). Kalau surat nikah sirih, kami anggap tidak sah. Tak diakui negara,” tandasnya. (adr/war)






Reporter: Andre Faidhil Falah

KUDUS – Operasi pada kos-kosan hingga prostitusi di Pati ditemukan surat nikah siri. Surat peryataan tersebut ditemukan pada salah satu pasangan tak resmi di kos area Juwana.

Dalam surat pernyataan itu tertera warga Todanan, Blora berinisial NS. Kemudian pasangannya, warga Cimalaka, Sumedang berinisial SA. Mereka berdua tinggal di salah satu kos-kosan di wilayah Juwana.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Pati Sugiyono mengatakan, awal tahun hingga saat ini pihaknya telah melakukan sembilan penegakan hukum. Itu mulai dari Pati kota hingga menyasar luar Kota Mina Tani.

”Salah satunya kami menemukan adanya surat peryataan nikah siri itu. Ini hasil razia kos-kosan yang belum lama ini kami tindak,” ujarnya saat ditemui kemarin.

Giono mengaku, kali pertama ini pihaknya menemukan adanya surat nikah siri itu. Tak dijumpai di razia hotel atau kos-kosan lain hingga saat ini.

Baca Juga :  Tekan Peredaran Rokok Ilegal, Diskominfo Pati dan Bea Cukai Gencar Sosialisasi

”Baru kali ini menemukan surat pernyataan nikah siri. Aneh sekali. Ada cap dari RT setempat,” ucapnya.

Menurutnya, surat pernyataan tersebut tak sah. Sehingga, pihaknya tetap menindak pasangan tak resmi itu. ”Tetap kami tindak pelakunya. Soalnya, tak sah surat peryataan itu,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Pati Ali Arifin menambahkan, temuan surat peryataan nikah siri itu tidak ada. Artinya, tidak sah di mata negara.

”Adanya surat nikah yang resmi dari kantor urusan agama (KUA). Kalau surat nikah sirih, kami anggap tidak sah. Tak diakui negara,” tandasnya. (adr/war)






Reporter: Andre Faidhil Falah

Most Read

Artikel Terbaru

/