alexametrics
29.6 C
Kudus
Saturday, May 14, 2022

Di Balik Alasan Kades di Pati Ngotot Laksanakan Seleksi Perangkat Desa

SEMARANG – Seleksi pengisian perangkat desa di Pati tetap berlangsung di hotel UTC Semarang pada Sabtu (16/4). Pasalnya, pihak Kades dengan penilai sudah menyepakati penyelenggaran ujian ini.

Para kepala desa yang mengadakan seleksi pengisian perangkat desa mendatangi Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang, Jumat (15/4).

Para kepala desa hendak memastikan bahwa ujian tertulis tetap dilaksanakan sesuai jadwal, yakni Sabtu (16/4). Lokasinya di Aula Hotel UTC Semarang. Hal ini menyusul pernyataan Ketua DPRD Pati Ali Badrudin yang merekomendasikan agar pelaksanaan ujian ditunda.


Bogi Yuli Setianto, Kades Sidoharjo, Wedarijaksa mengatakan, sebanyak 95 kades yang mengadakan pengisian perangkat bersepakat agar ujian tetap lanjut sesuai jadwal. Para Kades pun elah menandatangani kesepakatan bersama agar seleksi sesuai jadwal. ”Hari ini kami ke Semarang untuk mempertanyakan berita yang muncul kemarin pada pihak Unisbank. Dijawab bahwa tes besok tetap berjalan sesuai jadwal,” katanya.

Bogi berharap, para kades dan pemangku kepentingan, termasuk Pemkab dan DPRD Pati mendukung mekanisme pengisian perangkat desa ini agar berhasil.

”Saya harap pemerintah daerah, eksekutif maupun legislatif tetap mendukung kegiatan ini mudah-mudahan berhasil,” paparnya saat mendatangi pihak Unisbank.

Sementara, Rektor Unisbank Semarang Edy Winarno menegaskan bahwa pihaknya sudah melalui proses yang diadakan panitia seleksi perangkat desa untuk memfasilitasi kegiatan ujian tertulis.

Baca Juga :  Imlek, Kelenteng Hok Tik Bio Pati Bagikan Ribuan Sembako dan Kue Keranjang

Bahkan pada Kamis (7/4) lalu pihaknya juga telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan seluruh kepala desa yang mengadakan pengisian perangkat.

”Kami dinyatakan sebagai pemenang untuk melaksanakan kegiatan seleksi ini. Kami di Unisbank meminta proses yang terkait ujian besok pagi tetap lanjut dilaksanakan. Sesuai MoU antara Rektor Unisbank dengan semua Kades yang dilakukan di Setda Pati dengan disaksikan bupati, sekda, serta perwakilan Komisi A DPRD Pati,” ujar Edy diwawancarai kemarin (15/4).

Edy menyebut, para Kades mendatanginya ini, setelah ada rekomendasi dari DPRD Pati yang meminta adanya penundaan ujian tertulis. “Tapi karena MoU sudah kami tandatangani dan kami sepakat laksanakan besok pagi, tetap akan dilaksanakan ujian besok pagi sesuai kesepakatan. Persiapan sudah 100 persen, besok jam 6 pagi sudah ready, stand by, tim sudah kami terjunkan semua,” tegas dia.

Edy menambahkan, semua sarana-prasarana untuk ujian besok, termasuk komputer, tempat, dan protokol kesehatan sudah disiapkan secara matang.

Untuk diketahui, dalam seleksi tahun ini, terdapat 706 peserta yang akan memperebutkan 187 formasi perangkat desa di Pati. Unisbank merupakan pihak ketiga yang akan menyelenggarakan ujian tertulis dengan sistem Computer Assisted Test (CAT). Ujian ini merupakan bagian dari mekanisme seleksi perangkat desa. (adr)






Reporter: Andre Faidhil Falah

SEMARANG – Seleksi pengisian perangkat desa di Pati tetap berlangsung di hotel UTC Semarang pada Sabtu (16/4). Pasalnya, pihak Kades dengan penilai sudah menyepakati penyelenggaran ujian ini.

Para kepala desa yang mengadakan seleksi pengisian perangkat desa mendatangi Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang, Jumat (15/4).

Para kepala desa hendak memastikan bahwa ujian tertulis tetap dilaksanakan sesuai jadwal, yakni Sabtu (16/4). Lokasinya di Aula Hotel UTC Semarang. Hal ini menyusul pernyataan Ketua DPRD Pati Ali Badrudin yang merekomendasikan agar pelaksanaan ujian ditunda.

Bogi Yuli Setianto, Kades Sidoharjo, Wedarijaksa mengatakan, sebanyak 95 kades yang mengadakan pengisian perangkat bersepakat agar ujian tetap lanjut sesuai jadwal. Para Kades pun elah menandatangani kesepakatan bersama agar seleksi sesuai jadwal. ”Hari ini kami ke Semarang untuk mempertanyakan berita yang muncul kemarin pada pihak Unisbank. Dijawab bahwa tes besok tetap berjalan sesuai jadwal,” katanya.

Bogi berharap, para kades dan pemangku kepentingan, termasuk Pemkab dan DPRD Pati mendukung mekanisme pengisian perangkat desa ini agar berhasil.

”Saya harap pemerintah daerah, eksekutif maupun legislatif tetap mendukung kegiatan ini mudah-mudahan berhasil,” paparnya saat mendatangi pihak Unisbank.

Sementara, Rektor Unisbank Semarang Edy Winarno menegaskan bahwa pihaknya sudah melalui proses yang diadakan panitia seleksi perangkat desa untuk memfasilitasi kegiatan ujian tertulis.

Baca Juga :  Batik Tulis Bakaran Pati Ditetapkan Jadi Produk Warisan Budaya

Bahkan pada Kamis (7/4) lalu pihaknya juga telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan seluruh kepala desa yang mengadakan pengisian perangkat.

”Kami dinyatakan sebagai pemenang untuk melaksanakan kegiatan seleksi ini. Kami di Unisbank meminta proses yang terkait ujian besok pagi tetap lanjut dilaksanakan. Sesuai MoU antara Rektor Unisbank dengan semua Kades yang dilakukan di Setda Pati dengan disaksikan bupati, sekda, serta perwakilan Komisi A DPRD Pati,” ujar Edy diwawancarai kemarin (15/4).

Edy menyebut, para Kades mendatanginya ini, setelah ada rekomendasi dari DPRD Pati yang meminta adanya penundaan ujian tertulis. “Tapi karena MoU sudah kami tandatangani dan kami sepakat laksanakan besok pagi, tetap akan dilaksanakan ujian besok pagi sesuai kesepakatan. Persiapan sudah 100 persen, besok jam 6 pagi sudah ready, stand by, tim sudah kami terjunkan semua,” tegas dia.

Edy menambahkan, semua sarana-prasarana untuk ujian besok, termasuk komputer, tempat, dan protokol kesehatan sudah disiapkan secara matang.

Untuk diketahui, dalam seleksi tahun ini, terdapat 706 peserta yang akan memperebutkan 187 formasi perangkat desa di Pati. Unisbank merupakan pihak ketiga yang akan menyelenggarakan ujian tertulis dengan sistem Computer Assisted Test (CAT). Ujian ini merupakan bagian dari mekanisme seleksi perangkat desa. (adr)






Reporter: Andre Faidhil Falah

Most Read

Artikel Terbaru

/