alexametrics
23.2 C
Kudus
Saturday, July 2, 2022

Baru Selesai Dibangun, DPRD Pati Soroti Drainase Alun-Alun Kembangjoyo

PATI – Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati Suwito menyoroti pembangunan Alun-alun Timur atau Alun-alun Kembangjoyo. Pasalnya, alun-alun yang baru dibangun dan telah resmi ditempati oleh para pedagang kaki lima (PKL) tersebut mengalami kekurangan. Khususnya di bagian saluran drainase.

Menurut Suwito, pembangunan telah sesuai perencanaan. Tetapi, ada kekurangan terutama di bagian saluran air. Sehingga setelah hujan ada genangan air di beberapa titik. Menurutnya hal itu harus diperhatikan kedepannya.

“Kami sudah sidak lokasi. Nanti akan kami koordinasikan dengan  oleh dinas terkait. Memang ada refocusing jadi ada yang terpangkas,” imbuh Suwito.


Dia menambahkan, secara keseluruhan pembangunan Alun-Alun Timur sudah bagus. Dan kemudian dapat menjadi ruang publik sekaligus pusat PKL yang baru. Setelah pusat kuliner di belakang GOR Pesantenan tidak lagi dijadikan pusat penampungan PKL.

“Yang penting saat ini alun-alun timur itu sudah bagus untuk menampung PKL, saat ini mereka sudah berjualan di tempat baru tersebut,” papar politikus PPP.

Baca Juga :  Ini Desa di Kudus, Pati, dan Rembang yang akan Dilewati Tol Demak-Tuban

Sebelumnya, beredar postingan di sosial media yang memperlihatkan kubangan air di beberapa titik alun-alun baru tersebut, usai turun hujan. Adanya kubangan air itu dinilai membuat pengunjung tak nyaman dan membuat kesan alun-alun menjadi kumuh.

Untuk diketahui, saat ini alun-alun baru tersebut sudah ramai dikunjungi masyarakat. Di tempat itu juga dipenuhi penjual makanan. Selain itu, ada pula pedagang yang menjual pakaian maupun aksesoris lain. Di alun-alun itu juga tersedia wahana permainan anak-anak yang ramai menjelang sore hari.

Kehadiran alun-alun baru ini menjadi ruang publik baru bagi masyarakat yang ingin nongkrong atau jajan, sebab setelah alun-alun simpang lima direnovasi tidak diperkenankan untuk menjadi tempat jualan PKL.

Apalagi di alun-alun baru ini memiliki lahan yang luas. Selain stand PKL, pemerintah menyediakan ruang terbuka hijau untuk menjadi tempat santai masyarakat. (aua/khim)






Reporter: Achmad Ulil Albab

PATI – Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati Suwito menyoroti pembangunan Alun-alun Timur atau Alun-alun Kembangjoyo. Pasalnya, alun-alun yang baru dibangun dan telah resmi ditempati oleh para pedagang kaki lima (PKL) tersebut mengalami kekurangan. Khususnya di bagian saluran drainase.

Menurut Suwito, pembangunan telah sesuai perencanaan. Tetapi, ada kekurangan terutama di bagian saluran air. Sehingga setelah hujan ada genangan air di beberapa titik. Menurutnya hal itu harus diperhatikan kedepannya.

“Kami sudah sidak lokasi. Nanti akan kami koordinasikan dengan  oleh dinas terkait. Memang ada refocusing jadi ada yang terpangkas,” imbuh Suwito.

Dia menambahkan, secara keseluruhan pembangunan Alun-Alun Timur sudah bagus. Dan kemudian dapat menjadi ruang publik sekaligus pusat PKL yang baru. Setelah pusat kuliner di belakang GOR Pesantenan tidak lagi dijadikan pusat penampungan PKL.

“Yang penting saat ini alun-alun timur itu sudah bagus untuk menampung PKL, saat ini mereka sudah berjualan di tempat baru tersebut,” papar politikus PPP.

Baca Juga :  Naik Drastis, Pendapatan Bulan Dana PMI Pati Capai Rp 1,9 Miliar

Sebelumnya, beredar postingan di sosial media yang memperlihatkan kubangan air di beberapa titik alun-alun baru tersebut, usai turun hujan. Adanya kubangan air itu dinilai membuat pengunjung tak nyaman dan membuat kesan alun-alun menjadi kumuh.

Untuk diketahui, saat ini alun-alun baru tersebut sudah ramai dikunjungi masyarakat. Di tempat itu juga dipenuhi penjual makanan. Selain itu, ada pula pedagang yang menjual pakaian maupun aksesoris lain. Di alun-alun itu juga tersedia wahana permainan anak-anak yang ramai menjelang sore hari.

Kehadiran alun-alun baru ini menjadi ruang publik baru bagi masyarakat yang ingin nongkrong atau jajan, sebab setelah alun-alun simpang lima direnovasi tidak diperkenankan untuk menjadi tempat jualan PKL.

Apalagi di alun-alun baru ini memiliki lahan yang luas. Selain stand PKL, pemerintah menyediakan ruang terbuka hijau untuk menjadi tempat santai masyarakat. (aua/khim)






Reporter: Achmad Ulil Albab

Most Read

Artikel Terbaru

/