alexametrics
30.3 C
Kudus
Wednesday, July 6, 2022

Pakai Kompor Induksi Listrik Dapur Jadi Cantik

Kompor Induksi Ramaikan Pasar Peralatan Rumah Tangga

PATI – Ingin memiliki dapur yang cantik. Solusinya pakai kompor listrik. Karena kompor jenis ini memiliki banyak keunggulan, salah satunya adalah bersih dan ramah lingkungan. Saat ini masyarakat mulai banyak yang melirik jenis kompor ini sebagai pengisi dapurnya. PLN juga berupaya mendorong agar masyarakat meningkatkan penggunaan kompor ini dengan beragam bentuk promosi.

Supervisor Pelayanan Pelanggan PLN ULP Pati, Nita Dwi Hastanti mengungkapkan dalam program konversi kompor induksi (Red, listrik) yang digagas PT PLN (Persero), pihaknya memberikan promo untuk tambah daya 11.000 volt ampere (VA) sebagai pemantik minat masyarakat agar berpartisipasi menggunakan kompor induksi.

“Promonya adalah dengan membeli kompor induksi di toko-toko yang bekerjasama dengan kami pelanggan bisa mendapatkan voucher tambah daya dengan harga sangat murah, cukup bayar Rp 150 ribu saja. Saat ini total sudah ada 41 pelanggan yang sudah mengajukan penambahan daya ke kami,” jelas Nita.

Baca Juga :  Kendaraan Listrik Bisa Tekan Impor Minyak

Harga normal tambah daya sendiri bisa mencapai jutaan rupiah. Sebagai contoh, tambah daya dari 450 VA ke 11.000 VA biaya normalnya mencapai Rp 10 juta. Selain promo tersebut, pihaknya juga melakukan sosialisasi-sosialisasi ke desa untuk mengenalkan masyarakat dengan kompor induksi listrik ini. Sebagai alternatif kompor yang ramah lingkungan dan memiliki banyak keunggulan.

Jenis kompor induksi listrik saat ini yang sudah banyak laku adalah portable. Hal ini karena jenis ini lebih praktis. Hal itu diakui Artugo Premium Consultan, Raymond Ignatius yang menjual beragam jenis kompor induksi listrik.

“Yang sering laku memang yang portable. Salin potable kami punya yang tanam. Kompor induksi ini memiliki banyak keunggulan. Kompor ini lebih hemat, dan bersih,” jelasnya.

Saat ini kompor induksi diakuinya turut meramaikan pasar peralatan rumah tangga dan menjadi salah satu primadona. (aua)






Reporter: Achmad Ulil Albab

PATI – Ingin memiliki dapur yang cantik. Solusinya pakai kompor listrik. Karena kompor jenis ini memiliki banyak keunggulan, salah satunya adalah bersih dan ramah lingkungan. Saat ini masyarakat mulai banyak yang melirik jenis kompor ini sebagai pengisi dapurnya. PLN juga berupaya mendorong agar masyarakat meningkatkan penggunaan kompor ini dengan beragam bentuk promosi.

Supervisor Pelayanan Pelanggan PLN ULP Pati, Nita Dwi Hastanti mengungkapkan dalam program konversi kompor induksi (Red, listrik) yang digagas PT PLN (Persero), pihaknya memberikan promo untuk tambah daya 11.000 volt ampere (VA) sebagai pemantik minat masyarakat agar berpartisipasi menggunakan kompor induksi.

“Promonya adalah dengan membeli kompor induksi di toko-toko yang bekerjasama dengan kami pelanggan bisa mendapatkan voucher tambah daya dengan harga sangat murah, cukup bayar Rp 150 ribu saja. Saat ini total sudah ada 41 pelanggan yang sudah mengajukan penambahan daya ke kami,” jelas Nita.

Baca Juga :  Tak Ada Tiang Permanen, Tegangan Tinggi Di Kudus Cuma Disangga Bambu

Harga normal tambah daya sendiri bisa mencapai jutaan rupiah. Sebagai contoh, tambah daya dari 450 VA ke 11.000 VA biaya normalnya mencapai Rp 10 juta. Selain promo tersebut, pihaknya juga melakukan sosialisasi-sosialisasi ke desa untuk mengenalkan masyarakat dengan kompor induksi listrik ini. Sebagai alternatif kompor yang ramah lingkungan dan memiliki banyak keunggulan.

Jenis kompor induksi listrik saat ini yang sudah banyak laku adalah portable. Hal ini karena jenis ini lebih praktis. Hal itu diakui Artugo Premium Consultan, Raymond Ignatius yang menjual beragam jenis kompor induksi listrik.

“Yang sering laku memang yang portable. Salin potable kami punya yang tanam. Kompor induksi ini memiliki banyak keunggulan. Kompor ini lebih hemat, dan bersih,” jelasnya.

Saat ini kompor induksi diakuinya turut meramaikan pasar peralatan rumah tangga dan menjadi salah satu primadona. (aua)






Reporter: Achmad Ulil Albab

Most Read

Artikel Terbaru

/