alexametrics
32 C
Kudus
Friday, July 22, 2022

Operasi Patuh Candi 2022 di Pati Dimulai, Ini Pelanggaran yang Jadi Sasaran

PATI – Polres Pati kembali menggelar Operasi Patuh Candi pada tahun ini. Berbeda dengan sebelumnya, kali ini bisa kena tilang lewat kamera pengawas atau CCTV lewat electronic traffic law enforcement (ETLE).

CCTV yang bisa digunakan untuk menilang berada di Jalan Kolonel Sunandar dan Ahmad Yani. Kamera itu terhubung dengan operator pihak Polres Pati. Jadi bisa terpantau lewat handphone operator.

Adanya ETLE ini berdasarkan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Ada pula UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalin dan Angkutan Jalan.


”Operasi Patuh Candi kali ini akan didukung dengan kamera ETLE. Kamera tersebut sebelumnya telah terpasang di sejumlah lokasi di Pati,” terang Kapolres Pati AKBP Christian Tobing.

Selama dua pekan ini mulai Senin (13/6) ini hingga Minggu (26/6) mendatang, Polres Pati akan menggelar operasi Patuh Candi 2022.

”Saat ini Polres Pati melaksanakan Operasi Patuh Candi 2022 dengan tema tertib lalu lintas menyelamatkan masyarakat maupun bangsa di masa pandemi Covid-19. Pelaksanaanya, dua pekan,” tandasnya.

Baca Juga :  Persipa Pati Hajar Persibat Batang 3-1, Kapten Tri Cetak Hattrick

Pihaknya menerjunkan sekitar 88 personel Polres. Tak hanya itu, pihaknya juga bersinergi dengan instansi Pemkab Pati. Jadi keseluruhan personel kisaran 300 orang.

”Kami bersinergi, berkoordinasi, kolaborasi dengan stakeholder terkait. Di antaranya, Kodim, Pemkab, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan. Ini bersama-sama mengedepankan edukasi dan sosialisasi operasi candi,” tambahnya.

Dalam operasi ini, lanjut dia, akan mengampanyekan gerakan tertib lalu lintas (lalin). Khususnya untuk para generasi muda. Selain itu, mengingatkan masyarakat terkait pandemi Covid-19 yang belum berakhir.

Cristian mengaku, kegiatan ini akan menekankan sosialisasi humanis. Harapannya mampu meningkatkan kesadaran pribadi masyarakat untuk menggunakan kelengkapan yang baik dan standar saat berkendara.

Melalui operasi berbasis teknologi ini, kepatuhan masyarakat akan peraturan Lalin meningkat. terlebih angka kecelakaan lalu lintas bisa turun signifikan tahun ini.

”Perlu kesadaran bersama dari masyarakat Pati khususnya adik-adik generasi muda untuk mematuhi peraturan lalu lintas. Sehingga, angka kecelakaan juga bisa menurun,” pungkasnya. (adr/zen)






Reporter: Andre Faidhil Falah

PATI – Polres Pati kembali menggelar Operasi Patuh Candi pada tahun ini. Berbeda dengan sebelumnya, kali ini bisa kena tilang lewat kamera pengawas atau CCTV lewat electronic traffic law enforcement (ETLE).

CCTV yang bisa digunakan untuk menilang berada di Jalan Kolonel Sunandar dan Ahmad Yani. Kamera itu terhubung dengan operator pihak Polres Pati. Jadi bisa terpantau lewat handphone operator.

Adanya ETLE ini berdasarkan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Ada pula UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalin dan Angkutan Jalan.

”Operasi Patuh Candi kali ini akan didukung dengan kamera ETLE. Kamera tersebut sebelumnya telah terpasang di sejumlah lokasi di Pati,” terang Kapolres Pati AKBP Christian Tobing.

Selama dua pekan ini mulai Senin (13/6) ini hingga Minggu (26/6) mendatang, Polres Pati akan menggelar operasi Patuh Candi 2022.

”Saat ini Polres Pati melaksanakan Operasi Patuh Candi 2022 dengan tema tertib lalu lintas menyelamatkan masyarakat maupun bangsa di masa pandemi Covid-19. Pelaksanaanya, dua pekan,” tandasnya.

Baca Juga :  PPKM di Pati Naik Lagi ke Level III, Ternyata Ini Faktor Penyebabnya

Pihaknya menerjunkan sekitar 88 personel Polres. Tak hanya itu, pihaknya juga bersinergi dengan instansi Pemkab Pati. Jadi keseluruhan personel kisaran 300 orang.

”Kami bersinergi, berkoordinasi, kolaborasi dengan stakeholder terkait. Di antaranya, Kodim, Pemkab, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan. Ini bersama-sama mengedepankan edukasi dan sosialisasi operasi candi,” tambahnya.

Dalam operasi ini, lanjut dia, akan mengampanyekan gerakan tertib lalu lintas (lalin). Khususnya untuk para generasi muda. Selain itu, mengingatkan masyarakat terkait pandemi Covid-19 yang belum berakhir.

Cristian mengaku, kegiatan ini akan menekankan sosialisasi humanis. Harapannya mampu meningkatkan kesadaran pribadi masyarakat untuk menggunakan kelengkapan yang baik dan standar saat berkendara.

Melalui operasi berbasis teknologi ini, kepatuhan masyarakat akan peraturan Lalin meningkat. terlebih angka kecelakaan lalu lintas bisa turun signifikan tahun ini.

”Perlu kesadaran bersama dari masyarakat Pati khususnya adik-adik generasi muda untuk mematuhi peraturan lalu lintas. Sehingga, angka kecelakaan juga bisa menurun,” pungkasnya. (adr/zen)






Reporter: Andre Faidhil Falah

Most Read

Artikel Terbaru

/