alexametrics
31.5 C
Kudus
Saturday, July 2, 2022

Tim Damkar Beberkan Kesulitan Jinakkan Api di PT Starindo Packaging Pati

PATI – Si jago merah yang mengamuk di pabrik PT Starindo Packaging Desa Wangunrejo, Margorejo, baru berhasil dipadamkan kemarin sekitar pukul 03.00. Material yang mudah terbakar disertai akses pemadaman yang hanya satu titik menyebabkan sulitnya proses penjinakan api.

Diketahui sebelumnya, kebakaran di pabrik yang memproduksi cup plastik dan kertas ini, mengalami kebakaran pada Sabtu (12/2) sekitar pukul 13.00. Penyebabnya diduga akibat korsleting listrik yang kemudian menyambar barang-barang plastik yang mudah terbakar.

Satpol PP Pati menyebut, luas lokasi yang terbakar sekitar 1.500 meter persegi atau sekitar 25 persen dari luas area pabrik tersebut. Api diketahui berawal dari gudang penyimpanan barang jadi, yang akhirnya merembet ke gudang penyimpanan bahan baku berupa biji plastik. Satpam segera melaporkan ke Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Pati pada pukul 13.05.


Untuk menjinakkan api, puluhan armada damkar dikerahkan. Total ada sekitar 25 unit. Dibantu 15 mobil tangki milik swasta. ”Alhamdulillah semalam (kemarin malam, Red) datang bantuan juga dari damkar kabupaten tetangga. Ada dari Kudus, Rembang, dan Blora. Cukup membantu, karena api sulit sekali dijinakkan,” papar Kepala Satpol PP Kabupaten Pati Sugiyono kemarin.

Baca Juga :  Pemkab Pati Siapkan Rp 80 Miliar untuk Pelaksanaan Pilkada 2024

Menurutnya, banyak kendala saat proses pemadaman. Hal ini karena material yang mudah terbakar yaitu biji plastik, angin kencang, akses pemadaman hanya satu jalur dari depan, dan sumber api tertutup atap yang roboh.

”Ini kami berupaya membongkar atap secara manual. Agar pendinginan cepat selesai. Setelah padam tadi dini hari (dini hari kemarin, Red) kami langsung mendinginkan lokasi kebakaran. Total luas kebakaran mencapai 25 persen dari luas pabrik,” imbuhnya.

Pendinginan sendiri dilakukan sampai pukul 11.00 kemarin, setelah memastikan tempat kejadian perkara (TKP) terlokalisasi. Setelah itu, tim damkar baru meninggalkan tempat kejadian. (lin)






Reporter: Achmad Ulil Albab

PATI – Si jago merah yang mengamuk di pabrik PT Starindo Packaging Desa Wangunrejo, Margorejo, baru berhasil dipadamkan kemarin sekitar pukul 03.00. Material yang mudah terbakar disertai akses pemadaman yang hanya satu titik menyebabkan sulitnya proses penjinakan api.

Diketahui sebelumnya, kebakaran di pabrik yang memproduksi cup plastik dan kertas ini, mengalami kebakaran pada Sabtu (12/2) sekitar pukul 13.00. Penyebabnya diduga akibat korsleting listrik yang kemudian menyambar barang-barang plastik yang mudah terbakar.

Satpol PP Pati menyebut, luas lokasi yang terbakar sekitar 1.500 meter persegi atau sekitar 25 persen dari luas area pabrik tersebut. Api diketahui berawal dari gudang penyimpanan barang jadi, yang akhirnya merembet ke gudang penyimpanan bahan baku berupa biji plastik. Satpam segera melaporkan ke Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Pati pada pukul 13.05.

Untuk menjinakkan api, puluhan armada damkar dikerahkan. Total ada sekitar 25 unit. Dibantu 15 mobil tangki milik swasta. ”Alhamdulillah semalam (kemarin malam, Red) datang bantuan juga dari damkar kabupaten tetangga. Ada dari Kudus, Rembang, dan Blora. Cukup membantu, karena api sulit sekali dijinakkan,” papar Kepala Satpol PP Kabupaten Pati Sugiyono kemarin.

Baca Juga :  Hadapi Pemilu 2024, Demokrat Pati Siap Ngegas

Menurutnya, banyak kendala saat proses pemadaman. Hal ini karena material yang mudah terbakar yaitu biji plastik, angin kencang, akses pemadaman hanya satu jalur dari depan, dan sumber api tertutup atap yang roboh.

”Ini kami berupaya membongkar atap secara manual. Agar pendinginan cepat selesai. Setelah padam tadi dini hari (dini hari kemarin, Red) kami langsung mendinginkan lokasi kebakaran. Total luas kebakaran mencapai 25 persen dari luas pabrik,” imbuhnya.

Pendinginan sendiri dilakukan sampai pukul 11.00 kemarin, setelah memastikan tempat kejadian perkara (TKP) terlokalisasi. Setelah itu, tim damkar baru meninggalkan tempat kejadian. (lin)






Reporter: Achmad Ulil Albab

Most Read

Artikel Terbaru

/