alexametrics
24 C
Kudus
Sunday, July 3, 2022

Peduli Pandemi, PG Trangkil Pati Vaksinasi 1.000 Orang

PATI – Vaksinasi massal difasilitasi Pabrik Gula (PG) Trangkil. Total ada 1.000 orang. Mereka terdiri dari karyawan, keluarga, dan warga sekitar. Kegiatan tersebut dalam rangka kepedulian sosial PG Trangkil terhadap pemulihan dari pandemi Covid-19.

Vaksinasi sinovac ini dosis pertama. Pelaksanaannya satu hari. Nanti dosis kedua dilaksanakan sebulan lagi. Kementerian Perindustrian RI secara langsung datang dalam acara tersebut. Bersama Direktur Produksi PT Kebon Agung Prasetyo Budi Santoso meninjau pelaksanaan vaksinasi tersebut. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati ikut serta mendampingi acara itu.

”Ini kewajiban kami untuk mendorong kelompok industri kritikal yang baik di masa pandemi Covid-19. Nah kewajiban kami adalah bagaimana menjaga karyawan aman dan sehat. Sehingga produktivitasnya bisa berjalan dengan bagus,” kata Plt. Dirjen Industri Agro Putu Juli Ardika saat diwawancarai ketika meninjau vaksinasi belum lama ini (11/9).


(ANDRE FAIDHIL FALAH/RADAR KUDUS)

Vaksinasi ini juga mencakup wilayah Jawa dan Bali. Gunanya untuk melakukan percepatan vaksinasi. Sehingga lebih awal industri ini bisa diandalkan untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional.

”Jadi sebenarnya bukan hanya di PG Trangkil saja. Sebelumnya kami juga melakukan vaksinasi di Bekasi dan Karawang. Harapannya sasaran vaksinasi tinggi,” imbuhnya.

Direktur Produksi PT Kebon Agung Prasetyo Budi Santoso menambahkan, kegiatan ini merujuk pada peraturan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Tentang pencegahan dan pengendalian covid-19 di tempat kerja perkantoran dan industri.

Baca Juga :  Rob Mulai Mereda, Nelayan di Pati Siap Kembali Melaut

Menurutnya, kunci utama yang diperlukan saat ini adalah saling bahu membahu. Maka, pihaknya bekerjasama dengan Kemenprin RI dan Pemkab Pati. Ini untuk mewujudkan industri tangguh, Indonesia maju.

Vaksinasi ini, tak hanya menyasar karyawan saja. Melainkan keluarganya. Ditambah warga sekitar PG Trangkil.

”Kunci utamanya, kalau keluarga besar pabrik gula ini sehat, karyawan sehat. Sehingga produksi meningkat dan ekonomi tetap berjalan seperti sebelumnya,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Saiful Arifi n berharap, vaksinasi bukan hanya di perusahaan-perusahaan besar saja. Tapi juga perusahaan-perusahan sektor menengah seperti UMKM.

Semua sektor dapat bersatu dan bersinergi. Mengusulkan untuk percepatan vaksinasi. Sehingga kekebalan komunitas (herd community) juga cepat terbangun.

Dia optimistis ketika semua karyawan di perusahaan industri kritikal sudah tervaksin. Oleh sebab itu, perusahaan dapat memenuhi target produksi.

”Harapannya terjadi pemulihan ekonomi. Baik daerah maupun skala nasional. Jangan biarkan pemerintah bekerja sendiri. Harus bersinergi di semua lini. Masyarakat juga hadir dalam pemulihan ekonomi ini,” pungkasnya. (ali)






Reporter: Andre Faidhil Falah

PATI – Vaksinasi massal difasilitasi Pabrik Gula (PG) Trangkil. Total ada 1.000 orang. Mereka terdiri dari karyawan, keluarga, dan warga sekitar. Kegiatan tersebut dalam rangka kepedulian sosial PG Trangkil terhadap pemulihan dari pandemi Covid-19.

Vaksinasi sinovac ini dosis pertama. Pelaksanaannya satu hari. Nanti dosis kedua dilaksanakan sebulan lagi. Kementerian Perindustrian RI secara langsung datang dalam acara tersebut. Bersama Direktur Produksi PT Kebon Agung Prasetyo Budi Santoso meninjau pelaksanaan vaksinasi tersebut. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati ikut serta mendampingi acara itu.

”Ini kewajiban kami untuk mendorong kelompok industri kritikal yang baik di masa pandemi Covid-19. Nah kewajiban kami adalah bagaimana menjaga karyawan aman dan sehat. Sehingga produktivitasnya bisa berjalan dengan bagus,” kata Plt. Dirjen Industri Agro Putu Juli Ardika saat diwawancarai ketika meninjau vaksinasi belum lama ini (11/9).

(ANDRE FAIDHIL FALAH/RADAR KUDUS)

Vaksinasi ini juga mencakup wilayah Jawa dan Bali. Gunanya untuk melakukan percepatan vaksinasi. Sehingga lebih awal industri ini bisa diandalkan untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional.

”Jadi sebenarnya bukan hanya di PG Trangkil saja. Sebelumnya kami juga melakukan vaksinasi di Bekasi dan Karawang. Harapannya sasaran vaksinasi tinggi,” imbuhnya.

Direktur Produksi PT Kebon Agung Prasetyo Budi Santoso menambahkan, kegiatan ini merujuk pada peraturan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Tentang pencegahan dan pengendalian covid-19 di tempat kerja perkantoran dan industri.

Baca Juga :  DPRD Pati Janjikan Raperda Akomodasi Kereta Wisata

Menurutnya, kunci utama yang diperlukan saat ini adalah saling bahu membahu. Maka, pihaknya bekerjasama dengan Kemenprin RI dan Pemkab Pati. Ini untuk mewujudkan industri tangguh, Indonesia maju.

Vaksinasi ini, tak hanya menyasar karyawan saja. Melainkan keluarganya. Ditambah warga sekitar PG Trangkil.

”Kunci utamanya, kalau keluarga besar pabrik gula ini sehat, karyawan sehat. Sehingga produksi meningkat dan ekonomi tetap berjalan seperti sebelumnya,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Saiful Arifi n berharap, vaksinasi bukan hanya di perusahaan-perusahaan besar saja. Tapi juga perusahaan-perusahan sektor menengah seperti UMKM.

Semua sektor dapat bersatu dan bersinergi. Mengusulkan untuk percepatan vaksinasi. Sehingga kekebalan komunitas (herd community) juga cepat terbangun.

Dia optimistis ketika semua karyawan di perusahaan industri kritikal sudah tervaksin. Oleh sebab itu, perusahaan dapat memenuhi target produksi.

”Harapannya terjadi pemulihan ekonomi. Baik daerah maupun skala nasional. Jangan biarkan pemerintah bekerja sendiri. Harus bersinergi di semua lini. Masyarakat juga hadir dalam pemulihan ekonomi ini,” pungkasnya. (ali)






Reporter: Andre Faidhil Falah

Most Read

Artikel Terbaru

/