alexametrics
31.6 C
Kudus
Friday, May 13, 2022

Muncul Ancaman Wabah PMK, Polres Pati Gerak Cepat Siapkan Langkah Preventif

PATI – Polres Pati menggelar langkah preventif ke sejumlah peternakan lembu di Kecamatan Margorejo. Menyusul adanya temuan PMK di Jawa Timur. Kasi Humas Polres Pati Iptu Sukarno mengatakan, pemantauan hewan ternak penting dilakukan. Mengingat di Bumi Mina Tani banyak warga yang memiliki peternakan sapi. Juga berdasarkan keputusan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jateng. ”Di Margorejo kami kroscek dua kandang sapi. Totalnya ada 57 hewan,” katanya.

Pihaknya maraton ke sejumlah lokasi untuk memantau serta menghindarkan ternak di wilayah hukumnya terjangkit PMK. Sekaligus menyosialisasikan dan mengedukasi kepada peternak rojokoyo (sapi, kambing, dan kerbau).

”Penyakit PMK ini sedang mewabah. Oleh sebab itu, apabila ditemui hewan ternak yang mulutnya berbusa, kuku pecah-pecah, dan demam agar segera melapor kepada pihak terkait. Yaitu Dinas Peternakan atau dokter hewan,” imbaunya. ”Berdasarkan pantauannya, di Pati belum ditemukan PMK,” imbuhnya.

Baca Juga :  Nazar Naik Kasta ke Liga 2, Plt Ketum Persipa Pati Santuni 300 Anak Yatim

Menurutnya, penyakit ini ganas dan cepat menular. Tingkat penularannya mencapai 90-100 persen. Makanya kami antisipasi sebelum mewabah. Agar tidak seperti wilayah Jatim yang sudah mewabah. (adr/lin)






Reporter: Andre Faidhil Falah

PATI – Polres Pati menggelar langkah preventif ke sejumlah peternakan lembu di Kecamatan Margorejo. Menyusul adanya temuan PMK di Jawa Timur. Kasi Humas Polres Pati Iptu Sukarno mengatakan, pemantauan hewan ternak penting dilakukan. Mengingat di Bumi Mina Tani banyak warga yang memiliki peternakan sapi. Juga berdasarkan keputusan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jateng. ”Di Margorejo kami kroscek dua kandang sapi. Totalnya ada 57 hewan,” katanya.

Pihaknya maraton ke sejumlah lokasi untuk memantau serta menghindarkan ternak di wilayah hukumnya terjangkit PMK. Sekaligus menyosialisasikan dan mengedukasi kepada peternak rojokoyo (sapi, kambing, dan kerbau).

”Penyakit PMK ini sedang mewabah. Oleh sebab itu, apabila ditemui hewan ternak yang mulutnya berbusa, kuku pecah-pecah, dan demam agar segera melapor kepada pihak terkait. Yaitu Dinas Peternakan atau dokter hewan,” imbaunya. ”Berdasarkan pantauannya, di Pati belum ditemukan PMK,” imbuhnya.

Baca Juga :  Jadi Ahli Gizi Harus Tahu Kebiasaan Makan Pasien Anak

Menurutnya, penyakit ini ganas dan cepat menular. Tingkat penularannya mencapai 90-100 persen. Makanya kami antisipasi sebelum mewabah. Agar tidak seperti wilayah Jatim yang sudah mewabah. (adr/lin)






Reporter: Andre Faidhil Falah

Most Read

Artikel Terbaru

/