alexametrics
30.2 C
Kudus
Tuesday, May 24, 2022

Waduh, Tiga Kecamatan di Pati Mulai Kekurangan Air Bersih

PATI – Sejumlah desa di Kabupaten Pati mengalami kekurangan air bersih. Desa-desa tersebut tersebar di tiga kecamatan. Yakni, Kecamatan Pucakwangi, Tambakromo, dan Jakenan.

Sejumlah desa dari kecamatan tersebut mulai digelontor bantuan air bersih kemarin (11/10). Seperti bantuan air yang diberikan ke Desa Tanjungsekar, Pucakwangi.

Desa itu diberikan bantuan air bersih 8.500 liter. Bantuan itu diberikan sejumlah kelompok peduli bencana kekeringan di Pati.


Di sisi lain, pemerintah kabupaten Pati mencatat desa-desa lain yang terdampak kekeringan. Di antaranya, Desa Sinomwidodo,Tambakromo sebanyak tiga tangki, dan desa Kedungmulya, Jakenan sebanyak tiga tangki, dan Desa Tanjungsekar, Pucakwangi sebanyak lima tangki.

”Itu 7-8 Oktober pemberian bantuannya. Sampai hari ini belum ada permintaan bantuan lain dari Kades,” kata Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Pati Martinus Budi Prasetya dikonfirmasi kemarin.

Sementara itu, Ketua Koordinator Koalisi Pemuda Peduli (KP3) Kabupaten Pati  Djunaedi menambahkan, adanya kegiatan droping air bersih di Desa Tanjungsari dikarenakan desa tersebut setiap tahunnya alami kekeringan. Oleh sebab itu, perlu adanya bantuan air bersih.

Baca Juga :  Antisipasi Kelangkaan, Petani di Pati Ini Sulap Kotoran Burung Jadi Pupuk

”Ada berbagai macam kegiatan sosial yang kami lakukan. Namun, saat ini hanya difokuskan untuk kegiatan sosial memberi bantuan air. Karena bulan ini banyak desa yang mengalami kekeringan,” tambahnya.

Dengan adanya bantuan air bersih tersebut. Lanjut dia, semoga dapat bermanfaat untuk masyarakat setempat. Baik untuk kegiatan mandi cuci kakus (MCK) serta persediaan air untuk kebutuhan sehari-hari.

Kepala Desa Tanjungsari Iriyanto pun ikut berkomentar. Di beberapa dukuh di Desa Tanjungsari tidak memiliki sumber mata air. Selain itu, pihak pemerintah desa telah berusaha untuk menanggulangi kekeringan dengan cara memberikan salah satu bantuan penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas) di Dukuh Sekar Bangan.

”Dengan adanya bantuan ini, kami sangat terbantu. Harapannya, semoga bantuan yang telah diberikan mendapat limpahan rahmat dari Allah. Serta semoga dalam melaksanakan kegiatan sosial diberikan kelancaran,” pungkasnya. (him)






Reporter: Andre Faidhil Falah

PATI – Sejumlah desa di Kabupaten Pati mengalami kekurangan air bersih. Desa-desa tersebut tersebar di tiga kecamatan. Yakni, Kecamatan Pucakwangi, Tambakromo, dan Jakenan.

Sejumlah desa dari kecamatan tersebut mulai digelontor bantuan air bersih kemarin (11/10). Seperti bantuan air yang diberikan ke Desa Tanjungsekar, Pucakwangi.

Desa itu diberikan bantuan air bersih 8.500 liter. Bantuan itu diberikan sejumlah kelompok peduli bencana kekeringan di Pati.

Di sisi lain, pemerintah kabupaten Pati mencatat desa-desa lain yang terdampak kekeringan. Di antaranya, Desa Sinomwidodo,Tambakromo sebanyak tiga tangki, dan desa Kedungmulya, Jakenan sebanyak tiga tangki, dan Desa Tanjungsekar, Pucakwangi sebanyak lima tangki.

”Itu 7-8 Oktober pemberian bantuannya. Sampai hari ini belum ada permintaan bantuan lain dari Kades,” kata Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Pati Martinus Budi Prasetya dikonfirmasi kemarin.

Sementara itu, Ketua Koordinator Koalisi Pemuda Peduli (KP3) Kabupaten Pati  Djunaedi menambahkan, adanya kegiatan droping air bersih di Desa Tanjungsari dikarenakan desa tersebut setiap tahunnya alami kekeringan. Oleh sebab itu, perlu adanya bantuan air bersih.

Baca Juga :  RS Keluarga Sehat Siaga 24 Jam selama Libur Lebaran

”Ada berbagai macam kegiatan sosial yang kami lakukan. Namun, saat ini hanya difokuskan untuk kegiatan sosial memberi bantuan air. Karena bulan ini banyak desa yang mengalami kekeringan,” tambahnya.

Dengan adanya bantuan air bersih tersebut. Lanjut dia, semoga dapat bermanfaat untuk masyarakat setempat. Baik untuk kegiatan mandi cuci kakus (MCK) serta persediaan air untuk kebutuhan sehari-hari.

Kepala Desa Tanjungsari Iriyanto pun ikut berkomentar. Di beberapa dukuh di Desa Tanjungsari tidak memiliki sumber mata air. Selain itu, pihak pemerintah desa telah berusaha untuk menanggulangi kekeringan dengan cara memberikan salah satu bantuan penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas) di Dukuh Sekar Bangan.

”Dengan adanya bantuan ini, kami sangat terbantu. Harapannya, semoga bantuan yang telah diberikan mendapat limpahan rahmat dari Allah. Serta semoga dalam melaksanakan kegiatan sosial diberikan kelancaran,” pungkasnya. (him)






Reporter: Andre Faidhil Falah

Most Read

Artikel Terbaru

/