alexametrics
26.4 C
Kudus
Thursday, May 12, 2022

Jalan Provinsi Tayu-Puncel Rusak Parah Akhirnya Ditambal   

PATI – Pemkab Pati berencana memperbaiki jalan raya Tayu-Puncel. Rencananya, hari ini (12/5) akan diaspal.

Perbaikan jalan tersebut di jalan provinsi turut Desa Kembang, Dukuhseti. Sebelum diaspal, jalan berlubang ditambal base course (lapis pondasi dari pecahan batu) dulu.

”Pada Rabu (11/5) sudah mulai penambalan base course di ruas jalan itu. Kemudian dipadatkan. Lalu, dilanjut dilapisi aspal di atasnya pada Kamis (12/5),” terang Kasi Peningkatan Jalan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Pati Hasto Utomo.


Di ruas jalan tersebut, sementara ini sepanjang 500 meter-an akan diaspal. Lokasi perbaikan jalan dilakukan sesuai presentase kerusakan jalan di sana.

Sebelumnya, masyarakat Desa Kembang, Dukuhseti mengeluhkan adanya kerusakan jalan itu. Beberapa warga sekitar nampak berunjuk rasa dengan berbagai parodi. Mereka menanam pohon pisang hingga mancing ikan nila di lubang jalan itu.

”Saya di pesan WhatsApp (WA) Pak bupati supaya memperbaiki jalan Tayu-Puncel. Sementara ini, dipelihara dulu jalannya (diaspal Latasir),” kata Hasto.

Baca Juga :  36 Desa di Pati Belum Ajukan Pencairan Dana Desa, Apa Sebab?

Jalan Provinsi turut Desa Kembang, Dukuhseti berlubang yang membuat warga sekitar turun ke jalan. Itu untuk memprotes pemerintah soal ruas jalan provinsi yang rusak itu. Jalan yang berlubang ditanam pohon pisang dan dibuat mancing Ikan Nila.

Sementara di jalan raya Tayu-Puncel itu sejauh 18 kilometer (km). Namun, 60 persen kondisi jalan mengalami kerusakan. Banyak jalan berlubang dan kubangan di jalan itu.

”Separuh lebih jalan Tayu-Puncel kini kondisinya rusak parah. Jalan berlubang ini digenangi air hujan. Karena itu, pengguna jalan sering keblegong. Selain itu, kerap terjadi kecelakaan saat warga melintas,” ujar warga Desa Kembang, Dukuhseti Jumawi.

Di samping itu, menurut Jumawi, curah hujan menjadi salah satu penyebab akses jalan yang menghubungkan Kabupaten Pati dengan Jepara itu rusak parah. Rusaknya jalan diperparah dengan banyaknya aktivitas truk dump bermuatan belasan ton yang setiap hari melintas di jalur tersebut. (adr/him)

 

PATI – Pemkab Pati berencana memperbaiki jalan raya Tayu-Puncel. Rencananya, hari ini (12/5) akan diaspal.

Perbaikan jalan tersebut di jalan provinsi turut Desa Kembang, Dukuhseti. Sebelum diaspal, jalan berlubang ditambal base course (lapis pondasi dari pecahan batu) dulu.

”Pada Rabu (11/5) sudah mulai penambalan base course di ruas jalan itu. Kemudian dipadatkan. Lalu, dilanjut dilapisi aspal di atasnya pada Kamis (12/5),” terang Kasi Peningkatan Jalan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Pati Hasto Utomo.

Di ruas jalan tersebut, sementara ini sepanjang 500 meter-an akan diaspal. Lokasi perbaikan jalan dilakukan sesuai presentase kerusakan jalan di sana.

Sebelumnya, masyarakat Desa Kembang, Dukuhseti mengeluhkan adanya kerusakan jalan itu. Beberapa warga sekitar nampak berunjuk rasa dengan berbagai parodi. Mereka menanam pohon pisang hingga mancing ikan nila di lubang jalan itu.

”Saya di pesan WhatsApp (WA) Pak bupati supaya memperbaiki jalan Tayu-Puncel. Sementara ini, dipelihara dulu jalannya (diaspal Latasir),” kata Hasto.

Baca Juga :  Segera Dibongkar, Penghuni Eks Lokalisasi LI Diberi Surat Terakhir

Jalan Provinsi turut Desa Kembang, Dukuhseti berlubang yang membuat warga sekitar turun ke jalan. Itu untuk memprotes pemerintah soal ruas jalan provinsi yang rusak itu. Jalan yang berlubang ditanam pohon pisang dan dibuat mancing Ikan Nila.

Sementara di jalan raya Tayu-Puncel itu sejauh 18 kilometer (km). Namun, 60 persen kondisi jalan mengalami kerusakan. Banyak jalan berlubang dan kubangan di jalan itu.

”Separuh lebih jalan Tayu-Puncel kini kondisinya rusak parah. Jalan berlubang ini digenangi air hujan. Karena itu, pengguna jalan sering keblegong. Selain itu, kerap terjadi kecelakaan saat warga melintas,” ujar warga Desa Kembang, Dukuhseti Jumawi.

Di samping itu, menurut Jumawi, curah hujan menjadi salah satu penyebab akses jalan yang menghubungkan Kabupaten Pati dengan Jepara itu rusak parah. Rusaknya jalan diperparah dengan banyaknya aktivitas truk dump bermuatan belasan ton yang setiap hari melintas di jalur tersebut. (adr/him)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/