alexametrics
26.5 C
Kudus
Tuesday, May 17, 2022

BOR di Pati Turun Drastis, dari 400 Pasien Kini Tinggal 36

PATI – Rumah Sakit Keluarga Sehat (KSH) Pati meng gelar talk show lawan Covid-19 di Ruang Pringgitan Setda Pati kemarin. Salah satunya membahas kasus Covid-19 di Pati yang turun. Dilihat dari bed occupancy rate (BOR), semula dari 400 pasien kini hanya 36.

Acara itu dinarasumberi oleh Bupati Pati Haryanto, Dandim 0718 Pati Letkol Czi Adi Ilham Zamani, Wakapolres Pati Kompol Sumiarta Dilantik, dan Direktur RS KSH Pati Kelvin Kurniawan.

Bupati Pati Haryanto mengatakan, kondisi Covid-19 di Pati ini sudah mereda. Semula zona merah. Sekarang turun menjadi oranye. Itu terhitung mulai awal Juni hingga sekarang.


”Penanganan covid-19 ini tak bisa sendiri. Tapi harus bersama-sama dari semua lini. Memang ini tidak mudah. Soalnya butuh kesabaran dan ketegasan,” ujarnya.

Tak hanya itu, soal kondisi Bed Occupancy Ratio (BOR), Haryanto menerangkan kalau kondisinya sudah membaik juga. Saat ini BOR hanya 15,49 persen dari 10 RS. ”Dulu memang penuh. Dari 400 bed itu. Tapi sekarang hanya 36 pasien saja,” paparnya.

Baca Juga :  Airlangga Ingatkan Perlunya Akselerasi Vaksinasi dan Disiplin Prokes

Haryanto mengaku, dari data tersebut itu menjawab fungsi PPKM. Soalnya dengan adanya kebijakan itu situasi korona melandai. ”Aktivitas masyarakat diatur. Jika tak ada yang mengatur, bagaimana kondisi saat ini? Dengan aturan itu kan sekarang sudah melandai,” bebernya.

Direktur RS KSH Pati dr. Kelvin Kurniawan menambahkan, kondisi di rumah sakitnya juga sudah longgar. Begitupula kondisi di RS KSH Tayu. Rata-rata hanya menampung delapan pasien Covid-19.

”Kami mengembalikan fungsi perawatan. Mengurangi petugas di ruang Covid-19. Soalnya kondisi sudah membaik,” harapnya. (adr)

PATI – Rumah Sakit Keluarga Sehat (KSH) Pati meng gelar talk show lawan Covid-19 di Ruang Pringgitan Setda Pati kemarin. Salah satunya membahas kasus Covid-19 di Pati yang turun. Dilihat dari bed occupancy rate (BOR), semula dari 400 pasien kini hanya 36.

Acara itu dinarasumberi oleh Bupati Pati Haryanto, Dandim 0718 Pati Letkol Czi Adi Ilham Zamani, Wakapolres Pati Kompol Sumiarta Dilantik, dan Direktur RS KSH Pati Kelvin Kurniawan.

Bupati Pati Haryanto mengatakan, kondisi Covid-19 di Pati ini sudah mereda. Semula zona merah. Sekarang turun menjadi oranye. Itu terhitung mulai awal Juni hingga sekarang.

”Penanganan covid-19 ini tak bisa sendiri. Tapi harus bersama-sama dari semua lini. Memang ini tidak mudah. Soalnya butuh kesabaran dan ketegasan,” ujarnya.

Tak hanya itu, soal kondisi Bed Occupancy Ratio (BOR), Haryanto menerangkan kalau kondisinya sudah membaik juga. Saat ini BOR hanya 15,49 persen dari 10 RS. ”Dulu memang penuh. Dari 400 bed itu. Tapi sekarang hanya 36 pasien saja,” paparnya.

Baca Juga :  Balar Yogyakarta Sebut Wilayah Pegunungan Muria Banyak Situs Sejarah

Haryanto mengaku, dari data tersebut itu menjawab fungsi PPKM. Soalnya dengan adanya kebijakan itu situasi korona melandai. ”Aktivitas masyarakat diatur. Jika tak ada yang mengatur, bagaimana kondisi saat ini? Dengan aturan itu kan sekarang sudah melandai,” bebernya.

Direktur RS KSH Pati dr. Kelvin Kurniawan menambahkan, kondisi di rumah sakitnya juga sudah longgar. Begitupula kondisi di RS KSH Tayu. Rata-rata hanya menampung delapan pasien Covid-19.

”Kami mengembalikan fungsi perawatan. Mengurangi petugas di ruang Covid-19. Soalnya kondisi sudah membaik,” harapnya. (adr)

Most Read

Artikel Terbaru

/