alexametrics
26.4 C
Kudus
Thursday, May 12, 2022

Bentuk Aliansi Seniman, Ketua PAC PDI-P Pati Kota Patut Diapresiasi

PATI – Kiprah kader Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan di Kabupaten Pati patut mendapat apresiasi. Karena selalu berkomitmen membantu masyarakat di tengah kesulitan yang menghimpit. Hal ini seperti yang dilakukan Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Pati Kota Noto Subiyanto.

Pria yang menjadi anggota Komisi D DPRD Pati ini bersama sejumlah seniman di Kota Mina Tani mendirikan aliansi seniman. Pembentukan aliansi seniman ini tercetus atas rasa senasib dan sepenanggungan para pelaku seni di Kabupaten Pati yang megap-megap dihantam pandemi Covid-19 karena tidak bisa pentas. Dari situlah Noto Subiyanto yang didapuk menjadi pembina aliansi seniman ini membentuk sebuah wadah untuk merangkul para seniman.

”Awalnya pembentukan itu karena seniman kesulitan di masa pandemic. Mereka tidak bisa pentas hingga sekarang. Kemudian mereka saya wadahi dan diberi bantuan-bantuan agar tetap bisa eksis,” jelas Noto kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Noto Subiyanto, Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Pati Kota (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)

Bentuk perhatian yang dilakukan antara lain memperjuangkan para seniman agar bisa kembali pentas. Apalagi di daerah-daerah lain kegiatan pentas kesenian sudah mulai dilakukan. Selain itu Noto juga terus mengawal para seniman untuk berdialog dengan bupati maupun DPRD.

Baca Juga :  Terjadi Sedimentasi, Tambat Kapal di Juwana Pati Dikeruk

”Selain itu tujuan wadah juga menjadi ruang curhat, kordinasi dan pelestarian kesenian tradisional di Kabupaten Pati agar tidak terkikis di tengah gempuran seni budaya dari luar ini. Kami terus mengusahakan para seniman agar bisa pentas. Beberapa waktu yang lalu para seniman kami wadahi untuk pentas virtual sudah berjalan enam kali. Kasihan para seniman ini mereka menjadi salah satu kelompok masyarakat yang sangat terdampak dengan pandemi,” imbuhnya.

Sementara itu Wakil Ketua Aliansi Seniman Deni Setya Asmara mengungkapkan banyak terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada para seniman. ”Wadah ini tentu akan menjadi tempat untuk memajukan kesenian di Kabupaten Pati. Tentunya kami semakin bersemangat untuk bangkit kembali setelah lama terpuruk,” papar pria yang bekerja sebagai MC ini. (zen)






Reporter: Achmad Ulil Albab

PATI – Kiprah kader Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan di Kabupaten Pati patut mendapat apresiasi. Karena selalu berkomitmen membantu masyarakat di tengah kesulitan yang menghimpit. Hal ini seperti yang dilakukan Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Pati Kota Noto Subiyanto.

Pria yang menjadi anggota Komisi D DPRD Pati ini bersama sejumlah seniman di Kota Mina Tani mendirikan aliansi seniman. Pembentukan aliansi seniman ini tercetus atas rasa senasib dan sepenanggungan para pelaku seni di Kabupaten Pati yang megap-megap dihantam pandemi Covid-19 karena tidak bisa pentas. Dari situlah Noto Subiyanto yang didapuk menjadi pembina aliansi seniman ini membentuk sebuah wadah untuk merangkul para seniman.

”Awalnya pembentukan itu karena seniman kesulitan di masa pandemic. Mereka tidak bisa pentas hingga sekarang. Kemudian mereka saya wadahi dan diberi bantuan-bantuan agar tetap bisa eksis,” jelas Noto kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Noto Subiyanto, Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Pati Kota (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)

Bentuk perhatian yang dilakukan antara lain memperjuangkan para seniman agar bisa kembali pentas. Apalagi di daerah-daerah lain kegiatan pentas kesenian sudah mulai dilakukan. Selain itu Noto juga terus mengawal para seniman untuk berdialog dengan bupati maupun DPRD.

Baca Juga :  Pemkab Pati Salurkan Bantuan Guru Rp 12,4 Miliar

”Selain itu tujuan wadah juga menjadi ruang curhat, kordinasi dan pelestarian kesenian tradisional di Kabupaten Pati agar tidak terkikis di tengah gempuran seni budaya dari luar ini. Kami terus mengusahakan para seniman agar bisa pentas. Beberapa waktu yang lalu para seniman kami wadahi untuk pentas virtual sudah berjalan enam kali. Kasihan para seniman ini mereka menjadi salah satu kelompok masyarakat yang sangat terdampak dengan pandemi,” imbuhnya.

Sementara itu Wakil Ketua Aliansi Seniman Deni Setya Asmara mengungkapkan banyak terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada para seniman. ”Wadah ini tentu akan menjadi tempat untuk memajukan kesenian di Kabupaten Pati. Tentunya kami semakin bersemangat untuk bangkit kembali setelah lama terpuruk,” papar pria yang bekerja sebagai MC ini. (zen)






Reporter: Achmad Ulil Albab

Most Read

Artikel Terbaru

/