alexametrics
31.4 C
Kudus
Friday, July 1, 2022

Geger! Warga Temukan Sesosok Mayat Pria di Pati, Begini Kronologinya

PATI – Warga Desa Ketanan, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria di tempat pembuatan batu bata pada Kamis (10/2) pagi. Diketahui, mayat tersebut merupakan warga RT 03/RW 01, Desa Ngemplak Lor, Kecamatan Margoyoso.

Menurut Pemilik tempat pembuatan bata, Sukarjo (70) mengungkapkan, mayat itu ditemukan istrinya, Sukarti (60) sekira pukul 06. 00. Penemuan itu diawali ketika Sukarti berniat bekerja membuat batu bata di tempat kejadian. Sementara Sukarjo, membeli sarapan di warung yang terletak dekat dengan kejadian.

“Saya boncengan dengan istri. Istri saya turunkan di tempat pembuatan batu. Saya sarapan di warung sebelah,” ujar Sukarjo.


Tidak berselang lama, dia yang baru duduk di warung kemudian didatangi  sang istri. Dia pun bergegas ke tempat kejadian dibarengi warga lainnya yang berada di warung.

“Ada pria yang terlentang meninggal lokasinya di pojokan. Istri saya sampai nggledak ndak kuat melihatnya,” tuturnya.

Dia menambahkan, setelah mengetahui penemuan mayat dia pun melaporkan kejadian itu kepada Pemerintah Desa (Pemdes) setempat. Kemudian Salah satu perangkat desa, Radipan mendatangi lokasi dan mengecek kondisi mayat.

Baca Juga :  DPRD Pati Minta Demo Larangan Tarling Dibatalkan, Ini Alasannya

“Saya menemukan kunci motor dan handphone. Di tempat kejadian juga ada motor Vario warna putih. Saya lalu melihat HP dia ada delapan panggilan yang tak terjawab. Terus saya telpon balik ternyata mayat tersebut adalah sopir bus antar jemput karyawan sebuah perusahaan,” ungkap Radipan.

Radipan pun menghubungi kepolisian setempat. Berdasarkan keterangan Polres Pati, korban meninggal diduga terkena serangan jantung.

“Kesimpulan dari hasil pemeriksaan tim medis bahwa mayat diperkirakan meninggal karena penyakit jantung dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan,” kata Kasubbag Humas Polres Pati Iptu Sukarno.

Setelah penemuan tersebut, mayat pun kemudian dikebumikan di tempat pemakaman umum Desa Ngemplak Kidul. “Korban mempunyai riwayat penyakit Jantung yang sudah lama diderita. Atas kejadian tersebut pihak keluarga kemudian menerima,” tandas Sukarno. (adr/khim)






Reporter: Andre Faidhil Falah

PATI – Warga Desa Ketanan, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria di tempat pembuatan batu bata pada Kamis (10/2) pagi. Diketahui, mayat tersebut merupakan warga RT 03/RW 01, Desa Ngemplak Lor, Kecamatan Margoyoso.

Menurut Pemilik tempat pembuatan bata, Sukarjo (70) mengungkapkan, mayat itu ditemukan istrinya, Sukarti (60) sekira pukul 06. 00. Penemuan itu diawali ketika Sukarti berniat bekerja membuat batu bata di tempat kejadian. Sementara Sukarjo, membeli sarapan di warung yang terletak dekat dengan kejadian.

“Saya boncengan dengan istri. Istri saya turunkan di tempat pembuatan batu. Saya sarapan di warung sebelah,” ujar Sukarjo.

Tidak berselang lama, dia yang baru duduk di warung kemudian didatangi  sang istri. Dia pun bergegas ke tempat kejadian dibarengi warga lainnya yang berada di warung.

“Ada pria yang terlentang meninggal lokasinya di pojokan. Istri saya sampai nggledak ndak kuat melihatnya,” tuturnya.

Dia menambahkan, setelah mengetahui penemuan mayat dia pun melaporkan kejadian itu kepada Pemerintah Desa (Pemdes) setempat. Kemudian Salah satu perangkat desa, Radipan mendatangi lokasi dan mengecek kondisi mayat.

Baca Juga :  Kodim Pati Sosialisasi Rekrutmen Prajurit Santri, Tangkal Paham Radikal

“Saya menemukan kunci motor dan handphone. Di tempat kejadian juga ada motor Vario warna putih. Saya lalu melihat HP dia ada delapan panggilan yang tak terjawab. Terus saya telpon balik ternyata mayat tersebut adalah sopir bus antar jemput karyawan sebuah perusahaan,” ungkap Radipan.

Radipan pun menghubungi kepolisian setempat. Berdasarkan keterangan Polres Pati, korban meninggal diduga terkena serangan jantung.

“Kesimpulan dari hasil pemeriksaan tim medis bahwa mayat diperkirakan meninggal karena penyakit jantung dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan,” kata Kasubbag Humas Polres Pati Iptu Sukarno.

Setelah penemuan tersebut, mayat pun kemudian dikebumikan di tempat pemakaman umum Desa Ngemplak Kidul. “Korban mempunyai riwayat penyakit Jantung yang sudah lama diderita. Atas kejadian tersebut pihak keluarga kemudian menerima,” tandas Sukarno. (adr/khim)






Reporter: Andre Faidhil Falah

Most Read

Artikel Terbaru

/