alexametrics
28.4 C
Kudus
Wednesday, September 28, 2022

Luwur Syekh Mutamakkin Kajen Pati Diminati Orang Perkapalan

PATI Tahun ini rangkaian haul Mbah Mutamakkin mulai 6-8 Agustus. Buka luwur atau buka selambu Mbah Mutamakkin pada Sabtu (6/8) lalu. Tahtimul Quran bin Nadhor pada Minggu (7/8) di makam waliyullah tersebut. Sedangkan kemarin (8/8) kegiatan carnaval di halaman Pesantren Ma’had.

Sejumlah tokoh yang hadir yakni KH Bahaudin (Gus Baha), KH Muadz, KH Ahmad Zakki, dan KH Masyfu Durri.

Selambu atau luwur dilelang bagi para peziarah yang datang dari berbagai Nusantara. Selambu makam Syeh Mutamakkin itu dipotong-potong dan dibagi-bagi ke para pelelang yang banyak datang dari orang-orang perkapalan.


Meski masa pandemi penyelenggaraan terbatas, buka luwur kali ini terasa euforianya. Sebab kali ini diselenggarakan pasca pandemi sehingga berlangsung sangat meriah. Tak luput para pedagang juga antusias ikut meramaikan.

Kemarin (8/8), ribuan orang tampak memadati Desa Kajen untuk menyaksikan karnaval tersebut. Keunikan karnaval haul Mbah Mutamakkin ini adalah adanya parade tim marching band yang menyedot animo penonton baik dari wilayah Kecamatan Margoyoso sendiri maupun luar daerah.

Mereka rela menunggu di pinggir jalan untuk melihat karnaval yang diikuti puluhan lembaga pendidikan dan pemuda desa setempat.

Baca Juga :  Jaksa Masuk Sekolah, Kejari Pati Berikan Wawasan Hukum untuk Siswa SMA/SMK

Selain lembaga pendidikan, perguruan Islam setempat, beberapa perguruan Islam luar Kajen juga ikut memeriahkan karnaval ini. Setidaknya ada 29 peserta yang mengikuti karnaval ini.

”Peserta karnaval banyak ada sekitar 29 peserta. Dari 13 RT yang memeriahkan dan beberapa perguruan Islam seperti Cordova, Al-Hikmah, Salafiah, Matholiul Falah dan banyak lagi. Ada juga peserta dari Kendal dan Sarang,” jelas Sekretaris Panitia Haul Mbah Mutamakkin Kajen 2022, Abdul Karim.

Para peserta ini menampilkan berbagai kesenian selain marching band ada kegiatan fashion show jalanan hingga pentas musik. Mereka berkeliling Desa Kajen mulai pukul 13.00 hingga sore.

Selain karnaval, Haul Mbah Mutamakkin Kajen 2022 ini juga dimeriahkan berbagai acara lainnya.

”Pada tahun 2022 ini memang digelar secara terbuka setelah adanya pandemi Covid-19. Ini digelar terbuka untuk umum seperti tahun-tahun sebelum pandemi. Tapi ini lebih meriah. Banyak peserta dan antusiasme masyarakat,” imbuhnya. (aua/him)






Reporter: Achmad Ulil Albab

PATI Tahun ini rangkaian haul Mbah Mutamakkin mulai 6-8 Agustus. Buka luwur atau buka selambu Mbah Mutamakkin pada Sabtu (6/8) lalu. Tahtimul Quran bin Nadhor pada Minggu (7/8) di makam waliyullah tersebut. Sedangkan kemarin (8/8) kegiatan carnaval di halaman Pesantren Ma’had.

Sejumlah tokoh yang hadir yakni KH Bahaudin (Gus Baha), KH Muadz, KH Ahmad Zakki, dan KH Masyfu Durri.

Selambu atau luwur dilelang bagi para peziarah yang datang dari berbagai Nusantara. Selambu makam Syeh Mutamakkin itu dipotong-potong dan dibagi-bagi ke para pelelang yang banyak datang dari orang-orang perkapalan.

Meski masa pandemi penyelenggaraan terbatas, buka luwur kali ini terasa euforianya. Sebab kali ini diselenggarakan pasca pandemi sehingga berlangsung sangat meriah. Tak luput para pedagang juga antusias ikut meramaikan.

Kemarin (8/8), ribuan orang tampak memadati Desa Kajen untuk menyaksikan karnaval tersebut. Keunikan karnaval haul Mbah Mutamakkin ini adalah adanya parade tim marching band yang menyedot animo penonton baik dari wilayah Kecamatan Margoyoso sendiri maupun luar daerah.

Mereka rela menunggu di pinggir jalan untuk melihat karnaval yang diikuti puluhan lembaga pendidikan dan pemuda desa setempat.

Baca Juga :  Bupati Pati Pastikan Gedung Senam Dibangun pada Anggaran Perubahan

Selain lembaga pendidikan, perguruan Islam setempat, beberapa perguruan Islam luar Kajen juga ikut memeriahkan karnaval ini. Setidaknya ada 29 peserta yang mengikuti karnaval ini.

”Peserta karnaval banyak ada sekitar 29 peserta. Dari 13 RT yang memeriahkan dan beberapa perguruan Islam seperti Cordova, Al-Hikmah, Salafiah, Matholiul Falah dan banyak lagi. Ada juga peserta dari Kendal dan Sarang,” jelas Sekretaris Panitia Haul Mbah Mutamakkin Kajen 2022, Abdul Karim.

Para peserta ini menampilkan berbagai kesenian selain marching band ada kegiatan fashion show jalanan hingga pentas musik. Mereka berkeliling Desa Kajen mulai pukul 13.00 hingga sore.

Selain karnaval, Haul Mbah Mutamakkin Kajen 2022 ini juga dimeriahkan berbagai acara lainnya.

”Pada tahun 2022 ini memang digelar secara terbuka setelah adanya pandemi Covid-19. Ini digelar terbuka untuk umum seperti tahun-tahun sebelum pandemi. Tapi ini lebih meriah. Banyak peserta dan antusiasme masyarakat,” imbuhnya. (aua/him)






Reporter: Achmad Ulil Albab

Most Read

Artikel Terbaru