alexametrics
28.6 C
Kudus
Friday, July 29, 2022

Duh! Berusia Uzur, Tujuh Mobil Pemadam Kebakaran di Pati Jadi Sorotan Masyarakat

PATI – Penambahan mobil pemadam kebakaran menjadi perhatian. Masyarakat meminta kepada pemerintah agar tiap kecamatan minimal dilengkapi satu unit mobil pemadam kebakaran. Hal ini sebagai upaya untuk mempercepat penanganan setiap terjadi kebakaran.

“Pengadaan mobil pemadam kebakaran di tiap kecamatan, menjadi salah satu harapan masyarakat. Agar dapat mempercepat penanganan ketika terjadi musibah kebakaran. Di Pati cukup sering terjadi kebakaran baik rumah maupun tempat usaha, seperti gudang, dan bengkel,” jelas anggota Komisi A DPRD Kabupaten Pati Muslihan.

Penambahan armada pemadam kebakaran di Kabupaten Pati mendapat sorotan masyarakat, melalui forum reses tahap 1 tahun 2022 yang dilakukan oleh DPRD Kabupaten Pati. Penambahan armada pemadam kebakaran ini menjadi usulan masyarakat dari daerah pemilihan (dapil) 5. Dapil 5 terdiri dari wilayah Kayen, Gabus, Sukolilo, dan Tambakromo.


Untuk diketahui angka kejadian kebakaran di Kota Mina Tani ini cukup tinggi. Pada tahun 2021 total ada sekitar 85 kejadian kebakaran. Tahun ini juga sering terjadi kebakaran, khususnya di rumah-rumah. Pengadaan tambahan armada pemadam kebakaran ini dinilai penting, sebab bisa menanggulangi sejak awal untuk memberikan pertolongan pertama jika terjadi kebakaran.

Baca Juga :  Hasil Verifikasi Ribuan ASN di Pati Dapat Bansos: Hanya Dua yang Terima

Sementara itu Kabid Pemadam Kebakaran dan Linmas Satpol PP Kabupaten Pati Mirza Nur Hidayat mengungkapkan dari total 10 armada truk damkar hanya 3 unit yang berusia muda. Selebihnya sudah uzur meskipun masih bisa digunakan.

“Kami juga kesulitan untuk mengajukan armada baru. Apalagi sejak ada pandemic Covid-19 anggaran sering kena refocusing. Berulang kali mengajukan anggaran tambahan armada baru belum bisa direalisasikan. Armada baru nantinya, diharapkan bisa memperkuat pos-pos damkar yang ada di masing-masing eks kawedanan. Saat ini selain pos induk di Jalan Supriyadi Pati Kota, ada pos damkar di Juwana, Tambakromo. Kurang untuk pembentukan pos damkar di Tayu dan Jakenan,” jelas Mirza. (aua/him)






Reporter: Achmad Ulil Albab

PATI – Penambahan mobil pemadam kebakaran menjadi perhatian. Masyarakat meminta kepada pemerintah agar tiap kecamatan minimal dilengkapi satu unit mobil pemadam kebakaran. Hal ini sebagai upaya untuk mempercepat penanganan setiap terjadi kebakaran.

“Pengadaan mobil pemadam kebakaran di tiap kecamatan, menjadi salah satu harapan masyarakat. Agar dapat mempercepat penanganan ketika terjadi musibah kebakaran. Di Pati cukup sering terjadi kebakaran baik rumah maupun tempat usaha, seperti gudang, dan bengkel,” jelas anggota Komisi A DPRD Kabupaten Pati Muslihan.

Penambahan armada pemadam kebakaran di Kabupaten Pati mendapat sorotan masyarakat, melalui forum reses tahap 1 tahun 2022 yang dilakukan oleh DPRD Kabupaten Pati. Penambahan armada pemadam kebakaran ini menjadi usulan masyarakat dari daerah pemilihan (dapil) 5. Dapil 5 terdiri dari wilayah Kayen, Gabus, Sukolilo, dan Tambakromo.

Untuk diketahui angka kejadian kebakaran di Kota Mina Tani ini cukup tinggi. Pada tahun 2021 total ada sekitar 85 kejadian kebakaran. Tahun ini juga sering terjadi kebakaran, khususnya di rumah-rumah. Pengadaan tambahan armada pemadam kebakaran ini dinilai penting, sebab bisa menanggulangi sejak awal untuk memberikan pertolongan pertama jika terjadi kebakaran.

Baca Juga :  Pihak Swasta Wacanakan Sponsori Persipa Pati di Putaran Liga 3 Nasional

Sementara itu Kabid Pemadam Kebakaran dan Linmas Satpol PP Kabupaten Pati Mirza Nur Hidayat mengungkapkan dari total 10 armada truk damkar hanya 3 unit yang berusia muda. Selebihnya sudah uzur meskipun masih bisa digunakan.

“Kami juga kesulitan untuk mengajukan armada baru. Apalagi sejak ada pandemic Covid-19 anggaran sering kena refocusing. Berulang kali mengajukan anggaran tambahan armada baru belum bisa direalisasikan. Armada baru nantinya, diharapkan bisa memperkuat pos-pos damkar yang ada di masing-masing eks kawedanan. Saat ini selain pos induk di Jalan Supriyadi Pati Kota, ada pos damkar di Juwana, Tambakromo. Kurang untuk pembentukan pos damkar di Tayu dan Jakenan,” jelas Mirza. (aua/him)






Reporter: Achmad Ulil Albab

Most Read

Artikel Terbaru

/