alexametrics
25.9 C
Kudus
Saturday, August 6, 2022

Kabar Baik, Usulan Motor Baru Kades se-Pati Disetujui Bupati, Berapa Anggaranya?

PATI – Kabar gembira bagi kepala desa (kades) se-Kabupaten Pati. Bupati Haryanto menyetujui usulan motor baru untuk kades.

Haryanto mengatakan, alokasi pengadaan untuk pembelian sepeda motor dinas ini direalisasikan pada 2023. Pihaknya sudah mengalokasikan anggaran untuk itu.

”Untuk usulan kendaraan dinas untuk kades sudah dialokasikan. 2023 direalisasikan,” tegasnya.


Usulan motor yang disampaikan para kades ini bervariasi. Ada yang minta PCX. Juga ada KLX. Lanjut Haryanto, jenis kendaraan tersebut belum bisa dipastikan. Anggarannya menyesuaikan keuangan daerah.

”Kalau PCX atau KLX itu belum bisa dipastikan. Nanti kami sesuaikan dengan kondisi keuangan daerah. Pastinya, kendaraan dinas ini layak untuk para kades,” katanya.

Sayangnya, Haryanto tak bisa membeberkan berapa anggaran untuk pengadaan motor dinas tersebut. Saat disinggung berapa anggaran yang diploting, dia tak jelaskan nominalnya.

”Intinya sudah kami alokasikan untuk anggaran sepeda motor. Tapi tak tahu jenisnya. Pastinya ini layak apabila dipakai untuk memboncengkan pacarnya,” ucapnya.

Baca Juga :  Persipa Pati Targetkan Tembus Semifinal Liga 3 Nasional

Berdasarkan berita sebelumnya, ratusan Kades di Kabupaten Pati yang tergabung Paguyuban Perangkat Desa dan Kepala Desa Kabupaten Pati (Pasopati) mendatangi DPRD setempat pada Kamis (24/2). Salah satu aspirasinya, meminta motor baru lantaran sudah 10 tahun tak ganti kendaraan. Mereka menyampaikan aspirasi ini kepada wakil rakyat agar diteruskan kepada Pemkab Pati.

Para Kades di Kabupaten Pati ini meminta pengadaan motor dinas baru. Karena sudah 10 tahun belum ada kendaraan baru. Permintaannya, ada yang Vario, Nmax, dan KLX. ”Sepeda motor dinas kami sudah 10 tahun tak diganti. Usulan kami PCX,” ujar Kades Semampir Pramono.

Kemudian, Ketua Pasopati Pandoyo menambahkan, permintaan ini dikarenakan fasilitas kendaraan bermotor di desa sudah berumur puluhan tahun. Menurutnya perlu peremajaan.  ”Karena dirasa masih minIm sehingga kami perjuangan. Harapannya terealisasikan,” paparnya saat audiensi dengan DPRD baru-baru ini. (adr/war)






Reporter: Andre Faidhil Falah

PATI – Kabar gembira bagi kepala desa (kades) se-Kabupaten Pati. Bupati Haryanto menyetujui usulan motor baru untuk kades.

Haryanto mengatakan, alokasi pengadaan untuk pembelian sepeda motor dinas ini direalisasikan pada 2023. Pihaknya sudah mengalokasikan anggaran untuk itu.

”Untuk usulan kendaraan dinas untuk kades sudah dialokasikan. 2023 direalisasikan,” tegasnya.

Usulan motor yang disampaikan para kades ini bervariasi. Ada yang minta PCX. Juga ada KLX. Lanjut Haryanto, jenis kendaraan tersebut belum bisa dipastikan. Anggarannya menyesuaikan keuangan daerah.

”Kalau PCX atau KLX itu belum bisa dipastikan. Nanti kami sesuaikan dengan kondisi keuangan daerah. Pastinya, kendaraan dinas ini layak untuk para kades,” katanya.

Sayangnya, Haryanto tak bisa membeberkan berapa anggaran untuk pengadaan motor dinas tersebut. Saat disinggung berapa anggaran yang diploting, dia tak jelaskan nominalnya.

”Intinya sudah kami alokasikan untuk anggaran sepeda motor. Tapi tak tahu jenisnya. Pastinya ini layak apabila dipakai untuk memboncengkan pacarnya,” ucapnya.

Baca Juga :  Wacana Pembongkaran Lokalisasi, Paguyuban LI: Apapun Hasilnya Diterima

Berdasarkan berita sebelumnya, ratusan Kades di Kabupaten Pati yang tergabung Paguyuban Perangkat Desa dan Kepala Desa Kabupaten Pati (Pasopati) mendatangi DPRD setempat pada Kamis (24/2). Salah satu aspirasinya, meminta motor baru lantaran sudah 10 tahun tak ganti kendaraan. Mereka menyampaikan aspirasi ini kepada wakil rakyat agar diteruskan kepada Pemkab Pati.

Para Kades di Kabupaten Pati ini meminta pengadaan motor dinas baru. Karena sudah 10 tahun belum ada kendaraan baru. Permintaannya, ada yang Vario, Nmax, dan KLX. ”Sepeda motor dinas kami sudah 10 tahun tak diganti. Usulan kami PCX,” ujar Kades Semampir Pramono.

Kemudian, Ketua Pasopati Pandoyo menambahkan, permintaan ini dikarenakan fasilitas kendaraan bermotor di desa sudah berumur puluhan tahun. Menurutnya perlu peremajaan.  ”Karena dirasa masih minIm sehingga kami perjuangan. Harapannya terealisasikan,” paparnya saat audiensi dengan DPRD baru-baru ini. (adr/war)






Reporter: Andre Faidhil Falah

Most Read

Artikel Terbaru

/