alexametrics
25.9 C
Kudus
Saturday, August 6, 2022

Beragam Produk Unggulan Kabupaten Pati Dipamerkan di Pragolo Pati Festival 2022

PATI – Pragolo Pati Festival 2022 mulai digelar kemarin pagi. Event ini diprakarsai Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Pati di halaman Plaza Pragola Pati.

Beragam produk unggulan di semua wilayah Kabupaten Pati dipamerkan dalam event tersebut. Antara lain, seperti gula aren dan kopi dari Jrahi Kecamatan Gunungwungkal hingga produk pertanian seperti jeruk pamelo dari Gembong dan kelapa kopyor dari Dukuhseti.

Event tersebut digelar selama tiga hari (5-7/8). Diikuti 77 peserta dengan berbagai rangkaian acara menarik dengan mengambil tema ”Bangkit dari Pandemi”.


Bupati Pati Haryanto menyampaikan, ini menjadi event kali pertama yang diselenggarakan cukup besar sejak terjadinya pandemi Covid-19.

Bupati Haryanto menyebut, penyelenggaraan kegiatan tersebut tidak mempengaruhi anggaran daerah lantaran mendapat support dan dukungan dari pihak terkait. Seperti Bank Jateng Rp 1,8 miliar yang telah terbagi, di antaranya untuk pengembangan UMKM di Pati.

”Selain kegiatan yang luar biasa ini, pemerintah pun telah memberikan banyak sarana prasarana di Plaza Pragolo yang belum dikenakan biaya. Hal ini bertujuan untuk membangkitkan dan mendongkrak para pelaku ekonomi,” jelasnya.

Lebih lanjut pihaknya berharap, nantinya usai festival tersebut, dapat dilanjutkan dengan aktif di tengah masyarakat dan tidak sebatas pameran selama tiga hari itu. Sebab, hal ini bertujuan pula untuk menyampaikan kepada masyarakat, bahwa UMKM berperan membangkitkan perekonomian di Bumi Mina Tani.

Selain itu, Bupati Pati Haryanto didampingi forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) juga berkesempatan meresmikan Rumah Kreatif sebagai pusat kegiatan UMKM yang dibangun di halaman Plaza Pragolo.

Baca Juga :  Penjaga Sekolah di Pati Diberi Bantuan Rp 500 Ribu dari Baznas

”Terima kasih atas peran sertanya bagi semua pihak maupun stakeholder yang turut memeriahkan kegiatan ini. Jadi di akhir-akhir masa jabatan saya setelah dua periode saya menjabat, saya sudah berupaya memberikan sumbangsih kepada masyarakat pada OPD dan jajaran. Paling tidak, memberikan nuansa yang baik, contoh yang baik agar nantinya dapat dilanjutkan penerus saya. Jangan sampai yang baik malah menurun,” paparnya.

Usai membuka festival dan meresmikan Rumah Kreatif, pihaknya menyempatkan mengunjungi stan-stan. Ia berpesan ekonomi-ekonomi kreatif memang perlu dibangkitkan akan lebih banyak membuahkan hasil.

Sementara itu, Kepala Disdagperin Pati Hadi Santosa menyampaikan, pameran ini merupakan salah satu kegiatan dalam rangka membangkitkan industri kecil menengah, usaha mikro kecil menengah, paguyuban pegiat seni serta sebagai media untuk memperluas jejaring guna mengembangkan produk daerah.

”Selain itu, kegiatan ini juga dalam rangka menyambut HUT ke-77 Kemerdekaan RI serta Hari Jadi Pati ke-699. Dari 77 peserta yang mengikuti, telah menempati 83 stan yang disediakan meliputi OPD (organisasi perangkat daerah), instansi vertikal, instansi pelayanan masyarakat, SMK dan perguruan tinggi, perusahaan, koperasi, paguyuban IKM, komunitas UMKM dan komunitas hobi, serta paguyuban kuliner,” paparnya.

Dalam festival tersebut, peserta menampilkan berbagai produk jasa dan barang seperti pelayanan umum, produk lokal unggulan daerah, produk industri kreatif, pelayanan pendidikan, hingga kesehatan. (aua/lin)






Reporter: Achmad Ulil Albab

PATI – Pragolo Pati Festival 2022 mulai digelar kemarin pagi. Event ini diprakarsai Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Pati di halaman Plaza Pragola Pati.

Beragam produk unggulan di semua wilayah Kabupaten Pati dipamerkan dalam event tersebut. Antara lain, seperti gula aren dan kopi dari Jrahi Kecamatan Gunungwungkal hingga produk pertanian seperti jeruk pamelo dari Gembong dan kelapa kopyor dari Dukuhseti.

Event tersebut digelar selama tiga hari (5-7/8). Diikuti 77 peserta dengan berbagai rangkaian acara menarik dengan mengambil tema ”Bangkit dari Pandemi”.

Bupati Pati Haryanto menyampaikan, ini menjadi event kali pertama yang diselenggarakan cukup besar sejak terjadinya pandemi Covid-19.

Bupati Haryanto menyebut, penyelenggaraan kegiatan tersebut tidak mempengaruhi anggaran daerah lantaran mendapat support dan dukungan dari pihak terkait. Seperti Bank Jateng Rp 1,8 miliar yang telah terbagi, di antaranya untuk pengembangan UMKM di Pati.

”Selain kegiatan yang luar biasa ini, pemerintah pun telah memberikan banyak sarana prasarana di Plaza Pragolo yang belum dikenakan biaya. Hal ini bertujuan untuk membangkitkan dan mendongkrak para pelaku ekonomi,” jelasnya.

Lebih lanjut pihaknya berharap, nantinya usai festival tersebut, dapat dilanjutkan dengan aktif di tengah masyarakat dan tidak sebatas pameran selama tiga hari itu. Sebab, hal ini bertujuan pula untuk menyampaikan kepada masyarakat, bahwa UMKM berperan membangkitkan perekonomian di Bumi Mina Tani.

Selain itu, Bupati Pati Haryanto didampingi forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) juga berkesempatan meresmikan Rumah Kreatif sebagai pusat kegiatan UMKM yang dibangun di halaman Plaza Pragolo.

Baca Juga :  Pemilik Kafe dan PK di Pati Kena Sanksi Denda karena Melanggar PPKM

”Terima kasih atas peran sertanya bagi semua pihak maupun stakeholder yang turut memeriahkan kegiatan ini. Jadi di akhir-akhir masa jabatan saya setelah dua periode saya menjabat, saya sudah berupaya memberikan sumbangsih kepada masyarakat pada OPD dan jajaran. Paling tidak, memberikan nuansa yang baik, contoh yang baik agar nantinya dapat dilanjutkan penerus saya. Jangan sampai yang baik malah menurun,” paparnya.

Usai membuka festival dan meresmikan Rumah Kreatif, pihaknya menyempatkan mengunjungi stan-stan. Ia berpesan ekonomi-ekonomi kreatif memang perlu dibangkitkan akan lebih banyak membuahkan hasil.

Sementara itu, Kepala Disdagperin Pati Hadi Santosa menyampaikan, pameran ini merupakan salah satu kegiatan dalam rangka membangkitkan industri kecil menengah, usaha mikro kecil menengah, paguyuban pegiat seni serta sebagai media untuk memperluas jejaring guna mengembangkan produk daerah.

”Selain itu, kegiatan ini juga dalam rangka menyambut HUT ke-77 Kemerdekaan RI serta Hari Jadi Pati ke-699. Dari 77 peserta yang mengikuti, telah menempati 83 stan yang disediakan meliputi OPD (organisasi perangkat daerah), instansi vertikal, instansi pelayanan masyarakat, SMK dan perguruan tinggi, perusahaan, koperasi, paguyuban IKM, komunitas UMKM dan komunitas hobi, serta paguyuban kuliner,” paparnya.

Dalam festival tersebut, peserta menampilkan berbagai produk jasa dan barang seperti pelayanan umum, produk lokal unggulan daerah, produk industri kreatif, pelayanan pendidikan, hingga kesehatan. (aua/lin)






Reporter: Achmad Ulil Albab

Most Read

Artikel Terbaru

/