alexametrics
31.3 C
Kudus
Saturday, July 23, 2022

Alasan Pentingnya Pelaku UMKM di Pati Dapat Pelatihan Berjenjang

PATI – Sektor UMKM masih mendapat perhatian penting agar mampu berkembang lebih jauh. Hal itu seperti yang dilakukan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Dinkop UMKM) Kabupaten Pati. Melalui kegiatan penggemblengan dalam bentuk kegiatan Pra Inkubasi Bisnis bagi UKM.

Tujuannya agar omzet pelaku UMKM di Pati meningkat sehingga juga dapat menyerap lebih banyak tenaga kerja.

Pelatihan Pra Inkubasi yang dipandu oleh Bio Hadikesuma Management Training & Consulting (BHMTC) ini tidak hanya fokus pada ilmu teknis bisnis untuk menemukan UMKM Andalan Pati, melainkan juga pada revolusi mental.


“Pelatihan Pra Inkubasi merupakan persiapan untuk menuju pelatihan berjenjang di provinsi yang diadakan oleh Balatkop. Harapannya, setiap kabupaten/kota juga melakukan hal semacam ini secara bertahap agar bisa ditemukan UKM berkualitas yang bisa jadi andalan, baik di kabupaten maupun di provinsi,” jelas dia.

Pelatihan ini diikuti 60 peserta yang dibagi dalam 2 angkatan. Dari 60 peserta tersebut, akan diseleksi 30 peserta terbaik untuk mengikuti tahap pelatihan berikutnya dan akhirnya menemukan 3 UKM dengan hasil performa bisnis terbaik untuk kemudian direferensikan agar dapat mengikuti program andalan dari Provinsi Jawa Tengah, yakni Pelatihan levelling/Berjenjang.

Kepala Dinkop UMKM Kabupaten Pati Wahyu Setyawati menyambut baik pelatihan Pra Inkubasi perdana ini.

Baca Juga :  Perbaikan Jalur Alternatif Jaken-Jakenan Berlubang Cuma Tambal Sulam

Ia berharap, pelatihan ini bisa membantu meningkatkan omzet UMKM di Kabupaten Pati sehingga dapat menyerap lebih banyak tenaga kerja.

“Harapan saya dari kelas ini akan lahir UMKM Tangguh dengan omzet yang lebih baik dan dapat menginspirasi UMKM-UMKM yang belum tersentuh dinas agar segera bisa mengikuti pelatihan semacam ini,” ujar dia.

Untuk diketahui, Dinkop UMKM Pati meresmikan kegiatan Pelatihan Pra Inkubasi ini sebagai tindak lanjut arahan dari Dinas Koperasi & UKM Provinsi Jawa Tengah.

Selain itu juga sebagai implementasi dari rencana kegiatan untuk mendukung pencapaian kinerja bidang UMKM Pati 2022 yang telah dibahas dan dikonsep sejak Desember 2021.

Mia, 25, salah satu peserta pelatihan, menilai pelatihan ini benar-benar membuat pikirannya terbuka.

Ada beberapa pikiran yang selama ini ia anggap benar tentang bisnis ternyata salah.

Dari pelatihan ini, Mia juga mengaku jadi lebih mampu menilai kemampuan dan kompetensi diri untuk membenahi kesalahan selama berbisnis.

“Tak hanya diajari tentang pemetaan pasar, branding produk di media sosial maupun keuangan usaha, pelatihan ini juga mengajari saya untuk bisa mengenal diri sendiri serta harus tahu bagaimana menyikapi bisnis ini ke depan,” paparnya. (aua)






Reporter: Achmad Ulil Albab

PATI – Sektor UMKM masih mendapat perhatian penting agar mampu berkembang lebih jauh. Hal itu seperti yang dilakukan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Dinkop UMKM) Kabupaten Pati. Melalui kegiatan penggemblengan dalam bentuk kegiatan Pra Inkubasi Bisnis bagi UKM.

Tujuannya agar omzet pelaku UMKM di Pati meningkat sehingga juga dapat menyerap lebih banyak tenaga kerja.

Pelatihan Pra Inkubasi yang dipandu oleh Bio Hadikesuma Management Training & Consulting (BHMTC) ini tidak hanya fokus pada ilmu teknis bisnis untuk menemukan UMKM Andalan Pati, melainkan juga pada revolusi mental.

“Pelatihan Pra Inkubasi merupakan persiapan untuk menuju pelatihan berjenjang di provinsi yang diadakan oleh Balatkop. Harapannya, setiap kabupaten/kota juga melakukan hal semacam ini secara bertahap agar bisa ditemukan UKM berkualitas yang bisa jadi andalan, baik di kabupaten maupun di provinsi,” jelas dia.

Pelatihan ini diikuti 60 peserta yang dibagi dalam 2 angkatan. Dari 60 peserta tersebut, akan diseleksi 30 peserta terbaik untuk mengikuti tahap pelatihan berikutnya dan akhirnya menemukan 3 UKM dengan hasil performa bisnis terbaik untuk kemudian direferensikan agar dapat mengikuti program andalan dari Provinsi Jawa Tengah, yakni Pelatihan levelling/Berjenjang.

Kepala Dinkop UMKM Kabupaten Pati Wahyu Setyawati menyambut baik pelatihan Pra Inkubasi perdana ini.

Baca Juga :  Isi Ultah dengan Berbagi Sembako hingga Tengah Hutan

Ia berharap, pelatihan ini bisa membantu meningkatkan omzet UMKM di Kabupaten Pati sehingga dapat menyerap lebih banyak tenaga kerja.

“Harapan saya dari kelas ini akan lahir UMKM Tangguh dengan omzet yang lebih baik dan dapat menginspirasi UMKM-UMKM yang belum tersentuh dinas agar segera bisa mengikuti pelatihan semacam ini,” ujar dia.

Untuk diketahui, Dinkop UMKM Pati meresmikan kegiatan Pelatihan Pra Inkubasi ini sebagai tindak lanjut arahan dari Dinas Koperasi & UKM Provinsi Jawa Tengah.

Selain itu juga sebagai implementasi dari rencana kegiatan untuk mendukung pencapaian kinerja bidang UMKM Pati 2022 yang telah dibahas dan dikonsep sejak Desember 2021.

Mia, 25, salah satu peserta pelatihan, menilai pelatihan ini benar-benar membuat pikirannya terbuka.

Ada beberapa pikiran yang selama ini ia anggap benar tentang bisnis ternyata salah.

Dari pelatihan ini, Mia juga mengaku jadi lebih mampu menilai kemampuan dan kompetensi diri untuk membenahi kesalahan selama berbisnis.

“Tak hanya diajari tentang pemetaan pasar, branding produk di media sosial maupun keuangan usaha, pelatihan ini juga mengajari saya untuk bisa mengenal diri sendiri serta harus tahu bagaimana menyikapi bisnis ini ke depan,” paparnya. (aua)






Reporter: Achmad Ulil Albab

Most Read

Artikel Terbaru

/