alexametrics
23.8 C
Kudus
Monday, July 25, 2022

Rumah Gebyok di Pati Ludes Dilalap Si Jago Merah, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta

PATI – Sebuah rumah gebyok di Desa Pakis, Tambakromo, Pati, ludes dilalap si jago merah. Bangunan rumah gandeng itu terbuat dari kayu. Sehingga api dengan mudah membakar habis bangunan tersebut.

Rumah dengan ukuran 10 x 36 meter ini milik Setu warga RT 4/RW I, Desa Pakis. Laporan peristiwa kebakaran ini diterima petugas pemadam kebakaran sekitar pukul 07.15. Petugas langsung bergegas memberi pertolongan untuk memadamkan api yang berkobar.

Kepala Satpol PP Kabupaten Pati Sugiyono mengungkapkan kobaran api yang membakar rumah itu diduga berasal dari kamar karena korsleting listrik. Proses pendinginan kebakaran menggunakan satu unit mobil pemadam kebakaran.


”Api akhirnya dapat dipadamkan pukul 09.15, diduga karena korsleting listrik di kamar kemudian membakar menjalar seluruh bangunan. Alhamdulillah dalam kejadian kebakaran tersebut tidak merenggut korban jiwa. Namun kerugian kurang lebih ditaksir sekitar Rp 220 juta,” jelas Sugiyono kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Baca Juga :  Geger! Warga Temukan Sesosok Mayat Pria di Pati, Begini Kronologinya

Lebih lanjut pihaknya mengimbau Kabupaten Pati agar masyarakat lebih berhati-hati. Sekecil apapun api yang muncul, sangat rawan dan berbahaya sekali. Apalagi saat ini masuk musim kemarau. Hal ini harus menjadi kewaspadaan semua pihak untuk mengantisipasi hal-hal seperti ini.

”Masyarakat diimbau waspada kebakaran. Sudah sering terjadi kebakaran dipicu karena korsleting listrik. Maka dari itu harus dilakukan antisipasi – antisipasi agar kejadian kebakaran seperti ini tidak terus berulang lagi,” papar Sugiyono. (aua/zen)






Reporter: Achmad Ulil Albab

PATI – Sebuah rumah gebyok di Desa Pakis, Tambakromo, Pati, ludes dilalap si jago merah. Bangunan rumah gandeng itu terbuat dari kayu. Sehingga api dengan mudah membakar habis bangunan tersebut.

Rumah dengan ukuran 10 x 36 meter ini milik Setu warga RT 4/RW I, Desa Pakis. Laporan peristiwa kebakaran ini diterima petugas pemadam kebakaran sekitar pukul 07.15. Petugas langsung bergegas memberi pertolongan untuk memadamkan api yang berkobar.

Kepala Satpol PP Kabupaten Pati Sugiyono mengungkapkan kobaran api yang membakar rumah itu diduga berasal dari kamar karena korsleting listrik. Proses pendinginan kebakaran menggunakan satu unit mobil pemadam kebakaran.

”Api akhirnya dapat dipadamkan pukul 09.15, diduga karena korsleting listrik di kamar kemudian membakar menjalar seluruh bangunan. Alhamdulillah dalam kejadian kebakaran tersebut tidak merenggut korban jiwa. Namun kerugian kurang lebih ditaksir sekitar Rp 220 juta,” jelas Sugiyono kepada Jawa Pos Radar Kudus.

Baca Juga :  13 Calon Desa Wisata di Pati Disurvei Tim Penilai, Mana Saja?

Lebih lanjut pihaknya mengimbau Kabupaten Pati agar masyarakat lebih berhati-hati. Sekecil apapun api yang muncul, sangat rawan dan berbahaya sekali. Apalagi saat ini masuk musim kemarau. Hal ini harus menjadi kewaspadaan semua pihak untuk mengantisipasi hal-hal seperti ini.

”Masyarakat diimbau waspada kebakaran. Sudah sering terjadi kebakaran dipicu karena korsleting listrik. Maka dari itu harus dilakukan antisipasi – antisipasi agar kejadian kebakaran seperti ini tidak terus berulang lagi,” papar Sugiyono. (aua/zen)






Reporter: Achmad Ulil Albab

Most Read

Artikel Terbaru

/