alexametrics
30.3 C
Kudus
Saturday, May 28, 2022

Isi Ultah dengan Berbagi Sembako hingga Tengah Hutan

PATI – Pemuda Pancasila (PP) Pati memberikan bantuan ke warga yang membutuhkan dan terdampak pandemi Covid-19. Bantuan tersebut dalam rangka hari ulang tahun (HUT) PP Pati ke-68.

Ketua PP Pati Ahmadi mengatakan, sebenarnya pemberian bantuan sosial (Bansos) banyak jumlahnya. Walaupun HUT sejak 28 Oktober ini, pihaknya masih berlanjut memberikan bantuan.

“Jadi tidak berhenti membantunya. Sistemnya jemput bola mencari sasaran. Kemarin (31/10) orang kurang mampu di tengah hutan, lalu untuk petani tambak di Margoyoso, nanti mencari orang yang membutuhkan di daerah gunung,” katanya.


Pihaknya memberikan bantuan di antaranya berupa beras, mi instan, gula, dan pakaian. Sasarannya untuk buruh, pencari rumput, dan warga yang membutuhkan lainnya.

“Kemarin di Bulumanis Kidul, Margoyoso diberikan kepada buruh tambak. Pemberiannya secara simbolis empat orang. Selain itu, juga ada lagi. Kan simbolis. Salah satunya, petani di sawah,” paparnya.

Baca Juga :  Jalan Pati-Rembang Macet Parah, Pengendara Diimbau Cari Jalan Alternatif

Tak hanya itu, pihaknya juga memberikan bantuan berupa sembako di Desa Lebak Kulon, Sukolilo. Lanjutnya, ada salah satu warga yang hidup sendiri di dalam hutan.

Dia menceritakan, namanya Katinah, 75, walaupun dari pemukiman jaraknya setengah kilometer, kendaraan tak bisa kesana.

“Medan berat. Harus diakses dengan jalan kaki. Di sana juga minim penerangan. Kami memberikan bantuan sembako dan pakaian.

Dia berharap, dengan adanya bantuan itu, bisa sedikit meringankan. Baik warga yang kurang mampu maupun terdampak korona.






Reporter: Andre Faidhil Falah

PATI – Pemuda Pancasila (PP) Pati memberikan bantuan ke warga yang membutuhkan dan terdampak pandemi Covid-19. Bantuan tersebut dalam rangka hari ulang tahun (HUT) PP Pati ke-68.

Ketua PP Pati Ahmadi mengatakan, sebenarnya pemberian bantuan sosial (Bansos) banyak jumlahnya. Walaupun HUT sejak 28 Oktober ini, pihaknya masih berlanjut memberikan bantuan.

“Jadi tidak berhenti membantunya. Sistemnya jemput bola mencari sasaran. Kemarin (31/10) orang kurang mampu di tengah hutan, lalu untuk petani tambak di Margoyoso, nanti mencari orang yang membutuhkan di daerah gunung,” katanya.

Pihaknya memberikan bantuan di antaranya berupa beras, mi instan, gula, dan pakaian. Sasarannya untuk buruh, pencari rumput, dan warga yang membutuhkan lainnya.

“Kemarin di Bulumanis Kidul, Margoyoso diberikan kepada buruh tambak. Pemberiannya secara simbolis empat orang. Selain itu, juga ada lagi. Kan simbolis. Salah satunya, petani di sawah,” paparnya.

Baca Juga :  Deklarasi Janji Kinerja Jangan Hanya Sekadar Seremonial

Tak hanya itu, pihaknya juga memberikan bantuan berupa sembako di Desa Lebak Kulon, Sukolilo. Lanjutnya, ada salah satu warga yang hidup sendiri di dalam hutan.

Dia menceritakan, namanya Katinah, 75, walaupun dari pemukiman jaraknya setengah kilometer, kendaraan tak bisa kesana.

“Medan berat. Harus diakses dengan jalan kaki. Di sana juga minim penerangan. Kami memberikan bantuan sembako dan pakaian.

Dia berharap, dengan adanya bantuan itu, bisa sedikit meringankan. Baik warga yang kurang mampu maupun terdampak korona.






Reporter: Andre Faidhil Falah

Most Read

Artikel Terbaru

/