alexametrics
23.2 C
Kudus
Saturday, July 2, 2022

Radar Kudus Award 2021 Berikan Penganugerahan Tiga Nominator

PATI – Tiga nominator di Kabupaten Pati mendapat nominator Radar Kudus Award 2021 di Pendapa Kabupaten Pati kemarin (30/11). Pemberian penganugerahan ini untuk mengapresiasi kepada sosok perseorangan maupun kelembagaan. Baik institusi pemerintah maupun swasta maupun sosok inspiratif, inovatif, dan berkontribusi untuk masyarakat.

Radar Kudus Award 2021 ini memberikan penganugerahan kepada tiga nominator. Yakni, kepala  daerah yang concern terhadap perlindungan perempuan dengan penutupan LI yang diperoleh Bupati Pati Haryanto. Kemudian ketegori layanan termudah, prima dan bersih dari pungutan diberikan kepada Kapolres Pati AKBP Christian Tobinf. Lalu, madrasah paling berprestasi se-Jawa Tengah diraih oleh MTsN 1 Pati.

Direktur Jawapos Radar Kudus Baehaqi menambahkan, pemberian anugrah ini yang ke delapan kalinya dilakukan pihaknya. Menurutnya, dalam pandemi Covid-19 ini perlu diberikan penganugerahan ini. Soalnya, banyak orang, pihak, lembaga yang bekerja keras untuk mencurahkan pikirannya.


”Mereka menunjukkan inovasi dan kreatifitas di tengah pandemi ini dalam rangka mengatasi persoalan yang ada di negeri ini. itu perlu mendapatkan apresiasi,” tambahnya.

Selain itu, pihaknya menginginkan perubahan paradigm wartawan. Yang mana, dulu terkenal dengan paradigma bad news is good news. Itu harus diubah good news is good news. ”Karena itu, kami mengimplementasikan bukan hanya di koran. Tapi, dalam kegiatan masyarakat pada umumnya. Salah satu di antaranya, Radar Kudus Award ini,” jelasnya.

Dia mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati ini luar biasa. Terutama dalam kepemimpinannya. Baik masa pandemi maupun sebelum, telah menunjukkan inovasi dan kreatifitas dalam banyak hal demi kepentingan masyarakat.

”Kebijakan Pati belakangan ini sangat fenomenal. Meskipun mendapat tantangan yang besar dari masyarakat, berkat keteguhan dan kegigihan bupati pati beserta jajarannya bisa mengatasi itu. Salah satu contohnya, penutupan LI,” paparnya.

Baca Juga :  Bioskop Plasa Pragolo Pati Diserbu Warga Demi Nonton Film KKN Desa Penari

Itu tentu berkat dukungan dari Kapolres Pati. Lanjut dia, daerah Pati ini menjadi kondusif. Tidak hanya di kalangan masyarakat, tapi internal Polres setempat sendiri tercipta pelayanan yang baik. Yaitu, pelayanan bebas dari korupsi.

Menurutnya, semua inovasi ini akan terus menjalar ke lapisan masyarakat. Pagi ini (30/11), salah satu sekolah mendapat penghargaan yang luar biasa. Katanya. ”Telah menghasilkan 1.179 medali. Siang ini bertambah satu. Menjadi 1.980. Satu itu dari Jawapos Radar Kudus,”.

Sementara itu, Bupati Haryanto menuturkan, menutup LI itu bukan hanya dirinya saja. Melainkan semua lini. Wakil bupati, Kapolres, Dandim, dan jajaran Forkopimda lainnya.

”Terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada Pak Baehaqi dan jajarannya. Tak hanya sektor itu saja, Polres juga ada inovasi perubahan terhadap masyarakat dengan aplikasi. Itu lebih memudahkan masyarakat dalam pelayanan di Polres setempat,” tuturnya.

Di masa pandemi ini, tak hanya sisi negative saja. Menurutnya, ada nilai positifnya juga. Salah satunya, banyak anak-anak yang berhasil lomba olimpiade sains. ”Tak hanya, pendidikan umum. MTsN 1 ini sekolah keagamaan memang luar biasa. Mendapat banyak perolehan medali di pandemi ini. Jadi ambil hikmahnya,” pungkasnya.

Di sisi lain, Kapolres Pati AKBP Christian Tobing dan Kepala MTsN 1 Pati Ali Musyafak berterima kasih atas penganugerahan yang mereka terima. ”Kami akan meningkatkan terus inovasi untuk masyarakat,” kata mereka. (him)

 

 

 






Reporter: Andre Faidhil Falah

PATI – Tiga nominator di Kabupaten Pati mendapat nominator Radar Kudus Award 2021 di Pendapa Kabupaten Pati kemarin (30/11). Pemberian penganugerahan ini untuk mengapresiasi kepada sosok perseorangan maupun kelembagaan. Baik institusi pemerintah maupun swasta maupun sosok inspiratif, inovatif, dan berkontribusi untuk masyarakat.

Radar Kudus Award 2021 ini memberikan penganugerahan kepada tiga nominator. Yakni, kepala  daerah yang concern terhadap perlindungan perempuan dengan penutupan LI yang diperoleh Bupati Pati Haryanto. Kemudian ketegori layanan termudah, prima dan bersih dari pungutan diberikan kepada Kapolres Pati AKBP Christian Tobinf. Lalu, madrasah paling berprestasi se-Jawa Tengah diraih oleh MTsN 1 Pati.

Direktur Jawapos Radar Kudus Baehaqi menambahkan, pemberian anugrah ini yang ke delapan kalinya dilakukan pihaknya. Menurutnya, dalam pandemi Covid-19 ini perlu diberikan penganugerahan ini. Soalnya, banyak orang, pihak, lembaga yang bekerja keras untuk mencurahkan pikirannya.

”Mereka menunjukkan inovasi dan kreatifitas di tengah pandemi ini dalam rangka mengatasi persoalan yang ada di negeri ini. itu perlu mendapatkan apresiasi,” tambahnya.

Selain itu, pihaknya menginginkan perubahan paradigm wartawan. Yang mana, dulu terkenal dengan paradigma bad news is good news. Itu harus diubah good news is good news. ”Karena itu, kami mengimplementasikan bukan hanya di koran. Tapi, dalam kegiatan masyarakat pada umumnya. Salah satu di antaranya, Radar Kudus Award ini,” jelasnya.

Dia mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati ini luar biasa. Terutama dalam kepemimpinannya. Baik masa pandemi maupun sebelum, telah menunjukkan inovasi dan kreatifitas dalam banyak hal demi kepentingan masyarakat.

”Kebijakan Pati belakangan ini sangat fenomenal. Meskipun mendapat tantangan yang besar dari masyarakat, berkat keteguhan dan kegigihan bupati pati beserta jajarannya bisa mengatasi itu. Salah satu contohnya, penutupan LI,” paparnya.

Baca Juga :  Puluhan Jabatan Kepala Sekolah di Pati Kosong

Itu tentu berkat dukungan dari Kapolres Pati. Lanjut dia, daerah Pati ini menjadi kondusif. Tidak hanya di kalangan masyarakat, tapi internal Polres setempat sendiri tercipta pelayanan yang baik. Yaitu, pelayanan bebas dari korupsi.

Menurutnya, semua inovasi ini akan terus menjalar ke lapisan masyarakat. Pagi ini (30/11), salah satu sekolah mendapat penghargaan yang luar biasa. Katanya. ”Telah menghasilkan 1.179 medali. Siang ini bertambah satu. Menjadi 1.980. Satu itu dari Jawapos Radar Kudus,”.

Sementara itu, Bupati Haryanto menuturkan, menutup LI itu bukan hanya dirinya saja. Melainkan semua lini. Wakil bupati, Kapolres, Dandim, dan jajaran Forkopimda lainnya.

”Terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada Pak Baehaqi dan jajarannya. Tak hanya sektor itu saja, Polres juga ada inovasi perubahan terhadap masyarakat dengan aplikasi. Itu lebih memudahkan masyarakat dalam pelayanan di Polres setempat,” tuturnya.

Di masa pandemi ini, tak hanya sisi negative saja. Menurutnya, ada nilai positifnya juga. Salah satunya, banyak anak-anak yang berhasil lomba olimpiade sains. ”Tak hanya, pendidikan umum. MTsN 1 ini sekolah keagamaan memang luar biasa. Mendapat banyak perolehan medali di pandemi ini. Jadi ambil hikmahnya,” pungkasnya.

Di sisi lain, Kapolres Pati AKBP Christian Tobing dan Kepala MTsN 1 Pati Ali Musyafak berterima kasih atas penganugerahan yang mereka terima. ”Kami akan meningkatkan terus inovasi untuk masyarakat,” kata mereka. (him)

 

 

 






Reporter: Andre Faidhil Falah

Most Read

Artikel Terbaru

/