alexametrics
24.2 C
Kudus
Saturday, May 21, 2022

Anggotanya Dilaporkan Selingkuh, Ini Tanggapan Kapolres Pati

PATI – Kapolres Pati AKBP Christian Tobing merespon dugaan perselingkuhan oknum anggotanya yang dilaporkan warga berinisal S. Kapolres mengungkapkan bakal menindak tegas anggotanya apabila terbukti melakukan pelanggaran.

“Kasus tersebut sudah ditangani. Sudah ada sidang kode etik. Tinggal tunggu hasilnya. Pada prinsipnya kami mendukung penuh pemberian punishment (hukuman, Red) apabila ada anggota yang melakukan pelanggaran-pelanggaran,” terang Kapolres.

Sebelumnya, warga Desa Gulang Pongge Kecamatan Gunungwungkal berinisial S melaporkan oknum anggota Polres Pati telah berselingkuh dengan istri S, baru-baru ini. Diduga istrinya telah berselingkuh dengan oknum polisi itu selama dirinya bekerja di Jepang selama lima tahun.


Laporan itu setelah S mendapatkan barang bukti berupa flashdisk, berisi rekaman adegan tidak senonoh antara sang istri dengan oknum polisi. Saat terjadi perselingkuhan itu, dia bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Jepang, selama  lima tahun dengan tujuan menafkahi anak istri,dan baru pulang pada Apil lalu, karena terkendala pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Ikuti Edaran Kemenkes, Harga PCR di Pati Turun Jadi Rp 275 Ribu





Reporter: Achmad Ulil Albab

PATI – Kapolres Pati AKBP Christian Tobing merespon dugaan perselingkuhan oknum anggotanya yang dilaporkan warga berinisal S. Kapolres mengungkapkan bakal menindak tegas anggotanya apabila terbukti melakukan pelanggaran.

“Kasus tersebut sudah ditangani. Sudah ada sidang kode etik. Tinggal tunggu hasilnya. Pada prinsipnya kami mendukung penuh pemberian punishment (hukuman, Red) apabila ada anggota yang melakukan pelanggaran-pelanggaran,” terang Kapolres.

Sebelumnya, warga Desa Gulang Pongge Kecamatan Gunungwungkal berinisial S melaporkan oknum anggota Polres Pati telah berselingkuh dengan istri S, baru-baru ini. Diduga istrinya telah berselingkuh dengan oknum polisi itu selama dirinya bekerja di Jepang selama lima tahun.

Laporan itu setelah S mendapatkan barang bukti berupa flashdisk, berisi rekaman adegan tidak senonoh antara sang istri dengan oknum polisi. Saat terjadi perselingkuhan itu, dia bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Jepang, selama  lima tahun dengan tujuan menafkahi anak istri,dan baru pulang pada Apil lalu, karena terkendala pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Tingkatkan Kualitas Pertandingan, Dinporapar Pati Gelar Pelatihan Wasit Panahan





Reporter: Achmad Ulil Albab

Most Read

Artikel Terbaru

/