28 C
Kudus
Monday, November 28, 2022

Sudah Tak Menjabat, Kenapa Foto Mantan Bupati dan Wabub Pati Masih Melekat di Kantor OPD dan Kades?

PATI – Foto Mantan Bupati Pati Haryanto dan Wabub Saiful Arifin masih terpampang di kantor organisasi perangkat daerah (OPD) dan kepala desa (Kades). Seharusnya diganti dengan Penjabat (Pj) bupati yang baru.

Sebagian besar OPD dan kantor Kades masih memajang foto mantan kepala daerah dan wakilnya itu di dinding kantor. Padahal jabatannya sudah berakhir pada Agustus kemarin. Saat ini sudah diganti dengan Pj Bupati Pati Henggar Budi Hanggoro.

”Memang masih ada foto mantan bupati dan wakilnya terpajang. Soalnya belum ada instruksi dari Pemkab setempat untuk menggantinya,” terang Kepala Desa Semampir, Pati Parmono.


Penggantian foto itu, dikhawatirkan adanya ketersinggungan terhadap mantan bupati dan wakilnya. Para OPD dan Kades merasa tak enak kalau diturunkan. Soalnya belum ada petunjuk dari Setda Pati.

Parmono mengaku, belum berani menurunkan foto mantan orang nomor satu dan kedua di Pati itu. Harus menunggu perintah sekretaris daerah (Sekda) Pati untuk diganti dengan Pj bupati.

Baca Juga :  Gelaran Sport Tourism Pati Run Tingkatkan Gairah Wisata Olahraga Rekreasi

”Sekda saja belum memberikan perintah untuk menurunkan foto mantan Bupati Pati Haryanto dan Wabub Safin. Belum ada petunjuk untuk mengganti dengan Pj Bupati Henggar. Jadi kami biarkan dulu,” katanya.

Hal tersebut mendapat perhatian dari DPRD Kabupaten Pati. Menurut Ketua Komisi A DPRD Pati Bambang Susilo, sudah sewajarnya kalau foto yang masih terpajang di desa atau OPD diganti. Sebab, Haryanto dan Safin sudah purna.

”Sesuai etika itu harus diganti. Jadi tak harus menunggu perintah dari Sekda,” imbuhnya.

Sementara pergantian foto kepala daerah ini, lanjut dia, harus dikomunikasikan dulu dengan Setda Pati. Ketersediaan foto kepala daerah yang baru menjabat ini ada atau tidak.

”Memang tak harus menunggu Sekda. Soalnya setahu saya tak ada aturannya. Namun ditanyakan dulu ke Setda, apa sudah ada gambar Pj bupatinya. Silahkan ditanyakan dulu,” tukasnya. (adr/him)

 






Reporter: Andre Faidhil Falah

PATI – Foto Mantan Bupati Pati Haryanto dan Wabub Saiful Arifin masih terpampang di kantor organisasi perangkat daerah (OPD) dan kepala desa (Kades). Seharusnya diganti dengan Penjabat (Pj) bupati yang baru.

Sebagian besar OPD dan kantor Kades masih memajang foto mantan kepala daerah dan wakilnya itu di dinding kantor. Padahal jabatannya sudah berakhir pada Agustus kemarin. Saat ini sudah diganti dengan Pj Bupati Pati Henggar Budi Hanggoro.

”Memang masih ada foto mantan bupati dan wakilnya terpajang. Soalnya belum ada instruksi dari Pemkab setempat untuk menggantinya,” terang Kepala Desa Semampir, Pati Parmono.

Penggantian foto itu, dikhawatirkan adanya ketersinggungan terhadap mantan bupati dan wakilnya. Para OPD dan Kades merasa tak enak kalau diturunkan. Soalnya belum ada petunjuk dari Setda Pati.

Parmono mengaku, belum berani menurunkan foto mantan orang nomor satu dan kedua di Pati itu. Harus menunggu perintah sekretaris daerah (Sekda) Pati untuk diganti dengan Pj bupati.

Baca Juga :  BP Jamsostek Cabang Kudus Salurkan Rp 691 Juta Jaminan Naker ke Nelayan

”Sekda saja belum memberikan perintah untuk menurunkan foto mantan Bupati Pati Haryanto dan Wabub Safin. Belum ada petunjuk untuk mengganti dengan Pj Bupati Henggar. Jadi kami biarkan dulu,” katanya.

Hal tersebut mendapat perhatian dari DPRD Kabupaten Pati. Menurut Ketua Komisi A DPRD Pati Bambang Susilo, sudah sewajarnya kalau foto yang masih terpajang di desa atau OPD diganti. Sebab, Haryanto dan Safin sudah purna.

”Sesuai etika itu harus diganti. Jadi tak harus menunggu perintah dari Sekda,” imbuhnya.

Sementara pergantian foto kepala daerah ini, lanjut dia, harus dikomunikasikan dulu dengan Setda Pati. Ketersediaan foto kepala daerah yang baru menjabat ini ada atau tidak.

”Memang tak harus menunggu Sekda. Soalnya setahu saya tak ada aturannya. Namun ditanyakan dulu ke Setda, apa sudah ada gambar Pj bupatinya. Silahkan ditanyakan dulu,” tukasnya. (adr/him)

 






Reporter: Andre Faidhil Falah

Most Read

Artikel Terbaru

/