alexametrics
29.2 C
Kudus
Monday, May 23, 2022

Purna dari Sekda Pati, Suharyono akan Isi Gabut dengan Kegiatan Sosial

PATI – Sekretaris Daerah (Sekda) Pati purna tugas sah pada hari ini, Jumat (1/10). Setelah pensiun, Suharyono mengisi kegabutannya dengan kegiatan sosial dan olahraga.

Selain itu memiliki hobi bernyanyi. Lagu Naff berjudul “Kenanglah aku” ialah lagu favoritnya.

Beberapa bingkisan kenangan diberikan kepada Suharyono. Itulah penghormatan terakhir baginya sebagai ASN. Tepatnya di Pendapa Pati kemarin (30/9).


”Ini bukan gratifikasi. Melainkan, pemberian kenang-kenangan,” ucap Bupati Haryanto dengan tertawa.

Kegiatannya ini banyak setelah purna tugas. Mulai dari kegiatan sosial, bermasyarakat, dan olahraga. ”Dengan ini bisa bersilaturahmi. Sebelumnya tidak bisa. Ini sudah tidak banyak kegiatan,” ujar Suharyono.

“Saya suka nyepeda, tenis. Misale ada undangan manten saya diundang. Nanti saya nyanyi disana,” imbuh pria berusia 60 tahunan itu.

Sudah 32 tahun dia mengabdi kepada negara. Pernah jadi kepala  Dishub, kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR). Terakhir ia menjadi Sekda. ”Hampir empat tahun menjadi Sekda,” ucap lelaki asal Pekalongan ini.

Harapannya, jabatan yang akan ditinggalkannya diisi dengan orang yang tepat. Bisa membantu Bupati Haryanto dan masyarakat.

Baca Juga :  Tim Damkar Beberkan Kesulitan Jinakkan Api di PT Starindo Packaging Pati

”Saya mengucapkan terimakasih atas dukungannya, masukan-masukan teman-teman. Sehingga alhamdulillah semua kegiatan dapat terlaksana dengan baik. Dan apabila  ada hal-hal yang kurang berkenan saya meminta maaf,” pungkasnya.

Pesan dan saran ia lontarkan kepada penggantinya agar bisa bekerja lebih maksimal. Dalam membantu bupati maupun mengkoordinasikan OPD yang ada di Pati.

”Siapapun yang jadi adalah yang terbaik. Karena ini sudah beberapa tahap seleksi. Harapan ke depannya bisa mengkoordinasikan OPD membantu pak bupati dalam meneruskan kebijakan, kekompakan bisa terjaga,” paparnya.

Ia juga meminta maaf kepada kepala OPD dan Camat, lantaran di akhir jabatan terjadi musibah pandemi covid-19. Sehingga membuatnya terpaksa melakukan refocusing anggaran.

”Maaf membuat gelo kepada semuanya dengan adanya refocusing. Tahun ini hampir 105 miliar. Sehingga, mohon maaf kepala OPD dan camat. Saya atas nama pribadi dan mewakili teman-teman. Apabila ada hal-hal yang kurang berkenan di hati kami mohon maaf yang sebesar-besarnya,” tutur Suharyono.






Reporter: Andre Faidhil Falah

PATI – Sekretaris Daerah (Sekda) Pati purna tugas sah pada hari ini, Jumat (1/10). Setelah pensiun, Suharyono mengisi kegabutannya dengan kegiatan sosial dan olahraga.

Selain itu memiliki hobi bernyanyi. Lagu Naff berjudul “Kenanglah aku” ialah lagu favoritnya.

Beberapa bingkisan kenangan diberikan kepada Suharyono. Itulah penghormatan terakhir baginya sebagai ASN. Tepatnya di Pendapa Pati kemarin (30/9).

”Ini bukan gratifikasi. Melainkan, pemberian kenang-kenangan,” ucap Bupati Haryanto dengan tertawa.

Kegiatannya ini banyak setelah purna tugas. Mulai dari kegiatan sosial, bermasyarakat, dan olahraga. ”Dengan ini bisa bersilaturahmi. Sebelumnya tidak bisa. Ini sudah tidak banyak kegiatan,” ujar Suharyono.

“Saya suka nyepeda, tenis. Misale ada undangan manten saya diundang. Nanti saya nyanyi disana,” imbuh pria berusia 60 tahunan itu.

Sudah 32 tahun dia mengabdi kepada negara. Pernah jadi kepala  Dishub, kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR). Terakhir ia menjadi Sekda. ”Hampir empat tahun menjadi Sekda,” ucap lelaki asal Pekalongan ini.

Harapannya, jabatan yang akan ditinggalkannya diisi dengan orang yang tepat. Bisa membantu Bupati Haryanto dan masyarakat.

Baca Juga :  Gelar Razia, Personel Gabungan Temukan Pekerja Salon di Bawah Umur

”Saya mengucapkan terimakasih atas dukungannya, masukan-masukan teman-teman. Sehingga alhamdulillah semua kegiatan dapat terlaksana dengan baik. Dan apabila  ada hal-hal yang kurang berkenan saya meminta maaf,” pungkasnya.

Pesan dan saran ia lontarkan kepada penggantinya agar bisa bekerja lebih maksimal. Dalam membantu bupati maupun mengkoordinasikan OPD yang ada di Pati.

”Siapapun yang jadi adalah yang terbaik. Karena ini sudah beberapa tahap seleksi. Harapan ke depannya bisa mengkoordinasikan OPD membantu pak bupati dalam meneruskan kebijakan, kekompakan bisa terjaga,” paparnya.

Ia juga meminta maaf kepada kepala OPD dan Camat, lantaran di akhir jabatan terjadi musibah pandemi covid-19. Sehingga membuatnya terpaksa melakukan refocusing anggaran.

”Maaf membuat gelo kepada semuanya dengan adanya refocusing. Tahun ini hampir 105 miliar. Sehingga, mohon maaf kepala OPD dan camat. Saya atas nama pribadi dan mewakili teman-teman. Apabila ada hal-hal yang kurang berkenan di hati kami mohon maaf yang sebesar-besarnya,” tutur Suharyono.






Reporter: Andre Faidhil Falah

Most Read

Artikel Terbaru

/