alexametrics
30.3 C
Kudus
Friday, July 22, 2022

Tanggul Sungai Kritis di Tunjungrejo Pati Butuh Penanganan Permanen

PATI – Sebanyak enam titik tanggul di Sungai Sat Desa Tunjungrejo, Margoyoso, kritis pasca banjir bandang hebat yang menimpa desa tersebut Senin (27/6) awal pekan ini.

Kepala Desa Tunjungrejo, Mochammad Ali Zuhdi mengungkapkan selain tanggul yang jebol, terdapat sebanyak enam titik yang mengalami kerusakan dengan longsoran tanah masing-masing sekitar 10 meteran.

“Tanggul darurat sudah dibuat. Memang belum cukup kuat, minimal bisa menahan untuk sementara kalau debit air tinggi. Sedangkan untuk yang permanen kami menunggu Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Untuk material sudah datang, meliputi pancang, bambu, dan batu,” jelasnya.


Pembenahan tanggul dan mengevakuasi material pascabencana, dilakukan secara swadaya oleh masyarakat, dengan dibantu Banser NU, relawan, TNI, Polri, dan pihak BBWS. Meski begitu, ia tetap khawatir jika intensitas hujan masih tinggi seperti belakangan ini. Tanggul darurat dibuat untuk menutup lubang selebar 30 meter di Sungai Sat.

Baca Juga :  Dahlan Iskan Puji "Kegilaan" Safin

“Sedangkan untuk rumah warga yang rusak ringan dan rusak parah, sejauh ini sudah kami sampaikan ke pihak terkait. Semoga warga kami yang terdampak bisa dibantu,” imbuhnya.

Tanggul yang jebol tersebut, diketahui pernah rusak diterjang banjir bandang pada 8 tahun yang lalu. Sehingga masyarakat berharap adanya penguatan tanggul Sungai Sat dengan membangun senderan beton.

“Upaya bertahap perawatan sungai dan tanggul, dan untuk senderan kami belum bisa pastikan, kami harus pastikan ke BBWS dahulu. Sebenarnya untuk normalisasi dari sendimentasi dan pendangkalan secara periodek dilakukan dinas tekait PU dan BBWS,” paparnya.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 26 rumah warga mengalami kerusakan akibat banjir bandang, Senin (27/8). Dari jumlah tersebut 5 rumah rusak parah dengan kerusakan di atas 80 persen. Banjir mulai merangsek permukiman pada jam 22.23 WIB, dengan ketinggian air mencapai 80 sentimeter. (aua/him)






Reporter: Achmad Ulil Albab

PATI – Sebanyak enam titik tanggul di Sungai Sat Desa Tunjungrejo, Margoyoso, kritis pasca banjir bandang hebat yang menimpa desa tersebut Senin (27/6) awal pekan ini.

Kepala Desa Tunjungrejo, Mochammad Ali Zuhdi mengungkapkan selain tanggul yang jebol, terdapat sebanyak enam titik yang mengalami kerusakan dengan longsoran tanah masing-masing sekitar 10 meteran.

“Tanggul darurat sudah dibuat. Memang belum cukup kuat, minimal bisa menahan untuk sementara kalau debit air tinggi. Sedangkan untuk yang permanen kami menunggu Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Untuk material sudah datang, meliputi pancang, bambu, dan batu,” jelasnya.

Pembenahan tanggul dan mengevakuasi material pascabencana, dilakukan secara swadaya oleh masyarakat, dengan dibantu Banser NU, relawan, TNI, Polri, dan pihak BBWS. Meski begitu, ia tetap khawatir jika intensitas hujan masih tinggi seperti belakangan ini. Tanggul darurat dibuat untuk menutup lubang selebar 30 meter di Sungai Sat.

Baca Juga :  Razia Kos-Kosan, Satpol PP Pati Temukan Surat Nikah Siri

“Sedangkan untuk rumah warga yang rusak ringan dan rusak parah, sejauh ini sudah kami sampaikan ke pihak terkait. Semoga warga kami yang terdampak bisa dibantu,” imbuhnya.

Tanggul yang jebol tersebut, diketahui pernah rusak diterjang banjir bandang pada 8 tahun yang lalu. Sehingga masyarakat berharap adanya penguatan tanggul Sungai Sat dengan membangun senderan beton.

“Upaya bertahap perawatan sungai dan tanggul, dan untuk senderan kami belum bisa pastikan, kami harus pastikan ke BBWS dahulu. Sebenarnya untuk normalisasi dari sendimentasi dan pendangkalan secara periodek dilakukan dinas tekait PU dan BBWS,” paparnya.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 26 rumah warga mengalami kerusakan akibat banjir bandang, Senin (27/8). Dari jumlah tersebut 5 rumah rusak parah dengan kerusakan di atas 80 persen. Banjir mulai merangsek permukiman pada jam 22.23 WIB, dengan ketinggian air mencapai 80 sentimeter. (aua/him)






Reporter: Achmad Ulil Albab

Most Read

Artikel Terbaru

/