alexametrics
24 C
Kudus
Sunday, July 3, 2022

Temukan Kasus Covid-19, Pemkab Pati Hentikan PTM

PATI – Pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas SDN Genengmulyo, Juwana terpaksa dihentikan sementara waktu ini. Hal tersebut dikarenakan adanya klaster keluarga salah satu murid.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati menemukan sejumlah kasus Covid-19 belum lama ini. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati kasus konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Pati mengalami peningkatan. Hingga Senin (31/1/) ada sembilan kasus positif yang terkonfirmasi. Dua dirawat di rumah sakit, sisanya isolasi mandiri.

Bupati Pati Haryanto mengatakan, pihaknya menemukan kasus ini pada pekan lalu. Awalnya, salah satu orang tua siswa terkonfirmasi positif mengidap virus Korona.


Lalu pihaknya men-tracking dan tracing terkonfirmasi Korona itu. Setiap anggota keluarga dilakukan tes swab antigen. Dari hasil tes itu ditemukan beberapa anggota keluarga positif Covid-19. Salah satunya siswa SD di Desa Genengmulyo, Juwana.

Baca Juga :  Pati Turun Jadi Level 2, Puluhan Pengelola Wisata Boleh Beroperasi

”Itu klaster keluarga. Orang tuanya positif. Juga punya riwayat kencing manis,” paparnya usai rapat koordinasi Covid-19 di Pendapa setempat kemarin.

Dia mengatakan, hasilnya dua anaknya itu positif Covid-19. Dengan temuan ini, pihaknya menghentikan PTM terbatas di sekolahan itu. Aktivitas sekolah juga dihentikan untuk melakukan sterilisasi. Pada pekan ini sekolah itu akan dibuka kembali.

”Kemudian dikembangkan di sekolahan dan ada satu positif. Kami tutup sementara untuk sterilisasi. Mungkin minggu ini masuk lagi. Tetapi kami pantau terus,”ujarnya. (adr/him)

 






Reporter: Andre Faidhil Falah

PATI – Pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas SDN Genengmulyo, Juwana terpaksa dihentikan sementara waktu ini. Hal tersebut dikarenakan adanya klaster keluarga salah satu murid.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati menemukan sejumlah kasus Covid-19 belum lama ini. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati kasus konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Pati mengalami peningkatan. Hingga Senin (31/1/) ada sembilan kasus positif yang terkonfirmasi. Dua dirawat di rumah sakit, sisanya isolasi mandiri.

Bupati Pati Haryanto mengatakan, pihaknya menemukan kasus ini pada pekan lalu. Awalnya, salah satu orang tua siswa terkonfirmasi positif mengidap virus Korona.

Lalu pihaknya men-tracking dan tracing terkonfirmasi Korona itu. Setiap anggota keluarga dilakukan tes swab antigen. Dari hasil tes itu ditemukan beberapa anggota keluarga positif Covid-19. Salah satunya siswa SD di Desa Genengmulyo, Juwana.

Baca Juga :  Jalan Rusak di Pantura Batangan Pati bakal Dibongkar dan Dicor Lagi

”Itu klaster keluarga. Orang tuanya positif. Juga punya riwayat kencing manis,” paparnya usai rapat koordinasi Covid-19 di Pendapa setempat kemarin.

Dia mengatakan, hasilnya dua anaknya itu positif Covid-19. Dengan temuan ini, pihaknya menghentikan PTM terbatas di sekolahan itu. Aktivitas sekolah juga dihentikan untuk melakukan sterilisasi. Pada pekan ini sekolah itu akan dibuka kembali.

”Kemudian dikembangkan di sekolahan dan ada satu positif. Kami tutup sementara untuk sterilisasi. Mungkin minggu ini masuk lagi. Tetapi kami pantau terus,”ujarnya. (adr/him)

 






Reporter: Andre Faidhil Falah

Most Read

Artikel Terbaru

/