Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

7 Sparepart Motor yang Paling Cepat Aus dan Wajib Dicek

Z
Penulis: Zakarias Fariury❯
Ilustrasi Sparepart
Ilustrasi Sparepart

RADAR KUDUS -  Mengoperasikan sepeda motor bukan sekadar urusan memutar tuas gas. Di balik kenyamanan berkendara, terdapat ekosistem komponen yang bekerja secara mekanis dan terus mengalami degradasi seiring penggunaan.


Advertisement

Sayangnya, banyak pengendara kerap mengabaikan tanda-tanda awal kerusakan dan baru melakukan perbaikan saat kondisi kendaraan sudah kritis.

Berikut adalah daftar komponen motor yang paling rentan mengalami keausan beserta indikator kerusakannya:

Baca Juga: Kenali Tanda Busi Motor Waktunya Ganti Agar Tidak Brebet

Sistem Penghenti Laju dan Kontak Jalan

1. Kampas Rem

Advertisement

Komponen ini menjadi yang paling cepat tergerus karena fungsinya yang vital dalam meredam kecepatan melalui gesekan.

Indikasi keausan dapat dirasakan saat rem mulai kehilangan daya cengkeram (kurang pakem) atau munculnya suara decitan logam. Pengguna disarankan melakukan inspeksi rutin setiap 5.000 hingga 7.000 km.

2. Ban

Advertisement

Sebagai satu-satunya titik kontak antara kendaraan dan permukaan jalan, kondisi ban sangat memengaruhi stabilitas.

Waspadai alur ban yang mulai memudar (gundul), munculnya benjolan, atau retakan pada dinding ban. Pemeriksaan tekanan udara sebaiknya dilakukan secara berkala setiap satu atau dua minggu sekali.

Baca Juga: Mengenal Batas Beban Ideal Motor Saat Membawa Barang untuk Liburan

Transmisi dan Penggerak Roda

3. Roller dan V-Belt (Khusus Motor Matic)

Dalam sistem transmisi otomatis, roller memiliki peran krusial dalam mengatur akselerasi. Jika komponen ini mulai aus, motor biasanya akan terasa tersendat saat mulai berjalan dan muncul getaran tidak wajar pada area CVT. Pengecekan ideal dilakukan pada rentang 8.000 hingga 10.000 km.

4. Rantai dan Gir (Sproket)

Bagi motor non-matic, rantai adalah penyalur tenaga utama. Rantai yang mulai kendor, bergelombang, atau mata gir yang mulai meruncing (tajam) merupakan sinyal kuat bahwa komponen tersebut harus segera diganti. Lakukan pelumasan dan pengecekan setiap 500 hingga 1.000 km.

5. Kampas Kopling

Kerap menjadi korban dalam kondisi lalu lintas yang padat (stop-and-go). Gejala yang paling umum ditemukan adalah selipnya tenaga mesin, bau terbakar, hingga tarikan motor yang terasa berat. Lakukan pemantauan setiap memasuki jarak tempuh 10.000 km.

Kenyamanan dan Jantung Mekanis

6. Shockbreaker

Sistem suspensi berfungsi menjaga stabilitas di berbagai medan jalan. Jika kendaraan mulai terasa limbung atau terdapat rembesan oli pada tabung peredam, itu tandanya suspensi mulai kehilangan fungsinya. Pengecekan disarankan setahun sekali atau tiap 10.000 km.

7. Busi dan Filter Udara

Meski berukuran kecil, busi menentukan kualitas pembakaran. Jika mesin sulit dihidupkan atau terasa brebet, besar kemungkinan busi sudah kotor.

Sementara itu, filter udara yang tersumbat debu akan membuat konsumsi BBM menjadi lebih boros. Keduanya direkomendasikan untuk diperiksa setiap 5.000 km demi menjaga siklus pembakaran tetap optimal.

Dengan memahami karakteristik kerusakan di atas, pengendara diharapkan lebih proaktif dalam melakukan perawatan mandiri sebelum kerusakan berdampak pada biaya servis yang lebih besar atau risiko kecelakaan. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Dimakan Zaman, Angkutan Umum di Blora Tergerus dan Menyusut Tersisa 67

Dimakan Zaman, Angkutan Umum di Blora Tergerus dan Menyusut Tersisa 67

Makin tua, digerus zaman, angkutan umum di Blora tersisa 67. Jumlah ini menurun drastis dibandingkan 2005 lalu saat awal beroperasi.

BBM Nonsubsidi Naik, SPBU Jepara Perketat Penyaluran Subsidi Tepat

BBM Nonsubsidi Naik, SPBU Jepara Perketat Penyaluran Subsidi Tepat

Kenaikan tersebut berlaku untuk sejumlah produk Pertamina, terutama Pertamax dan Pertamax Green 95. Sebagaimana berdasarkan kebijakan evaluasi harga berkala yang dilakukan PT Pertamina Patra Niaga.

Gudang Sparepart Motor Ludes Dilalap Api, Begini Kronologinya!

Gudang Sparepart Motor Ludes Dilalap Api, Begini Kronologinya!

Gudang penyimpanan sparepart motor untuk penjualan online di RT 10 RW 2 Desa Getaspejaten, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, hangus terbakar, Minggu (5/7) pagi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer