Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

CATAT! Ini 4 Cara Aman Motor Terobos Banjir

Z
Penulis: Zakarias Fariury❯
Ilustrasi Banjir
Ilustrasi Banjir

RADAR KUDUS -  Kedatangan musim penghujan di Indonesia membawa serta peningkatan intensitas curah hujan, memicu genangan dan banjir di sejumlah ruas jalan.


Advertisement

Bagi pengguna sepeda motor, terutama yang mengandalkan kendaraan roda dua untuk mobilitas harian, situasi ini menuntut kewaspadaan ekstra dan keputusan yang bijaksana.

Meskipun menghindari jalur banjir selalu menjadi opsi teraman, kondisi tertentu kerap memaksa pengendara harus menerobos genangan.

Advertisement

Demi meminimalisasi risiko kerusakan motor dan menjaga keselamatan diri, ada empat panduan operasional yang wajib diikuti oleh pengendara.

Empat Langkah Aman Menerobos Banjir

1. Observasi Lingkungan Sekitar Secara Menyeluruh

Sebelum memutuskan untuk memasuki area yang tergenang, pengendara diwajibkan melakukan observasi lingkungan. Perhatikan pergerakan kendaraan lain atau pejalan kaki yang telah lebih dulu melintasi genangan.

Observasi ini berfungsi sebagai indikator visual untuk memperkirakan kedalaman air dan mengidentifikasi kondisi permukaan jalan, termasuk potensi keberadaan lubang tersembunyi.

Dari peninjauan tersebut, pengendara dapat memilih jalur dengan kedalaman air paling minimal dan aman untuk dilalui.

2. Pertahankan Kecepatan Rendah dan Perhatikan Ketinggian Air

Lakukan manuver secara perlahan saat mulai memasuki area banjir. Memacu motor dengan kecepatan tinggi hanya akan mempersulit adaptasi terhadap kondisi jalan yang tidak menentu.

Advertisement

Secara teknis, perhatikan ketinggian knalpot motor. Air yang tingginya masih di bawah knalpot umumnya dikategorikan lebih aman untuk diterobos.

Jika ketinggian air telah melewati knalpot, risiko masuknya air ke dalam sistem pembakaran meningkat drastis, sehingga opsi mencari jalur alternatif harus dipertimbangkan secara serius.

Baca Juga: SIMAK! Ini Alasan Ban Motor Anda Sering Kempes dan Solusinya

3. Jaga Stabilitas dan Hindari Manuver Mendadak

Setelah motor berada di tengah genangan, sangat penting untuk menjaga momentum dan stabilitas. Hindari menghentikan motor atau melakukan perubahan arah secara tiba-tiba.

  • Untuk motor transmisi manual, gunakan gigi rendah (misalnya gigi satu atau dua) dan pertahankan putaran mesin.

  • Untuk motor matik, pertahankan kecepatan rendah namun stabil dan konsisten.

Tujuan dari langkah ini adalah untuk mencegah air tersedot masuk ke saluran udara atau mesin, serta mempertahankan daya dorong motor melalui genangan.

4. Uji Fungsionalitas Rem Pasca-Banjir dan Segera Lakukan Servis

Setelah berhasil keluar dari genangan air, pengendara dapat mulai menambah kecepatan secara bertahap. Namun, fase kritis belum selesai.

Pengendara wajib segera mengecek dan memastikan sistem pengereman dan transmisi berfungsi normal, karena komponen tersebut rentan terhadap penurunan performa setelah terendam air.

Sebagai tindak lanjut, setelah urusan perjalanan selesai, disarankan agar motor segera menjalani pemeriksaan dan servis menyeluruh di bengkel.

Langkah preventif ini krusial untuk memastikan kondisi kendaraan tetap prima dan mencegah timbulnya kerusakan jangka panjang akibat kontaminasi air pada mesin, oli, dan komponen kelistrikan. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Banjir Berulang di Grobogan, Hulu hingga Drainase Disorot

Banjir Berulang di Grobogan, Hulu hingga Drainase Disorot

Banjir Berulang di Grobogan, Hulu hingga Drainase Disorot

Lima Titik Rel di Grobogan Rawan Banjir, KAI Siaga Jelang Musim Hujan

Lima Titik Rel di Grobogan Rawan Banjir, KAI Siaga Jelang Musim Hujan

GROBOGAN – Lima titik jalur kereta api di Kabupaten Grobogan menjadi perhatian khusus PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang menjelang musim hujan. Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif,

Banjir Thailand Makin Meluas, 19 Orang Tewas dan 700 Ribu Warga Bangkok Terdampak

Banjir Thailand Makin Meluas, 19 Orang Tewas dan 700 Ribu Warga Bangkok Terdampak

Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Thailand menimbulkan dampak serius. Sedikitnya 19 orang dilaporkan meninggal dunia,

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer