Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Lewis Hamilton Optimistis: Ferrari Berpacu dengan Waktu untuk Kejar Dominasi Mercedes

Ghina Nailal Husna • Jumat, 13 Maret 2026 | 07:22 WIB

Ferrari Berpacu dengan Waktu untuk Kejar Dominasi Mercedes
Ferrari Berpacu dengan Waktu untuk Kejar Dominasi Mercedes

RADAR KUDUS – Pembalap andalan Ferrari, Lewis Hamilton, memberikan pernyataan yang membakar semangat di tengah upaya timnya mengejar ketertinggalan performa dari Mercedes.

Meski mengakui adanya celah teknis yang signifikan, juara dunia tujuh kali ini tetap optimistis bahwa kerja keras tim di pabrik Maranello akan mampu membuahkan hasil positif dalam waktu dekat.

Dalam wawancara eksklusif bersama awak media, Hamilton menegaskan bahwa fokus utama Ferrari saat ini adalah memaksimalkan potensi unit daya hibrida mereka guna menutup defisit kecepatan di lintasan lurus.

Hamilton secara terbuka mengakui bahwa Mercedes saat ini memiliki keunggulan yang sulit dibendung, terutama saat memasuki fase kecepatan tinggi.

Menurut pengamatannya, Mercedes berhasil mengoptimalkan manajemen energi hibrida mereka dengan lebih efisien.

"Sepertinya kesenjangan itu terutama terasa di lintasan lurus. Saat mereka membuka sayap belakang (DRS), mereka mendapatkan lonjakan kecepatan yang luar biasa.

Selain itu, mereka tampak memiliki manajemen deployment yang lebih baik, sehingga tidak mengalami derating (penurunan tenaga) di akhir lintasan lurus," jelas Hamilton.

Menghadapi kenyataan tersebut, pembalap asal Inggris ini menyatakan bahwa tim teknis Ferrari kini sedang bekerja keras memahami cara mengoptimalkan pemulihan energi (energy recovery) dari mesin mereka agar bisa menandingi performa Mercedes di sektor tersebut.

Hamilton juga menyinggung perubahan filosofi dalam balapan modern, di mana teknik lift and coast kini menjadi bagian vital dari strategi hibrida.

Berbeda dengan masa lalu yang bertujuan untuk menghemat bahan bakar atau ban, kini teknik tersebut difokuskan untuk mengoptimalkan energi di sepanjang putaran.

"Ini bukan hal yang aneh, hanya berbeda. Dulu kita melakukannya untuk ban atau bahan bakar, sekarang untuk manajemen energi.

Dalam kualifikasi, Anda ingin menyerang sampai detik terakhir, namun saat ini strateginya harus disesuaikan dengan manajemen energi tersebut," tambahnya.

Di balik tantangan yang dihadapi, Hamilton memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh staf di Maranello.

Ia mengungkapkan rasa takjubnya terhadap kecepatan pengembangan komponen baru yang seharusnya baru bisa hadir di seri-seri akhir, namun berhasil dipercepat produksinya.

"Saya sangat berterima kasih kepada tim atas kerja keras mereka. Pembaruan yang seharusnya datang nanti, justru berhasil mereka bawa lebih awal berkat dedikasi luar biasa di pabrik.

Sungguh fantastis melihat tim bekerja melampaui batas kemampuan mereka untuk terus memberikan pembaruan bagi mobil kami," tutur Hamilton dengan penuh rasa hormat.

Selain aspek teknis, Hamilton juga merasa senang dengan regulasi mobil musim ini yang menurutnya lebih menyenangkan dikemudikan dibandingkan era ground-effect sebelumnya.

Ia menyoroti hilangnya fenomena bouncing (mobil berguncang hebat) yang sempat menjadi masalah besar bagi tim-tim F1 dalam beberapa tahun terakhir.

"Mobil-mobil ini lebih menyenangkan dikendarai. Dan yang paling penting, tidak ada lagi bouncing, itu sudah merupakan hal yang fantastis bagi kami," tutupnya.

Dengan dedikasi tim yang tinggi dan manajemen energi yang terus diperbaiki, publik kini menantikan apakah pembaruan yang dibawa Ferrari akan cukup untuk memberikan perlawanan sengit kepada dominasi Mercedes pada seri balapan mendatang. (*)

Editor : Mahendra Aditya
#lewis hamilton #ferrari