JEPARA — Persijap Jepara membayar lunas kekalahan 0-4, yang sempat mereka derita pada 28 Desember 2025 di Stadion Gelora Bung Tomo.
Kali ini, bermain di hadapan publik sendiri, Persijap tampil spartan. Menundukkan Persebaya Surabaya dengan skor 3-1.
Sejak awal laga, Persebaya mencoba memainkan direct pass dan serangan cepat. Dengan mengandalkan pemain seperti Bruno Moreira serta Gali Freitas.
Persijap sempat kesulitan menembus rapatnya pertahanan tim tamu, hingga setengah pertandingan babak pertama berlangsung.
Pada menit ke-15, Charlos Franca melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Namun masih mampu diamankan kiper Persebaya Ernando Ari.
Umpan-umpan Persijap kerap mandek. Belum mampu diselesaikan dengan baik di sepertiga akhir lapangan.
Memasuki menit ke-20, Persijap mulai memainkan umpan-umpan panjang.
Sementara itu, Persebaya tetap mengandalkan serangan cepat.
Tempo pertandingan meningkat saat laga memasuki menit ke-30.
Persijap mulai membangun serangan lebih rapi. Menggempur lini belakang lawan.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-32, berkat assist oleh Iker Guarrotxena.
Umpan Iker tak sampai disambut rekannya. Namun mengenai pemain Persebaya dan membuat bola masuk ke gawang Persebaya. Membawa Persijap unggul 1-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Persijap tampil semakin agresif.
Motor permainan Persijap Alexis Gomez akhirnya di masukkan. Tak kurang dari lima menit, ia berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-71.
Lewat tembakan keras yang tak mampu dibendung kiper Persebaya.
Petaka bagi Persebaya datang pada menit ke-86. Setelah Rachmat Irianto diganjar kartu merah karena menjegal Charlos Franca, yang melaju cepat mendekati kotak penalti.
Meski bermain dengan 10 orang, Persebaya sempat memperkecil ketertinggalan. Lewat gol penalti Bruno Moreira Soares pada menit 90+2.
Sendri Johansyah gagal membaca arah tendangan yang mengarah ke tengah, setelah lebih dulu terkecoh ke kiri.
Tambahan waktu 11 menit dimanfaatkan Persijap untuk terus menekan.
Di menit-menit akhir, Iker Guarrotxena kembali mencatatkan namanya di papan skor.
Tanpa pengawalan berarti, ia sukses mencetak gol usai menerima umpan matang. Persijap 3, Persebaya 1.
Hasil ini mengangkat posisi Persijap ke peringkat ke-16 klasemen sementara.
Pelatih kepala Persijap, Mario Lemos, menyebut pertandingan berjalan baik.
"Good match. Persebaya tim bagus. Kami bisa tampil baik di depan pendukung sendiri. Kami harus terus bekerja keras, ke depan targetnya meraih tiga poin lagi saat bermain di Bali,” ungkapnya saat pers conference.
Setelah kalah dari Arema pada Senin (2/2) 1-0, serta kalah dari Malut United 4-0 pada Jumat (13/2), kini Persijap merangkak bangkit.
"Di Malang kalah, di Malut kalah, tapi ke depan harus mendapatkan tiga poin kembali (setelah Persebaya, red). Ke depan kami harus hadapi tim lawan lebih baik," sambungnya.
Pemain Persijap, Firman Ramadhan, menilai intensitas permainan timnya cukup baik. “Semua taktik latihan berjalan lancar. Yang penting tiga poin di kandang,” katanya.(fik)
Editor : Ali Mustofa