RADAR KUDUS - Drama di Akhir Babak Pertama Persijap vs Persebaya: Penalti atau Bukan?
Laporan Lengkap Half-Time BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara
Pertandingan lanjutan BRI Super League 2025/2026 antara Persijap Jepara dan Persebaya Surabaya berlangsung penuh tensi di Stadion Gelora Bumi Kartini, Sabtu malam ini (21/2/2026).
Duel pekan ke-22 ini diprediksi sebagai laga panas, bukan hanya karena posisi klasemen yang jauh berbeda, tetapi juga karena Persijap mengusung misi revans atas kekalahan telak di pertemuan pertama musim ini.
Babak Pertama: Persijap Sempat Unggul
Pada menit ke-32, Persijap yang bermain di hadapan pendukungnya mampu membuka skor melalui Iker Guarrotxena.
Pemain Spanyol itu memanfaatkan celah di lini belakang Persebaya lewat tendangan meluncur saat situasi satu lawan satu dengan kiper dan satu bek.
Aksinya cukup cerdik, memancing kiper keluar sebelum melepaskan tembakan yang tak terjangkau penjaga gawang Bajul Ijo.
Gol ini membuat tuan rumah memimpin sementara dan langsung mengguncang moral tim tamu.
Momen Kontroversial di Arah Akhir Babak Pertama
Drama terbesar terjadi tak lama setelah gol Persijap mencetak angka pertama. Dalam sebuah situasi sepak pojok di area penalti Persebaya, salah satu pemain Persebaya terlihat tergeletak di dalam kotak.
dari arah permainannya, terjadi sliding tackle yang berujung pada kontak kuat antara pemain Persijap dan pemain Persebaya.
Para pemain Persebaya langsung bereaksi kuat, menghampiri wasit dan meminta penalti setelah gelandang mereka terlihat terkapar di area terlarang.
Aksi protes pun berlangsung intens, memaksa wasit untuk sementara menghentikan permainan dan memanggil VAR (Video Assistant Referee) untuk pemeriksaan ulang.
Namun setelah replay VAR dievaluasi, wasit tidak menghadiahkan penalti.
Analisis dari monitor menunjukkan bahwa pemain Persijap secara sengaja atau tidak menahan kaki lawan saat melakukan jelajah sliding, sehingga kontak yang terjadi tidak dianggap sebagai pelanggaran yang layak penalti.
Keputusan ini langsung memicu reaksi dari bangku cadangan dan penonton, yang kemudian menambah ketegangan menjelang turun minum.
Taktik dan Kontestasi di Tengah Laga
Sejak kick-off, kedua tim saling keberatan dalam penguasaan bola.
Persebaya yang dalam beberapa pertandingan terakhirnya tengah membangun kepercayaan diri sekaligus bangkit dari hasil negatif, mencoba menguasai lini tengah dengan permainan kombinatif, sedangkan Persijap tampil lebih pragmatis dengan transisi cepat ketika merebut bola.
Pelatih Persijap, Mario Lemos, sebelum laga sendiri sudah menegaskan ambisinya untuk memperbaiki performa tim setelah kalah 0-4 di laga sebelumnya. Ia mengatakan seluruh aspek permainan — dari bertahan hingga serangan — telah dievaluasi dan dibenahi demi tampil berani menghadapi Bajul Ijo.
Sementara pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, memperingatkan anak asuhnya untuk tidak menganggap remeh Persijap yang punya kekuatan tersendiri meski berada di posisi klasemen bawah.
Konteks Pertemuan dan Tren Laga
Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi Persijap untuk bangkit setelah catatan hasil yang kurang memuaskan, sekaligus mencoba mematahkan dominasi Persebaya yang unggul di rekor pertemuan sebelumnya.
Dalam lima pertemuan modern terakhir kedua tim, Persebaya tercatat lebih sering menang, termasuk kemenangan telak 4-0 yang mereka raih pada pertemuan sebelumnya musim ini di Surabaya.
Bagi Persebaya, menyamakan atau membalikkan skor di paruh kedua menjadi urgensi untuk menjaga tren positif mereka di Super League.
???? Kesimpulan Half-Time
???? Persijap unggul sementara 1–0 atas Persebaya di babak pertama.
???? Momen paling panas terjadi saat protes penalti yang akhirnya ditolak setelah pemeriksaan VAR, dengan keputusan bahwa kontak dalam sliding tackle tidak cukup menjadi pelanggaran penalti.
???? Duel tak hanya berlangsung keras di lapangan, tapi juga sarat dengan tekanan taktik dari kedua pelatih yang berusaha mendominasi jalannya pertandingan.
???? Laga masih berlanjut di babak kedua — apakah Persebaya akan bangkit setelah kontroversi VAR ini? Atau Persijap akan mempertahankan dan bahkan memperbesar keunggulan mereka?
Jika kamu mau, aku bisa lanjut buat prediksi babak kedua atau analisis statistik pertandingan juga!
Editor : Mahendra Aditya