Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kejuaraan BMI Rakashima 2026, Jepara Jadi Magnet Bintang Timnas Karate

M. Khoirul Anwar • Kamis, 12 Februari 2026 | 11:48 WIB
KEREN: Huggies Yustisio dari Korbrimob yang meraih The Best Senior Open dan The Best TNI/Polri pada kejuaraan ini.
KEREN: Huggies Yustisio dari Korbrimob yang meraih The Best Senior Open dan The Best TNI/Polri pada kejuaraan ini.

JEPARA – Kejuaraan karate tingkat nasional bertajuk Piala Menpora RI BMI Rakashima Nasional Karate Championship Series 2 berlangsung sukses di Gedung Wanita Jepara, Jumat–Minggu (6–8/2/2026).

Ajang bergengsi ini diikuti lebih dari 1.750 peserta dari 85 kontingen berbagai daerah di Indonesia.

Kejuaraan yang diprakarsai Bolone Mase Indonesia (BMI) ini tidak hanya diikuti atlet daerah, tetapi juga diramaikan sejumlah atlet nasional dan internasional, sehingga semakin menambah prestise ajang tersebut.

Sejumlah atlet papan atas yang turut ambil bagian di antaranya Ahmad Zigi Zaresta Yuda, peraih tiga medali emas SEA Games, Huggies Yustisio dari Korbrimob yang meraih The Best Senior Open dan The Best TNI/Polri pada kejuaraan ini, Jessica Tetu Debora dari Polda Riau, serta atlet-atlet tim nasional junior.

Ketua Bolone Mase Indonesia, Kuat Hermawan Santoso, menyampaikan bahwa kehadiran atlet nasional menjadi bukti meningkatnya kepercayaan terhadap kualitas penyelenggaraan event BMI.

“Ini menunjukkan bahwa kejuaraan yang kami selenggarakan sudah menjadi referensi bagi atlet nasional. Mereka datang tidak hanya untuk bertanding, tetapi juga untuk berbagi pengalaman dan memotivasi atlet muda,” ujarnya.

Menurut Kuat, kejuaraan ini dirancang sebagai wadah pembinaan sekaligus ajang konsolidasi atlet dari berbagai latar belakang, mulai pelajar, mahasiswa, hingga aparat negara.

“Di sini bukan hanya soal menang dan kalah, tetapi juga pembentukan karakter, sportivitas, dan mental bertanding,” tambahnya.

Kejuaraan ini mempertandingkan berbagai kategori, mulai kelompok usia dini, pelajar, hingga kelompok open yang diikuti mahasiswa, TNI, dan Polri, dengan memperebutkan Piala Bergilir Menpora RI.

Peserta datang dari berbagai daerah, di antaranya Aceh, Riau, Bengkulu, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, wilayah Jawa-Bali, NTB, serta sejumlah daerah lainnya di Tanah Air.

Tingginya partisipasi menunjukkan besarnya antusiasme terhadap kejuaraan nasional yang digelar di Kota Ukir.

Nama Rakashima diambil dari tiga tokoh perempuan legendaris Jepara, yakni RA Kartini, Ratu Kalinyamat, dan Ratu Shima, sebagai simbol keteladanan dan semangat juang.

“Kami ingin nilai-nilai perjuangan itu hidup di arena pertandingan dan tercermin dalam sikap para atlet,” jelas Kuat.

Dalam kejuaraan tersebut, Forki Bantul tampil sebagai juara umum dengan raihan 15 medali emas, disusul Inkado Jawa Tengah dengan 14 emas.

Sementara itu, Sasana Schreuder X Akarui Salatiga mengoleksi 7 emas, 8 perak, dan 10 perunggu, Petarung SKC meraih 7 emas, 4 perak, dan 12 perunggu, serta tuan rumah Garuda Karate Club Jepara membukukan 7 emas, 4 perak, dan 9 perunggu.

Pada kelas TNI/Polri, Korbrimob keluar sebagai juara dengan raihan 6 emas, disusul Dojo Hiu Sakti Kodiklatal dengan 3 emas dan 5 perak, serta Pasmar 2 yang mengoleksi 3 emas dan 1 perak.

Sementara itu, kelas mahasiswa dikuasai Universitas Muhammadiyah Semarang yang tampil sebagai juara umum setelah memborong 4 medali emas.

Kuat menegaskan, keberhasilan penyelenggaraan kejuaraan ini menjadi modal penting bagi Jepara untuk terus dipercaya menjadi tuan rumah event olahraga nasional.

“Ke depan, kami ingin event seperti ini terus berlanjut, semakin tertata, dan memberi dampak nyata bagi pembinaan atlet daerah maupun nasional,” tandasnya.

Editor : Ali Mustofa
#piala #jepara #2026 #timnas #karate #juara #bmi #sea games #kuat #menpora #altet #championship #olahraga