Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Hadirnya PON Bela Diri di Kudus, Bupati Sam'ani: Dorong Perputaran Ekonomi, Angkat Potensi

Redaksi Radar Kudus • Senin, 13 Oktober 2025 | 16:07 WIB

 

MERIAH: Bupati, Wabup, dan Forkipimda Kudus di panggung Alun-alun Simpang 7 Kudus saat pembukaan PON Bela Diri 2025.
MERIAH: Bupati, Wabup, dan Forkipimda Kudus di panggung Alun-alun Simpang 7 Kudus saat pembukaan PON Bela Diri 2025.

KUDUS - Perhelatan PON Bela Diri Kudus 2025 disambut hangat oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus.

Event bela diri ini, akan mendatangkan wisatawan dari luar Kudus serta berimbas pada kenaikan pendapat asli daerah (PAD).

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menyampaikan, ia akan menjaga tamu kontingen yang hadir Kota Kretek.

Lewat event ini, Kabupaten Kudus harus menjadi yang terbaik serta menjadi tuan rumah yang ramah.

Hadirnya PON Bela Diri di Kudus ini, kata Sam’ani, akan memengaruhi ekonomi masyarakat dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Kondisi ini akan berdampak pada dunia perhotelan, kuliner, serta dunia usaha lain.

”Ini akan berdampak pada sirkulasi ekonomi di Kabupaten Kudus. Ekonomi akan tumbuh dengan baik,” katanya.

Sam’ani menambahkan, tamu dari luar daerah yang mencapai 3 ribuan ini, menumbuhkan perekonomian masyarakat.

Dia mentaksir perputaran uang bisa mencapai Rp 500 miliar.

”Ini bisa dilihat ketika mereka butuh makan tiga kali sehari, penginapan, dan lainnya,” imbuhnya.

Ia berharap, dengan perputaran ekonomi lewat PON Bela Diri ini, akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi ke depannya.

Tidak hanya itu, lewat PON Bela Diri, Kudus akan semakin dikenal. Wisata-wisata di Kabupaten Kudus juga akan terangkat.

Sementara itu, Sam’ani juga berpesan kepada atlet Ku dus yang bertanding di PON Bela Diri diharapakan bisa tampil sportif.

Mereka yang bertanding akan menjadi kebanggan orang tua dan daerah.

”Kami mendoakan bisa memetik juara dan ke depan bisa bertanding di kelas nasional dan internasional,” harapnya.

Ketua KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman menyatakan, penyelenggaraan PON Bela Diri Kudus 2025 ini, memiliki sejum lah tujuan strategis.

Satu di antaranya, sebagai wa dah kompetisi bagi cabor bela diri non-olimpiade yang tidak lagi diper tandingkan pada PON reguler mulai 2028.

Selain itu, ajang dua tahunan ini, dirancang untuk menjaga kontinyuitas kompetisi para atlet bela diri di Tanah Air.

Lebih dari sekadar olah raga, PON Bela Diri Kudus juga menjadi bagian dari upaya mengembangkan sports tourism.

Dengan memadukan semangat olahraga bersama kekayaan budaya dan tradisi lokal.

”Kami menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang terlibat untuk menyukseskan PON Bela Diri perdana ini. Baik dari unsur pemerintah hingga swasta dan sponsor,” katanya.

PON bela diri ini diikuti 2.645 atlet dari 38 provinsi. Djarum Arena Kaliputu, Kudus, menjadi pusat pelaksanaan PON Bela Diri Kudus 2025 yang digelar 12-26 Oktober.

Kompleks pertandingan ini, dibagi menjadi empat area, dengan Djarum Arena 1 dan Djarum Arena 4 difungsikan sebagai tempat pemanasan dan latihan para atlet.

Sementara itu, Djarum Arena 2 dan Djarum Arena 3 menjadi lokasi utama pertandingan, yang dibuka dengan cabang olahraga (cabor) taekwondo dan judo kemarin.

Dilanjutkan dengan gulat pada hari ini. (gal)

Editor : Ali Mustofa
#pemkab #Sports tourism #olah raga #pad #PON Bela Diri #wisatawan #Perekonomian