alexametrics
29.7 C
Kudus
Saturday, July 2, 2022

Persebaya Putus Tren Negatif dengan Performa Apik dan Menang

Bekasi-Persebaya Surabaya menjawab kritikan keras dari suporter setianya dengan tampil gacor tadi malam setelah hanya meraih sekali kemanangan dan tiga kali kekalahan dalam empat laga sebelumnya.

Rachmat Irianto dkk sukses meraih kemenangan 3-1 kala menjamu PSS Sleman di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang.

Pemain asal Jepang Taisei Marukawa menjadi bintang kemenangan Persebaya dengan mencetak dua gol pada menit ke-7 dan 90. Satu gol lagi dilesakkan pemain yang sedang naik daun Ricky Kambuaya (15’). Sedangkan satu-satunya gol PSS dicetak mantan pemain Persebaya Irfan Jaya pada menit ke-87.


Tak hanya menang, penampilan Persebaya juga enak disaksikan dibandingkan dengan pertandingan-pertandingan sebelumnya. Pemain tampil lebih ngotot dan terlihat haus kemenangan.

Dari statistik yang ada, performa Persebaya meningkat dibanding laga sebelumnya saat dikalahkan 0-1 oleh Bhayangkara FC (24/9). Melawan PSS tadi malam, akurasi passing Green Force –julukan Persebaya– mencapai 84 persen. Naik 81 persen dibanding saat melawan Bhayangkara FC. Tembakan ke gawang juga naik dari enam kali menjadi 10 kali (tiga di antaranya mengarah ke gawang).

Pelatih Persebaya Aji Santoso mengaku senang timnya bisa memutus tren negatif.

’’Pastinya pertandingan tadi sangat menguras stamina kami. Tapi alhamdulillah perjuangan pemain sangat maksimal dan berhasil memenangkan pertandingan yang tentu akan berpengaruh bagi langkah Persebaya ke depan,’’ ujarnya saat konferensi pers virtual tadi malam.

Aji sangat sadar tiga kekalahan yang sudah ditelan sebelumnya membuat tim sangat tertekan. Dia juga paham suporter Persebaya, Bonek, kecewa dengan hasil yang diraih.

Baca Juga :  Dua Bulan Belum Digaji, Eks Pemain Naturalisasi Persiku Wadul Dewan

’’Tapi, kami siap bangkit. Anak-anak tampil bagus tadi (semalam) dan menang. Yang pasti, kami sangat memahami situasi yang dirasakan para pendukung. Mudah-mudahan ke depan kami dapat meraih hasil positif,’’ harapnya.

Bintang lapangan Taisei Marukawa mengungkapkan, kepercayaan yang diberikan Aji menjadi kunci kemenangan tim. Yang mana, dia bisa menampilkan kemampuan terbaiknya dalam laga tadi malam.

’’Semua pemain bermain sangat baik. Sehingga kami bisa meraih kemenangan. Ya saya bahagia sekali,’’ ucapnya.

Di sisi lain, kekalahan tersebut semakin membenamkan PSS di papan bawah klasemen. Pelatih PSS Dejan Antonic menyesalkan tim sudah kemasukan dua gol di 15 menit awal.

’’Dari babak pertama kami tidak maksimal. Kami kalah gol di menit awal. Babak kedua kami sudah lebih bagus. Akan tetapi, titik balik di penalti gagal kami manfaatkan,’’ keluhnya.

Sebagaimana diketahui, PSS berkesempatan memperkecil ketertinggalan dengan mendapat hadiah penalti pada menit ke-60. Namun, Jose Barbosa sebagai eksekutor gagal menjalankan tugas dengan baik. Sepakannya mengenai mistar gawang. ’’Kalau saja penalti itu masuk, kami mungkin bisa meraih hasil yang lebih baik,’’ ujarnya.

Dejan juga belum puas dengan penampilan pemain anyarnya, striker Nemanja Kojic, yang main 67 menit. ’’Dia masih butuh adaptasi. Dia butuh waktu untuk ke depan. Semoga dia lebih bagus,’’ harapnya.

Gelandang PSS Fitra Ridwan tak ingin kekalahan itu membuat pemain down. ’’Kami sudah berusaha maksimal, tetapi hasilnya kurang baik. Kami akan fokus pada pertandingan selanjutnya,’’ tegasnya.

Bekasi-Persebaya Surabaya menjawab kritikan keras dari suporter setianya dengan tampil gacor tadi malam setelah hanya meraih sekali kemanangan dan tiga kali kekalahan dalam empat laga sebelumnya.

Rachmat Irianto dkk sukses meraih kemenangan 3-1 kala menjamu PSS Sleman di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang.

Pemain asal Jepang Taisei Marukawa menjadi bintang kemenangan Persebaya dengan mencetak dua gol pada menit ke-7 dan 90. Satu gol lagi dilesakkan pemain yang sedang naik daun Ricky Kambuaya (15’). Sedangkan satu-satunya gol PSS dicetak mantan pemain Persebaya Irfan Jaya pada menit ke-87.

Tak hanya menang, penampilan Persebaya juga enak disaksikan dibandingkan dengan pertandingan-pertandingan sebelumnya. Pemain tampil lebih ngotot dan terlihat haus kemenangan.

Dari statistik yang ada, performa Persebaya meningkat dibanding laga sebelumnya saat dikalahkan 0-1 oleh Bhayangkara FC (24/9). Melawan PSS tadi malam, akurasi passing Green Force –julukan Persebaya– mencapai 84 persen. Naik 81 persen dibanding saat melawan Bhayangkara FC. Tembakan ke gawang juga naik dari enam kali menjadi 10 kali (tiga di antaranya mengarah ke gawang).

Pelatih Persebaya Aji Santoso mengaku senang timnya bisa memutus tren negatif.

’’Pastinya pertandingan tadi sangat menguras stamina kami. Tapi alhamdulillah perjuangan pemain sangat maksimal dan berhasil memenangkan pertandingan yang tentu akan berpengaruh bagi langkah Persebaya ke depan,’’ ujarnya saat konferensi pers virtual tadi malam.

Aji sangat sadar tiga kekalahan yang sudah ditelan sebelumnya membuat tim sangat tertekan. Dia juga paham suporter Persebaya, Bonek, kecewa dengan hasil yang diraih.

Baca Juga :  Jelang Tanding Lawan Persekap Pekalongan, Persiku Fokus Fast Break

’’Tapi, kami siap bangkit. Anak-anak tampil bagus tadi (semalam) dan menang. Yang pasti, kami sangat memahami situasi yang dirasakan para pendukung. Mudah-mudahan ke depan kami dapat meraih hasil positif,’’ harapnya.

Bintang lapangan Taisei Marukawa mengungkapkan, kepercayaan yang diberikan Aji menjadi kunci kemenangan tim. Yang mana, dia bisa menampilkan kemampuan terbaiknya dalam laga tadi malam.

’’Semua pemain bermain sangat baik. Sehingga kami bisa meraih kemenangan. Ya saya bahagia sekali,’’ ucapnya.

Di sisi lain, kekalahan tersebut semakin membenamkan PSS di papan bawah klasemen. Pelatih PSS Dejan Antonic menyesalkan tim sudah kemasukan dua gol di 15 menit awal.

’’Dari babak pertama kami tidak maksimal. Kami kalah gol di menit awal. Babak kedua kami sudah lebih bagus. Akan tetapi, titik balik di penalti gagal kami manfaatkan,’’ keluhnya.

Sebagaimana diketahui, PSS berkesempatan memperkecil ketertinggalan dengan mendapat hadiah penalti pada menit ke-60. Namun, Jose Barbosa sebagai eksekutor gagal menjalankan tugas dengan baik. Sepakannya mengenai mistar gawang. ’’Kalau saja penalti itu masuk, kami mungkin bisa meraih hasil yang lebih baik,’’ ujarnya.

Dejan juga belum puas dengan penampilan pemain anyarnya, striker Nemanja Kojic, yang main 67 menit. ’’Dia masih butuh adaptasi. Dia butuh waktu untuk ke depan. Semoga dia lebih bagus,’’ harapnya.

Gelandang PSS Fitra Ridwan tak ingin kekalahan itu membuat pemain down. ’’Kami sudah berusaha maksimal, tetapi hasilnya kurang baik. Kami akan fokus pada pertandingan selanjutnya,’’ tegasnya.

Most Read

Artikel Terbaru

/