alexametrics
24.6 C
Kudus
Tuesday, July 5, 2022

Gegara Persiku Tak Dijatah Anggaran, Bupati Kudus Semprit KONI

KUDUS – Bupati Kudus Hartopo akan segera memanggil Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kudus dan Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kudus hari ini. Pemanggilan ini dilakukan karena Persiku tidak mendapat jatah anggaran. Padahal KONI Kudus telah mengajukan pencairan anggaran melalui Peraturan kepala daerah (Perkada).

Hartopo menyebut penganggaran Persiku Kudus termasuk salah satu hal yang mendesak. Pada Perkada, KONI mendapatkan anggaran sebesar Rp 2,09 miliar.

“Anggaran di Perkada itu untuk kebutuhan yang mendesak. Salah satunya untuk Persiku,” katanya.


Hartopo menyebut selain Persiku Kudus, anggaran itu diperuntukkan untuk menuntaskan kegiatan yang mendesak lainnya. “Biar jelas, saya akan panggil KONI dan Askab PSSI Kudus,” jelasnya.

Terkait pemecatan manajer Persiku Kudus Ferdaus Ardyansyah Purnomo, Hartopo tak berkomentar banyak. Sebab menjadi kewenangan Askab PSSI Kudus.

Baca Juga :  PR Besar Aji Santoso di Persebaya Sebelum Laga Seri 2

Ketua KONI Kudus Imam Triyanto sebelumnya anggaran Rp 2,09 miliar dikucurkan untuk kebutuhan yang mendesak. Akan tetapi Persiku Kudus tidak termasuk untuk dianggarkan pada tahun ini.

Dia menyebut, alokasi anggaran diperuntukkan kepada Askab PSSI sebesar Rp 500 juta. Dana tersebut dibagikan untuk Persiku junior Rp 200 juta, Diklat Rp 200 juta, dan Askab PSSI Kudus Rp 100 juta.

Sedangkan sisa anggaran di KONI Kudus dipergunakan untuk apresiasi atlet PON, administrasi, dan biaya gugatan KONI Kudus di Badan Arbitrase Olahraga Indonesia (Baori). Sementara untuk pendanaan Persiku Kudus akan dibackup anggaran APBD 2022 mendatang. (mal)






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

KUDUS – Bupati Kudus Hartopo akan segera memanggil Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kudus dan Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kudus hari ini. Pemanggilan ini dilakukan karena Persiku tidak mendapat jatah anggaran. Padahal KONI Kudus telah mengajukan pencairan anggaran melalui Peraturan kepala daerah (Perkada).

Hartopo menyebut penganggaran Persiku Kudus termasuk salah satu hal yang mendesak. Pada Perkada, KONI mendapatkan anggaran sebesar Rp 2,09 miliar.

“Anggaran di Perkada itu untuk kebutuhan yang mendesak. Salah satunya untuk Persiku,” katanya.

Hartopo menyebut selain Persiku Kudus, anggaran itu diperuntukkan untuk menuntaskan kegiatan yang mendesak lainnya. “Biar jelas, saya akan panggil KONI dan Askab PSSI Kudus,” jelasnya.

Terkait pemecatan manajer Persiku Kudus Ferdaus Ardyansyah Purnomo, Hartopo tak berkomentar banyak. Sebab menjadi kewenangan Askab PSSI Kudus.

Baca Juga :  Bupati Kudus Seleksi Sendiri Satgas Sekolah, Apa Alasannya?

Ketua KONI Kudus Imam Triyanto sebelumnya anggaran Rp 2,09 miliar dikucurkan untuk kebutuhan yang mendesak. Akan tetapi Persiku Kudus tidak termasuk untuk dianggarkan pada tahun ini.

Dia menyebut, alokasi anggaran diperuntukkan kepada Askab PSSI sebesar Rp 500 juta. Dana tersebut dibagikan untuk Persiku junior Rp 200 juta, Diklat Rp 200 juta, dan Askab PSSI Kudus Rp 100 juta.

Sedangkan sisa anggaran di KONI Kudus dipergunakan untuk apresiasi atlet PON, administrasi, dan biaya gugatan KONI Kudus di Badan Arbitrase Olahraga Indonesia (Baori). Sementara untuk pendanaan Persiku Kudus akan dibackup anggaran APBD 2022 mendatang. (mal)






Reporter: Galih Erlambang Wiradinata

Most Read

Artikel Terbaru

/