alexametrics
29.7 C
Kudus
Saturday, July 2, 2022

Diminta Mundur Supporter, Aji Santoso Pilih Pikirkan Tim

Bandung-Aji Santoso, pelatih Persebaya, menerima kritikan pedas usai timnya menelan kekalahan tipis 0-1 dari Bhayangkara FC pada Jumat (24/9).

Satu kemenangan dalam empat pertandingan dan kebobolan delapan gol mmembuat posisi pelatih asal Malang itu disorot. Banyak pendukung Persebaya, Bonek, yang memintanya mundur dari kursi pelatih.

Aji pun sudah mendengar soal itu. Sudah tahu banyak nada sumbang yang memintanya mundur. Namun, dia memilih tidak mau menanggapi.


Menurut Aji, hal itu biasa terjadi. Khususnya dari suporter untuk tim kesayangannya. Dia tidak mau merespons hal tersebut dan memilih memikirkan tim lebih dulu.

’’Wajar hal seperti itu, saya belum merespons. Masih memikirkan dua pertandingan terakhir di seri pertama,’’ tuturnya.

Aji mengakui, kekalahan dari Bhayangkara FC memengaruhi mental pemain. Menguasai jalannya pertandingan, lawan justru berhasil mencetak gol lewat bola mati. ’’Kami sudah meeting dan insya Allah mental anak-anak sudah naik lagi,’’ tegasnya.

Kemarin (26/9) Rachmat Irianto dkk sudah berlatih lagi. Semua pemain, termasuk Arif Satria yang kondisinya tidak fit ketika melawan Bhayangkara FC, terlihat ikut berlatih di lapangan sintetis Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. Aji juga mulai memberikan materi baru kepada pemain.

Baca Juga :  Atlet Grobogan Wakili Jateng Raih Tiga Medali Emas di PON Papua

Materi tersebut disiapkan untuk menghadapi PS Sleman pada 29 September mendatang. Karena hanya punya waktu tiga hari, dia ingin memaksimalkan waktu yang ada.

’’Yang jelas, PSS Sleman tim bagus. Buktinya, mereka bisa mengalahkan Arema. Jadi, tidak ada pilihan lain, kami harus berusaha optimal untuk dapatkan poin maksimal,’’ harapnya.

Sementara itu, beberapa pentolan Bonek menyuarakan pentingnya evaluasi jelang laga melawan PS Sleman. Salah seorang yang meminta itu adalah Devara Noumanto.

Pria yang diakrab disapa Sinyo itu mengaku sangat kecewa dengan penampilan Persebaya sejauh ini.

’’Masak tiga kali kalah dalam empat laga dengan delapan kali kebobolan. Sangat tidak layak dengan tim sebesar Persebaya,’’ ucapnya.

Bandung-Aji Santoso, pelatih Persebaya, menerima kritikan pedas usai timnya menelan kekalahan tipis 0-1 dari Bhayangkara FC pada Jumat (24/9).

Satu kemenangan dalam empat pertandingan dan kebobolan delapan gol mmembuat posisi pelatih asal Malang itu disorot. Banyak pendukung Persebaya, Bonek, yang memintanya mundur dari kursi pelatih.

Aji pun sudah mendengar soal itu. Sudah tahu banyak nada sumbang yang memintanya mundur. Namun, dia memilih tidak mau menanggapi.

Menurut Aji, hal itu biasa terjadi. Khususnya dari suporter untuk tim kesayangannya. Dia tidak mau merespons hal tersebut dan memilih memikirkan tim lebih dulu.

’’Wajar hal seperti itu, saya belum merespons. Masih memikirkan dua pertandingan terakhir di seri pertama,’’ tuturnya.

Aji mengakui, kekalahan dari Bhayangkara FC memengaruhi mental pemain. Menguasai jalannya pertandingan, lawan justru berhasil mencetak gol lewat bola mati. ’’Kami sudah meeting dan insya Allah mental anak-anak sudah naik lagi,’’ tegasnya.

Kemarin (26/9) Rachmat Irianto dkk sudah berlatih lagi. Semua pemain, termasuk Arif Satria yang kondisinya tidak fit ketika melawan Bhayangkara FC, terlihat ikut berlatih di lapangan sintetis Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. Aji juga mulai memberikan materi baru kepada pemain.

Baca Juga :  Rambah Futsal, Manajemen PSG Pati Akuisisi SKN Kebumen

Materi tersebut disiapkan untuk menghadapi PS Sleman pada 29 September mendatang. Karena hanya punya waktu tiga hari, dia ingin memaksimalkan waktu yang ada.

’’Yang jelas, PSS Sleman tim bagus. Buktinya, mereka bisa mengalahkan Arema. Jadi, tidak ada pilihan lain, kami harus berusaha optimal untuk dapatkan poin maksimal,’’ harapnya.

Sementara itu, beberapa pentolan Bonek menyuarakan pentingnya evaluasi jelang laga melawan PS Sleman. Salah seorang yang meminta itu adalah Devara Noumanto.

Pria yang diakrab disapa Sinyo itu mengaku sangat kecewa dengan penampilan Persebaya sejauh ini.

’’Masak tiga kali kalah dalam empat laga dengan delapan kali kebobolan. Sangat tidak layak dengan tim sebesar Persebaya,’’ ucapnya.

Most Read

Artikel Terbaru

/