alexametrics
32.7 C
Kudus
Wednesday, August 10, 2022

Berbagi Poin Lawan HWFC, Kapten Persijap: Kami Kurang Fokus

SOLO – Persijap Jepara gagal mengulang kenangan manis saat bersua Hizbul Wathan seperti tahun kemarin. Pasalnya, dalam laga lanjutan Liga 2 musim ini yang digelar di Stadion Manahan Solo kemarin, tim berjuluk Laskar Kalinyamat itu harus puas berbagi poin dengan Hizbul Wathan FC dengan skor 1-1.

Tim yang diarsiteki Jaya Hartono itu mengaku belum bisa menerima hasil itu. ”Namun mau bagaimana lagi. Ya inilah sepakbola,” ungkap Head Coach Persijap Jepara Jaya Hartono.

Setelah laga, Jaya Hartono menyoroti regulasi terkait pergantian pemain. Dalam regulasi, tim boleh melakukan lima kali pergantian pemain. Namun, waktu pergantian itu dibatasi. Dua kali di babak pertama, dan tiga kali di babak ke dua. Ia menyoroti itu, lantaran ada dua pemain cadangannya tak bisa masuk lantaran regulasi tersebut.


”Dalam sepak bola profesional tiap menit berarti. Kalau aturan ditetapkan lima kali pergantian, yang menentukan kapan waktu masuk, ya pelatih,” tegas Jaya Hartono.

Dalam pertandingan kemarin, meski di gelaran Liga 2 musim ini Persijap masuk sebagai salah satu tim promosi dari Liga 3, Persijap langsung main menyerang. Hasilnya, di menit ke-17, pemain Persijap Crah Angger berhasil memecah kebuntuan. Laskar Kalinyamat unggul 1-0 hingga turun minum.

Jual beli serangan dimainkan di awal babak kedua. Penguasaan bola masih dimenangkan Persijap Jepara. Namun, jala gawang Persijap yang saat itu dikawal Harlah Suardi bergetar di menit ke-68. Pemain Hizbul Wathan FC Bayu Arfian sukses menyamakan kedudukan.

Baca Juga :  Gagal Promosi, Persijap Tetap Disambut Ratusan Suporter

”Kami kurang fokus. Hingga akhirnya kebobolan,” terang Kapten Persijap Ardan Aras.

Di lima belas menit terakhir, penguasaan bola sepenuhnya dikuasai Persijap. Hizbul Wathan FC hanya sesekali menyerang mengandalkan serangan balik. Ada beberapa kali peluang tercipta. Namun sayang, hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-1 tidak berubah. Persijap harus puas berbagi angka dengan Hizbul Wathan FC. Saat ini Persijap menempati urutan ketiga di klasemen sementara Grup C. Di bawah Persis Solo di peringkat pertama dan PSCS Cilacap di peringkat kedua.

HASIL PEKAN PERTAMA (26-27/9)

Persis Solo vs PSG Pati: 2-0

PSIM Jogja vs PSCS Cilacap : 0-1

Hizbul Wathan FC vs Persijap Jepara: 1-1

 

KLASEMEN SEMENTARA

1-Persis Solo                1          1               0          0          2-0         3

2-PSCS Cilacap            1          1          0          0         1-0       3

3-Persijap Jepara         1          0          1          0         1-1       1

4-Hizbul Wathan FC     1          0          1          0         1-1       1

5-PSIM Jogja               1          0          0          1         0-1       0

6-PSG Pati                  1          0          0          1         0-2       0

 

JADWAL PEKAN KEDUA

4/10     15.15   PSCS Cilacap VS PSG Pati

4/10     18/15   PSIM Jogja vs Hizbul Wathan FC

5/10     18/15   Persijap Jepara vs Persis Solo, (zen)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

SOLO – Persijap Jepara gagal mengulang kenangan manis saat bersua Hizbul Wathan seperti tahun kemarin. Pasalnya, dalam laga lanjutan Liga 2 musim ini yang digelar di Stadion Manahan Solo kemarin, tim berjuluk Laskar Kalinyamat itu harus puas berbagi poin dengan Hizbul Wathan FC dengan skor 1-1.

Tim yang diarsiteki Jaya Hartono itu mengaku belum bisa menerima hasil itu. ”Namun mau bagaimana lagi. Ya inilah sepakbola,” ungkap Head Coach Persijap Jepara Jaya Hartono.

Setelah laga, Jaya Hartono menyoroti regulasi terkait pergantian pemain. Dalam regulasi, tim boleh melakukan lima kali pergantian pemain. Namun, waktu pergantian itu dibatasi. Dua kali di babak pertama, dan tiga kali di babak ke dua. Ia menyoroti itu, lantaran ada dua pemain cadangannya tak bisa masuk lantaran regulasi tersebut.

”Dalam sepak bola profesional tiap menit berarti. Kalau aturan ditetapkan lima kali pergantian, yang menentukan kapan waktu masuk, ya pelatih,” tegas Jaya Hartono.

Dalam pertandingan kemarin, meski di gelaran Liga 2 musim ini Persijap masuk sebagai salah satu tim promosi dari Liga 3, Persijap langsung main menyerang. Hasilnya, di menit ke-17, pemain Persijap Crah Angger berhasil memecah kebuntuan. Laskar Kalinyamat unggul 1-0 hingga turun minum.

Jual beli serangan dimainkan di awal babak kedua. Penguasaan bola masih dimenangkan Persijap Jepara. Namun, jala gawang Persijap yang saat itu dikawal Harlah Suardi bergetar di menit ke-68. Pemain Hizbul Wathan FC Bayu Arfian sukses menyamakan kedudukan.

Baca Juga :  Final Liga 3: Pelatih Persipa Pati Puas Timnya Kalahkah Persebi Boyolali

”Kami kurang fokus. Hingga akhirnya kebobolan,” terang Kapten Persijap Ardan Aras.

Di lima belas menit terakhir, penguasaan bola sepenuhnya dikuasai Persijap. Hizbul Wathan FC hanya sesekali menyerang mengandalkan serangan balik. Ada beberapa kali peluang tercipta. Namun sayang, hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-1 tidak berubah. Persijap harus puas berbagi angka dengan Hizbul Wathan FC. Saat ini Persijap menempati urutan ketiga di klasemen sementara Grup C. Di bawah Persis Solo di peringkat pertama dan PSCS Cilacap di peringkat kedua.

HASIL PEKAN PERTAMA (26-27/9)

Persis Solo vs PSG Pati: 2-0

PSIM Jogja vs PSCS Cilacap : 0-1

Hizbul Wathan FC vs Persijap Jepara: 1-1

 

KLASEMEN SEMENTARA

1-Persis Solo                1          1               0          0          2-0         3

2-PSCS Cilacap            1          1          0          0         1-0       3

3-Persijap Jepara         1          0          1          0         1-1       1

4-Hizbul Wathan FC     1          0          1          0         1-1       1

5-PSIM Jogja               1          0          0          1         0-1       0

6-PSG Pati                  1          0          0          1         0-2       0

 

JADWAL PEKAN KEDUA

4/10     15.15   PSCS Cilacap VS PSG Pati

4/10     18/15   PSIM Jogja vs Hizbul Wathan FC

5/10     18/15   Persijap Jepara vs Persis Solo, (zen)






Reporter: Moh. Nur Syahri Muharrom

Most Read

Artikel Terbaru

/