alexametrics
28.6 C
Kudus
Tuesday, August 2, 2022

Kuda Hitam Saridin Belum ”Bersuara” di Laga Pembuka Liga 2

SOLO – PSG Pati atau yang kini dikenal dengan nama AHHA PS Pati belum bisa menggapai misi 3 poin saat melawam Persis Solo di Stadion Manahan tadi malam. Tim besutan Ibnu Grahan, takluk atas tuan rumah 2-0.

Tim yang kini dimiliki Atta Halilintar ini, mengaku legowo dengan hasil semalam. ”Ini jadi pembelajaran buat kami untuk bisa bangkit di laga lainnya. Selamat untuk Persis Solo yang jadi pemenang di laga ini,” terang Head Coach PSG Ibnu Grahan.

Sementara itu, persaingan sesama klub asal Jateng yang tengah viral tersebut, benar-benar berjalan seru. Laga yang sekaligus jadi pertandingan pembuka Liga 2 2021 diwarnai aksi balas membalas peluang terjadi selama 90 menit waktu berjalan.


Menit ke-2, percobaan pertama Persis Solo tercipta. Sayangnya  tendangan bebas Fabiano Beltrame tak sesuai ekspektasi. Tendangan datarnya cukup mudah kena blok pemain lawan. Begitu juga dengan tendangan keras Abduh Lestaluhu pada menit ke-14 yang berhasil ditepis kiper PSG.

Gol tuan rumah akhirnya tercipta pada menit ke-18. Arapenta yang jadi pengatur serangan di lini tengah Persis, memberi umpan manis ke Alberto ”Beto” Goncalves. Tanpa ragu pemain naturalisasi yang diboyong dari Madura United tersebut, menyambut dengan tendangan keras ke pojok gawang yang tak bisa dihalau kiper PSG. 1-0 Persis unggul lebih dulu.

Dua menit berselang, tepatnya pada menit ke 20, Persis sukses mencetak gol keduanya. El Capitano Eky Taufik pasang aksi. Bek asal Sragen itu, awalnya menggocek bek PSG di kotak pertahanan lawan. Tendangan kerasnya benar-benar menggetarkan gawang klub berjuluk Kuda Hitam Saridin untuk kali kedua, karena Khusnul Wahyu tak bisa membendungnya.

Sementara itu pada 20 menit awal, PSG benar tak membuat peluang berbahaya. Dalam laga ini, klub asal Bumi Minatani tersebut mengandalkan duet Ari Hermawan dan Riski Novriansyah di lini depan. Sutan Zico yang hobi cetak gol di laga uji coba harus duduk manis lebih dulu di bangku cadangan. Sedangkan Zulham Zamrun namanya tak masuk DSP (daftar susunan pemain), karena kabarnya Zulham tengah cedera.

Baca Juga :  Persijap Siap Ulang Sukses Musim Lalu

Terkekang dalam keadaan, Head Coach PSG Pati Ibnu Graham akhirnya menurunkan pemain yang lebih segar. Sutan Zico dan Dadang Apridianto masuk menggantikan Wirdan Jaka Septian dan kaptain tim Nugroho. Masuknya dua pemain ini memang membuat perubahan besar dari pola permainan PSG. Permainan kini lebih terbuka dan sukses membuat banyak peluang.

Menit ke-33, skuad asal Bumi Mina Tani ini mencoba peruntungan. Sayang tendangan bebas Syaiful Indra Cahya hanya melambung jauh dari target.

Menit ke-39, gelandang PSG Dadang mencoba spekulasi. Sayang tendangan kerasnya hanya melambung jauh dari target. 10 menit jelang injury time, PSG memang lebih banyak membuat peluang. Namun gagal dikonversi menjadi gol. Persis unggul 2-0 hingga jeda.

Babak kedua, PSG kembali semakin berani menakan. Namun, kuartet Persis, Abduh lestaluhu, Rian Miziar, Fabiano Beltrame, dan Eky Taufik di lini belakang benar-benar kukuh.

Fabiano Beltame mencoba peruntungan pada menit ke-64. Namun, tendangannya terlalu jauh dari target.

Menit ke-78 ada peluang besar Persis untuk bisa jadi gol. Beto yang punya ruang begitu terbuka di depan mulut gawang, ternyata memutuskan memberi umpan ke Heri Susanto. Sayangnya ruang gerak Hersus (sapaan Hersi Susanto) yang ditempel ketat pemain PSG, membuat peluang tersebut terbuang percuma.

10 menit sisa, kiper tim tamu Khusnul Wahyu benar-benar semakin bekerja keras. Tercatat lebih dari empat peluang lawan tercipta. Namun gagal tercipta gol. Salah satunya, karena kerja kerasnya menghalau semua tendangan tersebut. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-0 untuk Persis tak berubah.

Usai laga, Menpora Zainul Amali mengaku senang Liga 2 akhirnya bisa ikut digelar. ”Masyarakat tentu sudah lama menanti untuk bisa menonton pertandingan sepak bola, khususnya klub yang diidolakannya. Dan kenapa kami memilih Manahan sebagai pembuka, karena kami anggap kota ini pantas. Apalagi Stadion Manahan juga jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 nanti,” terangnya.

SOLO – PSG Pati atau yang kini dikenal dengan nama AHHA PS Pati belum bisa menggapai misi 3 poin saat melawam Persis Solo di Stadion Manahan tadi malam. Tim besutan Ibnu Grahan, takluk atas tuan rumah 2-0.

Tim yang kini dimiliki Atta Halilintar ini, mengaku legowo dengan hasil semalam. ”Ini jadi pembelajaran buat kami untuk bisa bangkit di laga lainnya. Selamat untuk Persis Solo yang jadi pemenang di laga ini,” terang Head Coach PSG Ibnu Grahan.

Sementara itu, persaingan sesama klub asal Jateng yang tengah viral tersebut, benar-benar berjalan seru. Laga yang sekaligus jadi pertandingan pembuka Liga 2 2021 diwarnai aksi balas membalas peluang terjadi selama 90 menit waktu berjalan.

Menit ke-2, percobaan pertama Persis Solo tercipta. Sayangnya  tendangan bebas Fabiano Beltrame tak sesuai ekspektasi. Tendangan datarnya cukup mudah kena blok pemain lawan. Begitu juga dengan tendangan keras Abduh Lestaluhu pada menit ke-14 yang berhasil ditepis kiper PSG.

Gol tuan rumah akhirnya tercipta pada menit ke-18. Arapenta yang jadi pengatur serangan di lini tengah Persis, memberi umpan manis ke Alberto ”Beto” Goncalves. Tanpa ragu pemain naturalisasi yang diboyong dari Madura United tersebut, menyambut dengan tendangan keras ke pojok gawang yang tak bisa dihalau kiper PSG. 1-0 Persis unggul lebih dulu.

Dua menit berselang, tepatnya pada menit ke 20, Persis sukses mencetak gol keduanya. El Capitano Eky Taufik pasang aksi. Bek asal Sragen itu, awalnya menggocek bek PSG di kotak pertahanan lawan. Tendangan kerasnya benar-benar menggetarkan gawang klub berjuluk Kuda Hitam Saridin untuk kali kedua, karena Khusnul Wahyu tak bisa membendungnya.

Sementara itu pada 20 menit awal, PSG benar tak membuat peluang berbahaya. Dalam laga ini, klub asal Bumi Minatani tersebut mengandalkan duet Ari Hermawan dan Riski Novriansyah di lini depan. Sutan Zico yang hobi cetak gol di laga uji coba harus duduk manis lebih dulu di bangku cadangan. Sedangkan Zulham Zamrun namanya tak masuk DSP (daftar susunan pemain), karena kabarnya Zulham tengah cedera.

Baca Juga :  Tunggu SK Resmi, Persijap Jepara Baru Kumpulkan Skuad

Terkekang dalam keadaan, Head Coach PSG Pati Ibnu Graham akhirnya menurunkan pemain yang lebih segar. Sutan Zico dan Dadang Apridianto masuk menggantikan Wirdan Jaka Septian dan kaptain tim Nugroho. Masuknya dua pemain ini memang membuat perubahan besar dari pola permainan PSG. Permainan kini lebih terbuka dan sukses membuat banyak peluang.

Menit ke-33, skuad asal Bumi Mina Tani ini mencoba peruntungan. Sayang tendangan bebas Syaiful Indra Cahya hanya melambung jauh dari target.

Menit ke-39, gelandang PSG Dadang mencoba spekulasi. Sayang tendangan kerasnya hanya melambung jauh dari target. 10 menit jelang injury time, PSG memang lebih banyak membuat peluang. Namun gagal dikonversi menjadi gol. Persis unggul 2-0 hingga jeda.

Babak kedua, PSG kembali semakin berani menakan. Namun, kuartet Persis, Abduh lestaluhu, Rian Miziar, Fabiano Beltrame, dan Eky Taufik di lini belakang benar-benar kukuh.

Fabiano Beltame mencoba peruntungan pada menit ke-64. Namun, tendangannya terlalu jauh dari target.

Menit ke-78 ada peluang besar Persis untuk bisa jadi gol. Beto yang punya ruang begitu terbuka di depan mulut gawang, ternyata memutuskan memberi umpan ke Heri Susanto. Sayangnya ruang gerak Hersus (sapaan Hersi Susanto) yang ditempel ketat pemain PSG, membuat peluang tersebut terbuang percuma.

10 menit sisa, kiper tim tamu Khusnul Wahyu benar-benar semakin bekerja keras. Tercatat lebih dari empat peluang lawan tercipta. Namun gagal tercipta gol. Salah satunya, karena kerja kerasnya menghalau semua tendangan tersebut. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-0 untuk Persis tak berubah.

Usai laga, Menpora Zainul Amali mengaku senang Liga 2 akhirnya bisa ikut digelar. ”Masyarakat tentu sudah lama menanti untuk bisa menonton pertandingan sepak bola, khususnya klub yang diidolakannya. Dan kenapa kami memilih Manahan sebagai pembuka, karena kami anggap kota ini pantas. Apalagi Stadion Manahan juga jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 nanti,” terangnya.


Most Read

Artikel Terbaru

/