Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dinilai Punya Potensi Besar, Jay Idzes Harus Perbaiki Kelemahan Ini

Z
Penulis: Zakarias Fariury❯
Jay Idzes ketika melawan Berescia pada Copa Italia beberapa waktu lalu. Mesti kalah pada laga itu Jay mencetak gol satu satunya bagi Venezia. (IG @jayidzes)
Jay Idzes ketika melawan Berescia pada Copa Italia beberapa waktu lalu. Mesti kalah pada laga itu Jay mencetak gol satu satunya bagi Venezia. (IG @jayidzes)

RADAR KUDUS - Pelatih Venezia FC, Eusebio Di Francesco, memberikan pandangannya terhadap Jay Idzes, pemain yang sejauh ini menunjukkan performa yang solid dalam membantu timnya promosi ke Serie A, kasta tertinggi sepak bola Italia.


Advertisement

Dalam wawancara terbarunya, Di Francesco memberikan pujian sekaligus kritik konstruktif terhadap pemain muda asal Indonesia tersebut.

Jay Idzes diprediksi akan mendapatkan kesempatan debutnya di Serie A dalam pertandingan melawan Fiorentina malam nanti.

Ini akan menjadi momen penting bagi Jay setelah ia tampil penuh saat Venezia bertandang ke markas Brescia pada 11 Agustus lalu.

Advertisement

Kepercayaan yang diberikan kepada Jay tidak terlepas dari penampilannya yang konsisten, yang diakui oleh pelatih Eusebio Di Francesco.

Di Francesco, yang memiliki pengalaman panjang dalam dunia kepelatihan, menilai bahwa Jay Idzes memiliki fleksibilitas yang luar biasa di lapangan.

Meski berposisi sebagai bek, Jay dapat memainkan beberapa peran berbeda, termasuk sebagai gelandang kanan, tengah, dan kiri.

Advertisement

Kemampuan adaptasinya ini dianggap sebagai salah satu kekuatan utama yang dimiliki oleh pemain tersebut.

"Ia dapat memainkan beberapa peran: sebagai gelandang kanan, gelandang tengah, dan kiri. Ia adalah pemain yang kreatif dan dinamis, saya menyukainya, dan ia selalu ingin berkembang," ujar Di Francesco saat berbicara tentang potensi besar yang dimiliki oleh Jay Idzes.

Namun, Di Francesco juga tidak segan-segan memberikan kritik yang membangun.

Menurutnya, Jay masih perlu memperbaiki kemampuannya dalam duel udara, yang menjadi salah satu titik lemah saat melawan Brescia.

Pelatih berusia 56 tahun ini yakin bahwa seiring dengan bertambahnya pengalaman Jay di kompetisi, kelemahan tersebut akan dapat diminimalkan.

"Dia juga sempat membuat kesalahan saat melawan Brescia dengan bola-bola atas. Kami bisa berkembang dan kami harus mengurangi kesalahan, namun itu adalah bagian dari perjalanan," tegas Di Francesco.

Laga melawan Fiorentina sendiri diperkirakan akan menjadi ujian berat bagi Venezia, yang berstatus sebagai tim promosi.

Di Francesco menyadari bahwa pertandingan ini tidak akan mudah, terutama mengingat kualitas pemain-pemain Fiorentina yang mumpuni di berbagai lini.

Namun, ia tetap optimis bahwa timnya bisa keluar dari tekanan dan membawa pulang hasil positif.

Pernyataan ini menggambarkan betapa besar tantangan yang dihadapi Venezia dalam upaya mempertahankan posisinya di Serie A musim ini.

Di Francesco dan para pemainnya, termasuk Jay Idzes, harus bekerja keras untuk membuktikan bahwa mereka layak berada di antara tim-tim terbaik Italia.

Pertandingan melawan Fiorentina akan menjadi ujian penting, tidak hanya bagi Jay Idzes, tetapi juga bagi seluruh tim Venezia FC. (ury)

Advertisement

Artikel Terkait

Pesan Jay Idzes Usai Timnas Indonesia Juarai FIFA Asean Cup 2026

Pesan Jay Idzes Usai Timnas Indonesia Juarai FIFA Asean Cup 2026

kapten Jay Idzes menyampaikan pesan yang begitu emosional kepada seluruh pemain, staf, dan masyarakat Indonesia. Jay memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah bekerja keras melewati berbagai rintangan hingga ...

Timnas Indonesia Panggil 23 Pemain, Jay Idzes Absen karena Cedera, Luke Vickery Berpeluang Debut

Timnas Indonesia Panggil 23 Pemain, Jay Idzes Absen karena Cedera, Luke Vickery Berpeluang Debut

Timnas Indonesia membawa 23 pemain ke FIFA ASEAN Cup 2026. Jay Idzes absen karena cedera, sementara Luke Vickery masuk skuad dan berpeluang mencatatkan debut bersama Garuda di turnamen Asia Tenggara.

Kanada Menang 6-0 atas Qatar, Tapi Kehilangan Ismael Kone Akibat Cedera Mengerikan

Kanada Menang 6-0 atas Qatar, Tapi Kehilangan Ismael Kone Akibat Cedera Mengerikan

Kanada meraih kemenangan telak 6-0 atas Qatar di Piala Dunia 2026. Namun pesta gol itu berubah menjadi duka setelah Ismael Kone mengalami cedera serius yang diduga patah tulang dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer